Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Pertanyaan Saham: Cara Analisa Saham

Analisa saham harus selalu anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli, menjual dan memilih (screening) saham. Untuk anda yang sering baca web Saham Gain ini, saya sering menekankan tentang pentingnya analisa saham.  

Bahwa setiap keputusan trading apapun yang anda lakukan, semuanya harus berawal dari riset dan analisa pribadi yang anda lakukan. Kemampuan anda untuk mendapatkan untung di saham, juga ditentukan dari analisa-analisa pribadi. 

Nah terkait cara-cara, bagaimana strategi menganalisa saham khususnya untuk trader, saya sering menerima pertanyaan tentang cara melakukan analisa saham, dan pertanyaan2 seputar analisa teknikal. 

Maka dari itu, di pos ini saya akan merangkum pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh rekan-rekan, baik melalui Facebook Belajar Saham, email, maupun WA saya. Berikut pertanyaan2nya: 

1. Bagaimana cara menganalisa saham buat trader?

Seorang trader harus melakukan analisis teknikal sebelum membeli maupun menjual saham. Artinya sebelum anda trading, anda harus menganalisa grafik saham tersebut: Apakah saham yang mau anda beli sudah menunjukkan momen beli yang tepat? Apakah sahamnya sudah murah atau masih mahal?

Analisa teknikal adalah analisa saham yang utama untuk seorang trader, karena analisis teknikal dapat digunakan secara jauh akurat untuk melihat saham2 yang pergerakannya bagus, saham2 mana yang akan naik dan turun. 

Kalau anda mau belajar analisa teknikal secara lengkap, dan cara mendapatkan profit dari analisis teknikal yang simpel, anda bisa mendapatkan praktik2nya disini: Buku Saham Pemula - Expert. 

2. Analisis teknikal apa yang harus dipelajari? 

Analisis teknikal adalah analisis untuk membaca grafik saham. Grafik saham bisa menunjukkan psikologis market dan kecenderungan saham2 yang akan naik maupun turun. Analisa teknikal terdiri dari analisa: 

Tren, support-resisten, candlestick, chart pattern, indikator-indikator trading. Analisa2 ini yang harus anda pelajari dan praktikkan untuk menghasilkan profit.  

Sedangkan kalau anda adalah trader harian, maka saya menyarankan anda untuk mempraktikkan juga analisa bid-offer alias analisa tape reading saham. Baca juga: Mencari Saham Bagus untuk Trading Harian. 

3. Analisa apa yang bisa menghasilkan profit? 

Analisa teknikal yang bisa menghasilkan profit adalah analisa teknikal yang dapat dipraktikkan langsung, dan analisa tersebut haruslah analisa yang simpel, serta mampu diterapkan secara konsisten. 

Di Saham Gain ini, saya sudah membahas praktik2 langsung (berdasarkan pengalaman trading pribadi) analisa teknikal yang efektif untuk mencari saham2 naik. Anda bisa mendapatkan praktik-praktik trading secara lengkap disini: Analisa Teknikal untuk Profit Maksimal. 

Di mana di materi praktik analisa teknikal ini, kita juga mencari saham2 yang harga murah, diskon dan berpotensi rebound, menemukan pola2 saham yang paling efektif untuk trading yang sering muncul di grafik dan lain2.  

Dalam menganalisa saham, jangan menggunakan analisa yang rumit / analisa yang terlalu banyak. Pakailah analisa2 yang simpel dan jangan meniru sistem trading orang lain. Ciptakan sistem trading yang cocok untuk anda, karena setiap trader punya style trading masing2. 

4. Analisis teknikal apa yang cocok buat pemula?

Pemula saya sarankan untuk menguji / menggunakan satu indikator leading, satu indikator lagging, mempelajari chart pattern, analisa tren dan support resisten, karena itu adalah analisa2 utama yang paling penting dalam trading. 

Anda nggak perlu menghafalkan pola2 candle, menghafalkan chart pattern karena semua itu nanti akan anda pahami dengan sendirinya ketika anda praktik trading, dan ketika skill sudah berkembang. 

5. Saham apa yang harus dipilih untuk trading? 

Untuk pemula, pilih saham2 yang likuid, seperti saham2 di indeks LQ45 atau indeks IDX30. Jadi pilihlah saham2 yang lebih spesifik buat trading. Jangan memilih saham2 gorengan, atau saham2 yang pergerakannya tidak bisa dianalisa secara grafik. 

Untuk pemula, saya menyarankan anda untuk menekan kerugian seminimal mungkin, dan manfaatkan profit semaksimal mungkin. Oleh karena itu, pilihlah saham2 yang layak dianalisa dengan analisis grafik, dan pilih saham2 yang mudah rebound setelah koreksi. 

Kalau skill dan level trading anda sudah meningkat (anda sudah bisa profit), anda bisa mencoba mempelajari saham2 gorengan, mempelajari bandarmologi dan lain2.  

Anda juga bisa mempraktikkan cara-cara memilih saham bagus untuk menemukan saham2 yang layak trading: Panduan Simpel & Efektif Screening Saham Bagus. 

6. Apakah ada materi-materi khusus analisa saham yang harus saya pelajari?

Kalau anda mau belajar trading lebih lanjut, maka jangan hanya mempelajari teori. Pelajarilah analisa-analisa saham yang dapat dipraktikkan secara langsung untuk mendapatkan profit. 

Materi-materi trading yang berisi praktik trading bisa anda pelajari dan terapkan di tiga ebook trading yang saya terbitkan khusus untuk memperdalam analisa saham anda. Anda bisa mempraktikkannya: Buku Saham Pilihan Trader Terbaik - Diskon 15%. 

Itulah beberapa pertanyaan yang sering saya terima dari rekan-rekan trader. Dan sebenarnya di web ini maupun di materi2 ebook yang saya terbitkan, saya sudah menjawab pertanyaan rekan2 termasuk praktik2 dan strategi trading.

Semoga pertanyaan rekan-rekan sudah terjawab melalui pos ini... 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.