32 Tanggapan untuk "Rekomendasi Saham"

  1. Salam kenal, saya Ade Hidayat terimakasih atas bimbingan nya dalam blog ini, karena sudah ditunggu- tunggu, mudah2an penulis semakin terus dapat memberikan retribusinya di dunia pasar modal dan dapat memberikan pencerahan terhadap masyarakat yang melakukan investasi saham. kami selalu menunggu rekomendasi saham harian dari penulis:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga pak. Terima kasih untuk dukungannya. Berkat dukungan rekan2, saya juga menjadi semakin bersemangat dalam menulis dan meng-update konten blog ini....

      Tentu untuk kedepan saya akan terus update blog ini

      Salam sukses

      Delete
  2. Makasih rekomendasinya .... aku ada SSIA, MNCN, APLN ...., sebenernya ingin masuk SOCI, PBRX ... berdasarkan BOW ... LK keduanya juga bagus ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 agan Budi Yuwono...

      SOCI dan PBRX selain LK lumayan bagus, walaupun saya nggak analisis terlalu dalam seperti SSIA dan JSMR, dilihat dari tren 2 perusahaan tersebut juga sudah berada dalam jalur uptrend. Polanya hampir sama dengan SSIA dan APLN..

      Hanya saran saya, jika sudah punya beberapa saham, jangan diversifikasi saham terlalu banyak, karena itu juga berpengaruh dengan return yang Anda dapatkan..

      baca juga postingan: http://sahamgain.blogspot.co.id/2015/12/diversifikasi-saham-atau-konsentrasi.html

      Delete
    2. Betul ..., lagi mencari bentuk ( jati diri di IHSG ), kadang2 tergoda melihat saham bagus buy, sampai seorang kawan bilang portonya kaya indomaret, aku seleksi tinggal 5, eh ada saham bagus masuk lagi, kembali kaya indomaret, contohnya saat ini porto ada 11, selain pusing nganalisa, ... masuk karena sugesti windows dreasing, yg tinggal 2 hari ( desember 2015 ), ...

      Ada sedikit masukan, di blok kok sekilas aku ga lihat update tanggal, hari .... ( apa aku yg galihat ...)

      Delete
    3. Kalau saran saya memang lebih baik ditentukan dulu mau beli berapa portofolio dan dibagi dengan dana yang Anda miliki supaya nggak terlalu banyak saham... Jadi planning itu sangat perlu

      Trims masukannya... biasanya diatas harusnya ada tanggalnya.. Nanti saya coba edit lagi ..

      Delete
  3. saham ssia yg mas rekom kmrn masih tak hold smoga pertengahan 2016 bisa tak sell,
    makasih rekomnya mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sipp gan Yopie...

      Saya juga hold SSIA.. Semoga bisa TP maks di pertengahan 2016

      Delete
  4. YAH BAPA NYA SIBUK,, AAHH TIDAK APA2 PAK MUDAH2AN URUSANNYA CEPAT KELAR MAKASIH PAK
    BY :ADE (:

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rekomendasi sudah ada Pak.. hehehe.. silahkan berkunjung kembali

      Delete
  5. Replies
    1. KLBF sudah naik banyak, dan berhasil menembus resisten 1.400 (mengacu perdagangan closing 8 Jan 2016, closing 1.410).. KLBF sejak 11 Desember 2015 sudah mulai memasuki uptrend, kemungkinan harga akan terus diangkat. Kalau Bapak pegang sahamnya, hold saja dulu target selanjutnya KLBF di 1.450, kalau ingin Buy, saran saya tunggu turun dulu ke 1.330 - 1.380, karena harga saham sudah naik terus ada potensi koreksi kembali jangka pendek...

      Delete
  6. 195,524 204,293 746,191 311,557 763,214 Val
    2,070 2,155 2,215 2,200 2,295 Price
    -3.27 4.11 2.78 -0.68 4.32 %

    Diperlukan Vol berapa untuk naek ?, apa mungkin Vol turun harga naik dalam kasus ADHI ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Kalau diperlukan volume berapa kita tidak bisa menghitung secara pastinya, karena semua tergantung dari bid-offer di perdagangan dan itu sangat fluktuatif...

      2. Vol turun --> harga naik bukan hanya saham ADHI, tapi semua saham sangat mungkin terjadi. Tidak ada pengaruhnya.. Volume bukan menunjukkan lebih banyak mana permintaan atau penawaran, tapi menunjukkan AKTIFITAS PERDAGANGAN DALAM SATU HARI (minat pelaku pasar).. jadi, jangan diartikan seperti ini: volum turun berarti banyak jual, berarti mestinya harga turun dan sebaliknya...

      Kalau ada konsep teknikal: vol naik, harga naik --> harga besok naik. Vol naik harga turun --> harga besok turun. Vol turun harga naik --> harga besok turun. Vol turun harga turun --> harga besok naik... itu bukan berarti volume tinggi = permintaan > penawaran jual. Volume gede artinya: minat pelaku pasar besar dan sebaliknya.

      Delete
  7. Follow mas Heze.., ambil PGAS wishing better today..,Aamiin.

    ReplyDelete
  8. Ane selalu ngikutin rekomen ente mas, dan hasil lumayan mas, makasih teruskan sharing nya mas ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih..

      Senang rekomendasi saya bisa bermanfaat

      Delete
  9. slamat siank pak,kira2 APLN utk jangka panjang nya gmn yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat siang Janu

      Menurut pandangan saya, setelah terkena kasus, APLN secara fundamental masih ada kemungkinan membaik..

      Namun saya tidak yakin dengan harga sahamnya scr jangka panjang. Selain karena trennya yang terus turun, laporan keuangan APLN dibandingkan dengan sektor sejenis juga masih kalah bagus..

      Delete
  10. saya sudah setahun ini belajar saham, sekarang makin paham dan yakin kalau mau beli dan menjual, soalnya sudah ada ilmunya.

    niatnya saya belajar terus dan terus, kemudian bisa menghasilkan website seperti ini. menulis di website untuk membantu orang2 mengambil keputusan.

    ilmu web saya sudah punya, tinggal ilmu sahamnya saja yang dimantapkan

    ReplyDelete
  11. Pak saya membeli JPFA di posisi sdh 1,525 ternyata turun lagi di hari yg sama melihat kondisi itu saya melakukan BUY lagi sampai posisi 1,518. apakah tindakan saya benar melakukan avg BUY agar posisi bisa dapat rendah. Apakah sy rugi dgn melakukan strategi tsb, karena terpotong komisi beli. saran bapak seperti apa dgn kondisi tsb agar saya bias mengatasi di lain kasus. trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tehnik bermain saham dengan averaging down secara umum tidak dianjurkan, karena dapat memperbesar posisi loss anda. Sampai sekarang pun saya selalu menghindari averaging down karena tehnik ini terbukti berisiko besar.

      Lebih baik jika anda menunggu naik / cut loss kalau harganya turun dibawah prediksi anda.

      Jika anda ingin averaging down, pertimbangkan lagi dengan matang. Baca juga:

      http://www.sahamgain.com/2016/02/mana-yang-boleh-averaging-up-atau.html

      Delete
  12. Bagaimana perkembangan sham smbr ke depannya?..saya mengkoleksinya..saham apa lagi yang prospek?

    ReplyDelete
    Replies
    1. SMBR secara teknikal sudah terlalu tinggi.... Jika anda mengoleksi di harga bawah, lebih baik hold

      Delete
  13. Selamat Pagi Pak Heze, saya telah membeli ebook Saham Gaun dan banyak mendapat pencerahan tentang Trading saham setelah membaca ebook Saham Gain, saya sangat berterimakasih menjadi lebih mengetahui teknik Trading saham, semoga semakin matang lagi ke depannya dengan mengikuti ulasan Anda. Namun saya masih belum bisa paham cara melihat atau menentukan support dan resistance dari portofolio yg saya miliki, apa bisa dapat pencerahan lagi Pak Heze...? Thanks terlebih dahulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menentukan support dan resisten sangat subjektif. Setiap trader bisa jadi berbeda-beda dalam menentukan harga support maupun resisten.

      Biasanya, menentukan support dan resisten suatu saham bisa dilakukan dengan dua hal:

      - Melihat support dan resisten kuat (yang sering dilalui)
      - Melihat support dan resisten krusial (yang paling menonjol)

      Semoga membantu

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.