Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Belajar Analisa Teknikal Saham

Analisis teknikal merupakan senjata utama yang harus anda miliki jika ingin trading saham. Baik trader menitan, harian (intraday trading), trading seminggu, swing trading, positioning trading dan strategi trading lainnya, semuanya membutuhkan analisa teknikal. 



Analisis teknikal cukup luas. Ada banyak analisa teknikal yang bisa anda gunakan untuk trading. Tetapi untuk anda yang masih baru belajar analisa chart, mungkin mempelajari analisa teknikal akan sedikit membingungkan karena ada banyak yang harus anda kuasai. 

Jadi sebagai trader saham, jangan sampai anda salah memilih dan menggunakan analisa teknikal. Hal ini karena analisis teknikal pasti anda gunakan terus untuk trading dan menyeleksi saham yang bagus. 

[Full praktik dan strategi2 analisa teknikal yang simpel untuk trading saham, bisa anda dapatkan disini: Buku Saham Full Praktik Trading.]

Maka dari itu, untuk trader saham, anda harus memulai step by step belajar analisa teknikal saham yang benar. Berikut adalah analisa-analisa teknikal saham yang harus anda kuasai.. 

Belajar Analisa Teknikal Saham
Tampilan chart diatas, adalah setting analisis teknikal yang ideal. Saya katakan ideal karena memuat analisa-analisa teknikal utama yang harus dipahami trader, sehingga dengan analisa-analisa teknikal yang lengkap namun tidak berlebihan (analisa teknikal simpel), anda bisa menggunakan untuk mengambil keputusan trading. 

Jika anda sedang belajar analisa teknikal saham, berikut adalah analisa-analisa teknikal yang perlu anda kuasai: 

1. Candlestick 

Perhatikan nomor 1. Candlestick merupakan analisa teknikal pertama yang harus anda pahami. Dengan candlestick, anda bisa melihat tren, support resisten dan pola bullish bearish suatu saham. 

Candlestick merupakan grafik saham utama, di mana kumpulan dari chart candlestick selama periode waktu tertentu (seperti pada tampilan chart diatas), dapat digunakan untuk  menganalisa support resisten dan analisa-analisa buy sell saham. 

Sebenarnya, grafik saham terdiri dari grafik garis, grafik bar dan grafik candle. Untuk analisa teknikal, pilihlan grafik candle, karena candlestick merupakan grafik paling bagus untuk analisa saham. Pelajari juga: Cara Membaca Grafik Saham. 

Candlestick juga menggambarkan psikologis / keinginan pelaku pasar. Candlestick memiliki pola-pola yang dapat menggambarkan apakah harga saham memiliki potensi naik atau turun dalam jangka pendek. 

Anda bisa pelajari praktik-praktik menganalisa pola-pola candlestick untuk trading saham disini: Belajar Candlestick Saham: Profit dari Candlestick. 

2. Analisis support dan resisten saham 

Perhatikan nomor 2 pada chart diatas (garis horizontal merah dan tanda2 persegi). Itu adalah garis support dan resisten. Garis support merupakan garis batas bawah harga saham. Garis resisten adalah garis / harga batas atas saham.

Support resisten bisa ditentukan dengan cara menarik garis horizontal manual, dengan melihat titik2 yang paling dekat dengan harga saham saat ini. Atau anda juga bisa menentukan support resisten menggunakan bantuan indikator seperti Moving Average, Bollinger Bands atau Fibonacci. 

Pelajari juga cara-cara menentukan support resisten disini: Menemukan Saham Naik dengan Variasi Support Resisten dan Cara Menentukan Support Resistance yang Benar. 

Anda harus menguasai cara menentukan support resisten, karena kedua garis ini dapat menjadi acuan trading untuk anda, yaitu acuan untuk menentukan titik harga beli, harga jual (take profit) dan sebagai acuan untuk keputusan trading atau wait and see terlebih dahulu.  

3. Indikator saham (indikator leading dan indikator lagging) 

Perhatikan nomor 3. Itu adalah indikator saham. Indikator saham ada bermacam-macam. Dan indikator saham itu sebenarnya bisa dibagi dua yaitu indikator leading dan indikator lagging. 

Untuk mendapatkan pemahaman perbedaan kedua indikator tersebut, anda bisa pelajari pos yang saya ulas disini: Analisis Teknikal: Indikator Lagging Vs Indikator Leading. 

Indikator saham merupakan alat bantu untuk analisa saham anda. Indikator bisa memberikan sinyal buy dan sell, serta memberikan petunjuk support resisten dan tren suatu saham (indikator lagging). Dalam menggunakan indikator, anda harus kombinasikan dengan analisa candle, support resisten, analisa tren. 

4. Volume 

Perhatikan nomor 4. Volume adalah indikator saham yang berguna untuk mengukur kekuatan minat market terhadap suatu saham. Dalam analisa teknikal, sebaiknya anda setting volume juga pada analisa chart. 

Karena volume salah satunya juga bisa digunakan untuk melihat likuid tidaknya suatu saham. Pelajari juga: Volume Saham Ramai, Tapi Saham Tidak Naik? 

5. Time frame chart 

Perhatikan nomor 5. Sebagai trader, anda perlu paham apa itu time frame (jangka waktu) chart dan time frame candlestick. Karena pemilihan time frame akan berpengaruh terhadap kualitas keputusan analisa saham anda. 

Jadi sebelum melakukan analisa teknikal, setting dahulu time frame chart yang bagus. Anda bisa pelajari beberapa pos yang saya ulas disini: Chart Daily - Analisa Saham Paling Bagus dan Grafik Saham Menitan untuk Trading. 

6. Chart pattern 

Setelah anda paham kelima poin utama analisa teknikal diatas, anda bisa mengembangkan analisa-analisa saham lanjutan. Salah satunya adalah CHART PATTERN. 

Chart pattern merupakan analisa teknikal klasik yang dapat memberikan petunjuk apakah saham memiliki potensi naik atau berpotensi koreksi dalam jangka pendek, melalui pola-pola grafiknya dalam jangka waktu tertentu.  

Anda bisa pelajari praktik2 chart pattern yang simpel untuk trading dan memilih saham bagus disini: Belajar Chart Pattern & Praktik Trading. 

7. Analisis tren saham 


Melalui support resisten, chart pattern, candlestick, anda bisa menganalisa tren saham. Apakah tren saham berada tren naik, turun atau sideways. Dalam tren saham tersebut, anda bisa memanfaatkannya untuk mencetak profit jangka pendek maupun untuk swing trading. Pelajari juga analisa-analisa tren saham untuk trading disini: 
Menganalisa tren saham akan memberikan anda petunjuk apakah suatu saham secara tren bagus untuk ditradingkan atau sebaliknya. Jadi dalam analisa teknikal, jangan mengabaikan analisa tren tersebut. 

8. Kombinasi analisis teknikal yang bagus 

Setelah anda memahami analisa-analisa teknikal yang diperlukan buat trading, anda harus bisa mempraktikkan kombinasi analisa teknikal yang simpel dan bisa anda terapkan untuk memilih saham. 

Kombinasi-kombinasi analisa teknikal yang simpel & praktikal untuk trading, untuk level pemula sampai expert, bisa anda pelajari pada full praktik strategi trading disini: Buku Saham Pemula - Expert.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.