Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Apakah Saham Cocok untuk Trading Harian?

El Heze
Trading cepat (trading menitan dan trading harian) biasanya banyak dipraktikkan oleh para trader forex. Hal ini karena pergerakan pasar forex memang jauh lebih ramai (likuid) dibandingkan pasar saham. Baca juga: 2 Strategi Trading Cepat Saham.  

Semakin likuid, atraktif pergerakan pasar trading, maka instrumen trading tersebut semakin menarik dimanfaatkan untuk trading harian. Saya beberapa mendapat pertanyaan dari trader: "Apakah saham bagus untuk trading harian / trading cepat? Soalnya saham gerakanya lama nggak seperti forex."

Berdasarkan pengalaman trading yang saya jalankan sendiri, saya bisa menyimpulkan bahwa pasar saham cocok untuk trading harian (intraday trading). Walaupun pergerakan pasar saham tidak secepat forex, tetapi ada banyak saham yang punya pergerakan naik yang cepat, stabil dan bisa anda manfaatkan untuk trading cepat. 

Disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham (357 halaman), saya juga sudah menjelaskan full praktik trading harian saham, dan cara mencari saham2 yang bagus untuk trading harian, serta analisa2 teknikal untuk trading cepat.

Kalau kita perhatikan pergerakan naik turunnya saham dalam sehari, hal ini dikarenakan ada banyak trader2 harian jangka pendek yang memanfaatkan fluktuatif market tersebut. 

Tetapi analisa trading harian saham harus anda lakukan dengan cara yang benar. Trading harian saham berbeda dengan   

1. Gunakan analisa daily 

Di dalam analisa trading harian saham, ada baiknya anda menggunakan time frame candle daily. Kalau anda belum paham time frame chart saham, anda bisa baca2 pos saya disini: Chart Daily - Analisa Saham Paling BagusGrafik Saham Menitan untuk Trading dan  

Banyak yang menyarankan jika trading harian di saham, maka harus menggunakan analisa chart menitan untuk melihat pergerakan saham per beberapa menit. 

Akan tetapi, dalam praktiknya analisa chart menitan untuk saham (5 menit, 15 menit, 30 menit) kurang cocok untuk diterapkan (kecuali untuk beberapa saham gorengan yang volatilitas per mniet sangat tinggi).

Hal ini karena pergerakan saham tidak secepat forex, sehingga grafik menitan seringkali tidak bisa mewakili pergerakan volatilitas dan pembentukan support-resisten saham untuk trading harian. Sinyal-sinyal trading saham yang bagus dapat terlihat jelas pola2nya pada chart daily. 

2. Analisa tape reading (bid offer) 

Trading saham bisa digunakan untuk trading harian, tetapi ada baiknya anda juga melakukan analisa tape reading alias analisa kekuatan bid-offer saham yang terjadi di hari itu. 

Analisa tape reading akan sangat membantu anda untuk menganalisa dan identifikasi kecepatan pergerakan saham dalam jangka pendek (harian), dan kekuatan beli jual di suatu saham. Baca juga: Teknik dan Analisa Tape Reading Saham. 

3. Cari saham-saham yang risikonya rendah

Untuk trading harian saham, ada baiknya anda mencari saham2 yang risikonya kecil. Memang saham2 yang risikonya kecil naiknya juga tidak secepat saham2 gorengan, tetapi pergerakannya jauh lebih stabil, sehingga anda bisa mendapatkan profit yang lebih konsisten. 

Pada materi yang sudah pernah kita bahas: Mencari Saham Bagus untuk Trading Harian, kita sudah membahas cara-cara memilih saham2 yang risikonya kecil, yang mudah naik dalam jangka harian.  

4. Perpanjang time frame 

Karena pasar saham tidak se-likuid, anda yang mau trading harian saham, anda bisa perpanjang time frame trading. Trading harian tidaklah harus beli-jual saham menitan. Anda bisa beli saham pagi dan jual sore. Atau beli saham hari ini dan jual keesokan hari atau 2-3 hari setelahnya. Pelajari juga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore - Trading Cepat. 

Strategi ini masih masuk dalam intraday trading (short term). Dengan cara seperti ini, anda juga tidak terburu-buru untuk menjual saham dan memilih saham yang bagus. 

Sehingga anda juga bisa mengambil, memanfaatkan momentum yang tepat untuk mendapatkan profit yang lebih sehat. 

5. Target take profit yang realistis

Pasanglah target profit yang realistis. Saya menyarankan agar anda yang mau trading harian, pasanglah target profit jangka pendek beberapa poin diatas harga beli nett (setelah dikurangi fee beli  dan jual), atau 2-4% keuntungan diatas harga beli anda. 

Jangan selalu ingin untung 20% terus setiap hari, karena semakin tidak realistis anda memasang target, maka trading anda bisa semakin kacau. Di pasar saham, banyak saham yang bagus untuk trading harian, namun memasang target realistis dapat membuat trading anda berjalan lebih baik, dari segi analisa maupun hasil.

Jadi melalui pos ini, saya ingin menjawab keraguan para trader saham yang masih kurang yakin apakah saham kurang cocok untuk trading harian. 

Saham bagus diterapkan untuk strategi apapun, baik harianm scalping, swing trading, positioning hingga investasi. Asalkan anda memahami strategi2nya. Dan lebih baik juga apabila anda memiliki beberapa strategi trading. Baca juga: Cara Profit Trading & Investasi Bersamaan.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.