Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Analisis Saham Sideways: Saham PGAS

El Heze
Saham sideways (trendless) terjadi ketika harga saham secara tren tidak bergerak naik (uptrend) maupun downtrend). Tren saham sideways biasanya juga bisa diawali dengan kenaikan tren. Kemudian di harga puncak, saham mengalami sideways dalam rentang waktu tertentu. 

Atau sebaliknya. Tren awal saham sideways bisa dimulai dengan turunnya harga saham (downtrend), kemudian (setelah downtrend), harga saham membentuk tren sideways. 

Di pos ini: 3 Strategi Trading Saham Sideways, kita sudah membahas beberapa strategi untuk memaksimalkan profit di saham sideways. Saham sideways itu sendiri polanya tidak sama. 

Ada yang polanya menguntungkan untuk trading. Ada yang pola sahamnya tidak terlalu bagus untuk trading jangka pendek. Di pos tersebut saya sudah menjelaskannya. 

Jadi di tulisan ini, kita akan praktik dan memperdalam analisis saham sideways (yang bagus buat trading), agar anda bisa memaksimalkan profit di saham2 yang trennya sideways. Kita akan menggunakan contoh saham PGAS. Perhatikan tren PGAS berikut: 

Saham PGAS - Analisa teknikal
Untuk tipikal saham sideways seperti PGAS ini, kita bisa perhatikan pergerakan support-resisten terulang yang cukup lebar di saham PGAS ini. Jadi masih tetap terjadi fluktuatif yang cukup renggang pada sideways saham PGAS.  

Nah, disinilah anda bisa memanfaatkan titik atau area2 support dan resisten yang sering tersentuh, untuk mengambil keputusan beli dan jual (take profit) di saham yang punya tren sideways seperti PGAS. 

Perhatikan kembali tren PGAS diatas. Anda bisa manfaatkan support-support terdekat, support2 yang paling sering disentuh di area sidewaysnya yang menjadi acuan rebound. 



[Pelajari juga materi2 analisa teknikal terutama support resisten disini: Variasi Support Resisten untuk Menemukan Saham Naik dan Cara Menentukan Take Profit dan Cut Loss Saham yang Tepat. ]

Pada grafik PGAS, support-support yang saya beri tanda lingkaran itu adalah support2 yang paling sering tersentuh. Dan setelah saham PGAS mencapai support2 tersebut, kita bisa lihat PGAS kembali rebound, dan setelah itu PGAS koreksi lagi menuju support2nya tersebut. 

Pada saham PGAS diatas, support2 yang hampir sama (sering tersentuh) ada di kisaran harga 1.900-1.950. Sedangkan kita bisa lihat ada dua support lagi di paling bawah yaitu di harga 1.825 dan 1.770. 

Sedangkan resisten PGAS (tanda persegi) yang sering sekali tersentuh yaitu berada di area harga 2.000-2.070. Setelah PGAS menyentuh resisten tersebut, PGAS akan kembali turun di area support 1.900-1.950. 

Artinya, anda bisa manfaatkan area buy 1.900-1.950 dan take profit di kisaran 2.000-2.070. Kalau PGAS sudah di kisaran resisten tersebut, tunggu PGAS koreksi dan buy back di kisaran support kuat. 

Tetapi jika PGAS turun, maka ada support yang bisa anda perhatikan yaitu support 1.825 dan 1.770 itu tadi. 

Jadi itulah prinsip saham sideways: Saham akan bergerak naik dan turun di area-area support dan resisten yang kurang lebih sama. Disinilah anda bisa mengambil peluang melalui titik2 harga yang sering jadi acuan trader. 

*** Catatan: Tren saham PGAS bisa berubah sewaktu-waktu bergantung dari kondisi fundamental dan minat trader di saham PGAS. 

Saham2 yang trennya masih sideways, ada baiknya anda gunakan untuk trading jangka pendek. Karena saham sideways trennya masih belum jelas: Apakah setelah itu bakalan uptrend atau downtrend? 

Jadi kalau anda hold saham sideways terlalu lama, maka kalau sewaktu-waktu ternyata sahamnya berubah jadi tren turun lanjutan, maka hal ini akan berisiko untuk anda. Kecuali jika anda memang bertujuan untuk investasi, maka beda lagi ceritanya, karena orientasi anda memang untuk jangka panjang. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.