Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Mencari Laba Bersih di Laporan Keuangan

Dalam analisis fundamental, anda harus bisa membaca laporan keuangan perusahaan. Salah satu komponen / akun yang sangat penting dalam laporan keuangan adalah LABA BERSIH. Hal ini karena laba bersih merupakan ukuran yang bisa anda gunakan untuk melihat hasil akhir kinerja perusahaan. 

Maka dari itu, anda harus bisa mencari letak laba bersih di laporan keuangan, sebagai dasar analisa fundamental anda nantinya. Bagaimana cara mencari laba bersih di laporan keuangan? Berikut langkah2nya: 

1. Download laporan keuangan perusahaan

Pertama-tama, anda harus download laporan keuangan terlebih dahulu. Anda bisa download melalui situs IDX. Caranya bisa anda baca disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan. 

2. Masuk ke laporan keuangan --> lihat pada bagian laporan laba rugi  

Disini saya menggunakan contoh laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Untuk mencari laba bersih di laporan keuangan, bisa lihat pada laporan laba rugi. Berikut tampilan laporan laba rugi UNVR:


Cara mencari laba bersih di laporan keuangan
*Catatan: Angka2 pada laporan keuangan UNVR dalam jutaan Rupiah

Di laporan laba rugi komprehensif, banyak rekan-rekan yang bingung bagaimana cara melihat nilai laba bersih yang sesungguhnya. Rumus laba bersih adalah pendapatan - beban - pajak. 

Sehingga, berdasarkan rumus tersebut, maka laba rugi UNVR diatas adalah sebesar Rp9.109.445, yaitu yang saya beri tanda warna hijau. 

Tapi setelah laba bersih di laporan keuangan, ternyata masih ada lagi penghasilan komprehensif lain senilai Rp276.750, sehingga laba UNVR seolah bertambah menjadi Rp9.386.195 (akun Jumlah Penghasilan Komprehensif) karena terkena penghasilan komprehensif lain yang dihasilkan selama tahun berjalan. 

Komponen2 ini nantinya juga akan anda temukan di laporan-laporan keuangan perusahaan lain. Jadi mana nih yang dijadikan acuan untuk melihat laba bersih? Angka Laba sebesar Rp9.109.445 atau Jumlah Penghasilan Komprehensif sebesar Rp9.386.195?

Untuk melihat laba bersih, maka jawabannya menggunakan angka laba (yaitu angka laba sebelum pajak penghasilan - pajak), yaitu sebesar Rp9.109.445 (angka yang saya beri tanda warna hijau), bukan angka pada akun Jumlah Penghasilan Komprehensif. 

Kenapa demikian? 

Karena penghasilan (rugi) komprehensif lain sebesar Rp276.250 ini dimasukkan dalam pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, ini artinya pos yang berkaitan dengan penghasilan (rugi) komprehensif lain  tidak akan memiliki pengaruh apapun ke laporan laba rugi perusahaan di periode setelahnya. 

Itu artinya, angka tersebut tidak memiliki pengaruh apapun pada fundamental perusahaan. Pengaruh fundamental perusahaan, yang tercermin dari kinerjanya yaitu murni ada pada laba bersihnya, yaitu pada akun laba sebelum pajak penghasilan  - pajak.  

Sebagai tambahan,  penghasilan komprehensif lain / other comprehensive income (OCI) ini merupakan item-item yang tidak diizinkan muncul dalam laporan laba rugi. 

Contohnya surplus revaluasi aset tetap, pengukuran kembali imbalan kerja jangka panjang , keuntungan / kerugian lindung nilai. Oleh karena itu, jumlahnya dipisah dari laba rugi. Angka2 ini umumnya hanya berhenti di periode berjalan, serta bukan berasal dari pendapatan operasional perusahaan.   

Jadi untuk anda fumdamentalist / investor saham, jangan salah menganalisa laba bersih perusahaan. Anda harus membedakan angka laba bersih yang benar di laporan keuangan.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.