Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Menghitung Rasio Jumlah Hari Penjualan Dalam Piutang

Salah satu analisis rasio keuangan yang sangat penting untuk anda perhatikan adalah rasio perputaran piutang usaha. Perusahaan yang memiliki perputaran piutang usaha yang baik mencerminkan bahwa perusahaan memiliki manajemen piutang yang baik, sehingga perusahaan bisa memiliki kas operasional yang besar. 

Mengenai rasio perputaran piutang usaha, saya sudah pernah membahasnya secara lengkap disini: Analisis Rasio Keuangan: Rasio Perputaran Piutang Usaha. Selain rasio perputaran piutang usaha, penting juga bagi anda untuk mengetahui berapa jumlah hari penjualan dalam piutang yang dimiliki oleh perusahaan. Hal ini bisa menunjukkan juga baik-buruknya manajemen piutang perusahaan.  

Rasio jumlah hari penjualan dalam piutang atau disebut dengan receivable turnover in days atau average collection period menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengumpulkan jumlah piutang untuk setiap jangka waktu tertentu. Piutang usaha berputar dengan baik juka perusahaan mampu menagih jumlah piutang dengan waktu yang relatif lebih singkat ketimbang syarat penagihan piutang yang disyaratkan. 

Berikut rumus jumlah hari penjualan dalam piutang usaha: 


Untuk perputaran piutang, kita pakai contoh sebelumnya di pos ini: Analisis Rasio Keuangan: Rasio Perputaran Piutang Usaha, didapatkan perputaran piutang usaha tahun 2016 sebesar 7,36 kali. Sedangkan jumlah hari dalam satu tahun adalah 365. Maka, jumlah hari penjualan dalam piutang adalah sebesar 49 hari (365 / 7,36). 

Interpretasi: Jumlah hari penjualan dalam piutang sebanyak 49 hari mengindikasikan rata-rata piutang berputar selama 49 hari, yang artinya perusahaan membutuhkan waktu rata-rata sebanyak 49 hari untuk menagih iutang. 

Jika perusahaan menetapkan jangka waktu sebesar 65 hari pada pelanggan, maka rata-rata jangka waktu penagihan piutang sebesar 49 hari kepada pelanggan dapat dikatakan baik (manajemen memiliki manajemen piutang yang baik), karena perusahaan mampu menagih piutang sebelum tanggal jatuh tempo yang ditetapkan oleh pelanggan. 

Jadi, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk menagih piutang, maka semakin baik manajemen piutang perusahaan. Nah, untuk menganalisis jumlah hari penjualan dalam piutang lebih mendalam, anda perlu menganalisis secara tren, artinya menganalisis perbandingan penagihan piutang selama beberapa tahun. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.