Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Sektor Investasi Saham yang Paling Meyakinkan

Dalam melakukan investasi saham, anda pasti dituntut untuk bisa memetakan analisis fundamental yang baik. Analisis fundamental yang utama adalah dengan melihat prospek kinerjanya perusahaan dan valuasi harga sahamnya. Kinerja bisa anda lihat dari tren laporan keuangan (salah satunya laba). Sedangkan valuasi harga saham salah satunya bisa anda lihat dari price earning ratio (PER). Baca juga: Analisis Fundamental Saham: Price Earning Ratio (PER).

Analisis fundamental sejatinya tidak hanya melihat laporan keuangan perusahaan, tetapi anda harus bisa melihat sektor usaha tersebut. Sektor usaha berarti anda harus menilai seberapa prospek sektor usaha tersebut untuk jangka panjang, seberapa kuat sektor tersebut bertahan dalam jangka panjang.

Di pos ini: Saham yang Bagus untuk Investasi Jangka Panjang, saya pernah menuliskan ulasan saham Jasamarga dan alasan mengapa Jasamarga merupakan perusahaan yang sangat bagus sebagai wadah investasi. Di pos tersebut saya tidak hanya mengulas laporan keuangannya tetapi juga prospek yang ada di SEKTOR USAHA tersebut. 

Kalau anda menemukan perusahaan di suatu sektor tersebut ternyata hanya ada 1-2 perusahaan saja yang listing di Bursa, maka hampir bisa dipastikan saham tersebut bukanlah saham yang akan dilirik oleh investor dalam jangka panjang. Karena ini mengindikasikan bahwa perusahaan di sektor tersebut adalah perusahaan yang 'sepi peminat' (gimana mau diincar investor, yang listing aja sedikit). 

Selain Jasamarga, satu sektor usaha yang menjadi perhatian saya sejak lama adalah sektor PERBANKAN. Mengapa perbankan? Perusahaan perbankan adalah perusahaan yang pasti nggak ada matinya sampai kapanpun. Semua orang tetap membutuhkan fasilitas perbankan, baik untuk menabung maupun kredit. 

Dengan bertambahnya jumlah masyarakat dan usaha2 ke depan, maka sektor perbankan pasti akan terus diuntungkan dengan banyaknya jumlah nasabah baru. Saat ini sudah hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti membutuhkan perbankan. Pengusaha2 skala kecil pun sekarang sudah membutuhkan fasilitas perbankan. 

Tren saham perusahaan finance - perbankan

Kalau anda perhatikan tren perbankan diatas selama 5 tahun, tren perbankan terus mengalami kenaikan. Bahkan tren perbankan ini biasanya kenaikannya selalu unggul dibandingkan sektor-sektor lainnya. 

Memang dalam jangka pendek sektor perbankan bukanlah sektor yang tahan banting seperti consumer goods. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan2 pemerintah terkait sektor perbankan bisa dengan mudah menggoyangkan harga sahamnya. Sebagai contoh, naik turunnya suku bunga, kebijakan 7-days repo rate dalam jangka pendek turut mempengaruhi harga saham emiten2 perbankan. 

Namun, seperti yang saya jelaskan pada anda, perbankan adalah perusahaan yang pasti selalu dibutuhkan dalam kondisi apapun. Uang, ATM, bank dimana-mana anda akan selalu menemukannya. Semua orang membutuhkannya. Perhatikan historis bank-bank besar di Indonesia sampai sekarang. Bank2 besar di Indonesia seperti Bank BCA, Bank BRI terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu (meningkatnya pendapatan, meningkatkan jumlah nasabah baru dan lain2).

"Lalu, perusahaan perbankan apa saja yang layak untuk investasi jangka panjang?" Tanya anda

Saham2 perbankan di Bursa Efek saat ini hampir semua adalah saham2 blue chip. Katakanlah BBRI, BBNI, BBCA, BMRI. Kemudian ada juga perbankan yang tidak kalah bagusnya yaitu BJBR dan BJTM. Perhatikan BJTM (kalau anda orang Jawa Timur), banknya sudah ada di mana-mana dan selalu ramai nasabah.

Kalau anda ingin aman, sangat baik jika anda investasi pada bank-bank tersebut. Memang secara nominal bank2 besar di Bursa Efek harga sahamnya sudah tidak terlalu "rendah". I mean, harga BBCA sekarang di kisaran Rp16.000 per saham. Artinya jika anda ingin membeli 1 lot saja, anda harus mengeluarkan modal Rp1.600.000 (satu juta enam ratus rupiah) plus fee belinya. 

Tapi investasi di perusahaan bank sekaliber BCA, BRI, Mandiri, BNI akan memberikan rasa kenyamanan, dan dalam jangka panjang saya yakin bahwa harga saham2 tidak akan stagnan di level itu2 saja. 

Satu hal lagi, alasan mengapa perusahaan sektor perbankan adalah sektor yang sangat meyakinkan untuk investasi karena berdasarkan pengamatan saya, emiten2 blue chip perbankan selalu membagikan dividen yang rutin dan nominalnya cukup besar setiap tahun.

Anda bisa baca disini: Daftar Perusahaan yang Rutin Membagi Dividen. Memang tidak semua emiten perbankan yang bagus untuk investasi, karena ada juga bank yang laporan keuangan masih rugi dan bank2 kecil yang masih kalah bersaing dengan bank2 blue chip di Indonesia. Oleh karena itu, carilah perbankan yang memiliki nama besar untuk investasi saham.  

2 komentar:

  1. Bgmn view Bapak mengenai saham2 di sektor konstruksi BUMN seperti WIKA, WSKT, WTON, WSBP dkk ? Apakah kalah prospeknya dibandingkan dengan JSMR dan banking ? Thank you.

    ReplyDelete
    Replies
    1. konstruksi bisa lihat disini analisis dan ulasannya:

      http://www.sahamgain.com/2017/07/analisis-harga-saham-mengapa-saham.html

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.