Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Apa itu Intraday Trading?

El Heze
Strategi intraday trading banyak diterapkan oleh sebagian trader yang ingin mendapatkan profit jangka pendek di saham, termasuk saya pribadi. Namun masih banyak rekan-rekan trader yang bertanya-tanya tentang apa itu intraday trading

Apa bedanya intraday trading sama trading harian? Apakah intraday trading itu berarti kita trading menitan? Apakah intraday trading berarti kita harus pilih saham-saham gorengan? Apakah intraday trading itu adalah trading cepat? 

Untuk anda yang masih bingung tentang intraday trading, di pos ini saya akan menjelaskan tentang intraday trading dan perbedaannya tentang strategi trading cepat yang lain, serta metode memilih saham untuk intraday trading. 

Intraday trading merupakan trading harian (day trading) yang dilakukan dengan cara membeli dan menjual saham di hari yang sama, atau membeli dan menjual saham keesokan hari, sampai batas tiga harian trading. 

Contoh intraday trading: Anda membeli saham HMSP pagi hari di harga 3.000 pukul 09.30. Kemudian anda jual sore hari yang sama pukul 15.00 setelah HMSP naik 2%. Atau anda membeli saham WIKA hari ini dan realisasi profit keesokan harinya. 

Kalau anda melakukan trading-trading cepat dengan sifat take profit harian seperti itu, maka anda bisa dikatakan melakukan intraday trading. Baca juga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore - Trading Cepat

Strategi memilih saham bagus untuk intraday dan trading harian, serta full praktik intraday trading, bisa anda terapkan disini ebook trading (357 halaman) disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Jadi intraday trading merupakan salah satu strategi trading cepat, dengan tetapi jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan scalping trading / trading menitan yaitu beberapa jam (hari yang sama) sampai tiga harian trading. 

MEMILIH SAHAM UNTUK INTRADAY 

Intraday trading termasuk strategi trading cepat. Disinilah kemudian banyak trader yang salah persepsi bahwa trading harian itu harus memilih saham2 yang bisa naik puluhan persen sehari (saham gorengan) supaya bisa dapat profit cepat. 

Padahal strategi intraday trading tidaklah demikian. Trading cepat yang dilakukan dengan cara memilih saham2 gorengan adalah scalping trading, bukan intraday. Baca juga: 2 Strategi Trading Cepat.  

Intraday trading dilakukan dengan cara memilih saham-saham yang likuid, punya fluktuatif harga saham yang stabil, dengan cara menganalisa momentum, analisis teknikal dan analisa tape reading. Baca juga: Bid-Offer (Tape Reading) Saham untuk Trading Cepat. 

Oleh karena itu, target take profit intraday trading adalah di kisaran 1-4% dalam jangka harian. Target ini tidak sebesar scalping trading, karena anda mencari saham2 yang pergerakannya stabil. Namun risiko-nya juga jauh lebih kecil. 

Contoh riil intraday trading yang saya jalankan sendiri, bisa anda lihat beberapa tradingnya berikut:





Anda bisa lihat contoh2 intraday trading, di mana pada intraday, kita mengincar saham2 yang likuid dan persentase target profit yang lebih stabil (resisten2 yang mudah tersentuh dalam jangka harian). 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.