Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Trading Saham: Cara Manfaatkan Momentum Saham

Meraih profit di pasar saham sangat berkaitan erat dengan ANALISA SAHAM. Dengan analisa saham, anda bisa memilih saham-saham yang bagus dan bisa memberikan profit. 


Namun ketika anda menghadapi pasar saham, anda pasti akan dihadapkan dengan kondisi-kondisi berikut: 
  • Jumlah saham yang cukup banyak di monitor online trading anda 
  • Fluktuatif naik turunnya saham 
  • Pengaruh psikologis ketika menghadapi market 
Dengan modal yang terbatas, anda tidak mungkin memilih semua saham untuk dibeli. Anda harus memilih beberapa saham yang paling bagus. Di satu sisi, tidak semua saham punya pergerakan yang bagus. 

Fluktuatif harga saham juga dapat mempengaruhi psikologis trader. Seagai contoh, setelah beli saham, anda berharap saham anda langsung naik cepat. Tetapi ternyata saham yang anda beli harganya belum naik, apa yang anda lakukan? 

Apakah anda akan langsung menjual saham anda? Apakah anda panik saat saham anda belum naik? Apakah anda terburu untuk menjual saham dan 'menukar'-nya dengan saham yang lain? 

Trader yang asal memilih saham dalam trading, tidak paham dengan analisa yang digunakan akan cenderung kesulitan memanfaatkan momentum trading yang bagus, karena trader ibarat tidak memiliki kompas dan panduan trading. 

Jadi, kunci supaya anda bisa memilih saham yang baik, anda harus memiliki analisa-analisa berikut dalam trading:  

1. Punya analisa yang konsisten, simpel dan bisa anda terapkan 

Sekarang saya tanya pada anda: Katakanlah anda menganalisa saham menggunakan indikator bollinger bands dan RSI. Apakah anda tahu kenapa anda menggunakan indikator2 tersebut? 

Faktanya, banyak trader saham yang tidak paham kenapa menggunakan indikator-indikator tertentu buat trading. Trader hanya ikut-ikutan sistem trading orang lain, namun tidak paham apakah indikator tersebut cocok trader tersebut. Dan trader cenderung tidak konsisten menggunakan analisa saham. 

Supaya anda bisa memanfaatkan momentum trading, anda harus memiliki analisa-analisa saham yang konsisten, simpel dan bisa anda praktikkan sendiri dalam trading. 

Karena dari analisa-analisa itulah, anda bisa melihat saham-saham mana yang paling potensial dan momentumnya bagus. 

Pelajari juga full praktik analisa teknikal yang simpel untuk mencari saham-saham untuk trading jangka pendek disini: Buku Saham Full Praktik Trading. 

Percuma saja jika memiliki segudang analisa saham, tetapi anda tidak bisa mempraktikannya dalam trading. Lebih baik anda memiliki analisa yang simpel, namun anda mengerti cara menggunakannya dan anda bisa memakai analisa tersebut secara konsisten. 

2. Analisa market 

Momentum saham juga berkaitan dengan analisa market. Analisa market disini adalah analisa IHSG secara global. Dalam trading, ada baiknya anda perhatikan juga kondisi IHSG saat itu. 

Apabila IHSG sedang jatuh dan masih melanjutkan penurunan, ada baiknya anda tidak membeli saham terlalu banyak, karena bisa jadi saham2 yang sudah turun harganya masih lanjut koreksi. 

Sebaliknya, jika IHSG mulai rebound, anda bisa 'curi start' dengan beli saham2 yang sudah murah. Demikian juga jika IHSG bullish, anda bisa hold saham lebih lama. 

Analisa market sangat berguna untuk trader jangka pendek yang sering memilih saham2 likuid buat trading, terutama buat trading harian saham. Anda bisa pelajari disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham (358 halaman). 

Melihat analisa market ini sangat berguna untuk memutuskan kapan waktu yang tepat untuk masuk market. Jadi, hijau merahnya IHSG di market bukan hanya sekedar 'pajangan'.  

3. Momentum saham = Memilih saham-saham yang akan naik 

Saham yang naik / saham2 yang akan naik adalah saham yang dapat memberikan keuntungan trader. Oleh karena itu, momentum trading juga berkaitan dengan cara trader memilih saham. 

Pilihlah saham2 yang potensi naik. Hindari membeli saham yang anda tidak paham polanya, atau membeli saham hanya karena ikut-ikutan. Karena dengan cara tersebut, anda tidak akan memahami momentum2 saham yang bagus di market berdasarkan analisa dan pengalaman anda pribadi. 

Pelajari juga cara-cara menemukan saham diskon di market yang berpotensi naik disini: Full Praktik Menemukan Saham Diskon & Murah.  

4. Momentum trading tidak sama dengan gambling 

Momentum bisa anda manfaatkan, analisa dan dapatkan apabila anda TIDAK GAMBLING. Mendapatkan momentum trading (membeli saham2 yang bagus) sangat berkaitan dengan analisa, trading plan dan perhitungan yang baik sebelum masuk market. 

Kalau anda selama ini trading dengan cara gambling, dalam arti anda selalu mengabaikan analisa, anda beli saham hanya karena ikut2-an trader lain, anda beli saham hanya berharap profit namun anda tidak tahu kenapa anda membeli saham tersebut (untung-untungan), maka momentum ini akan sulit anda dapatkan. 

Di satu kesempatan, anda mungkin bisa dapat profit besar dengan membeli saham asal-asalan. Akan tetapi, di lain kesempatan, cara trading 'random' yang anda jalankan belum tentu membuahkan hasil yang sama. 

Hal ini berbeda ketika anda memang sudah memiliki kompas dan arah trading yang jelas. Maka anda akan lebih mudah menemukan momentum trading, yaitu saham2 yang bagus di hari itu. 

Jadi dalam trading saham, jangan mengabaikan 4 poin tersebut, karena hal ini juga akan menentukan karir trading anda selanjutnya.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.