Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Analisis Teknikal: Saham ENVY

El Heze
Beberapa waktu lalu, saya mendapat cukup banyak pertanyaan dari rekan-rekan trader yang nyangkut di saham ENVY dan belum sempat menjual sahamnya karena penurunan ENVY yang cukup cepat. 

Kita sendiri tahu bahwa ENVY ini salah satu saham pendatang baru di Bursa Efek, di mana harga sahamnya nyaris nggak pernah koreksi. Saham ENVY naik dari 370-an sampai ke harga 3.040 dalam kurun waktu hanya 5 bulan. 

Akan tetapi hanya dalam waktu kurang dari 2 minggu, saham ENVY jatuh ke 880-an. Dan tidak lama kemudian ENVY rebound lagi hingga kena auto reject atas (ARA) ke harga 1.100. Anda bia perhatikan pergerakan ENVY berikut: 

Saham ENVY
Hal-hal seperti ini bukan pertama kali terjadi di pasar saham. Anda yang sering berkunjung ke web Saham Gain, saya sudah sering membahas pergerakan saham2 gorengan yang baru IPO seperti ini contohnya juga pernah terjadi di saham SWAT, POSA dan lain2. 

Namun memang pergerakan saham ENVY ini cukup unik, "profitnya" cukup menggoda trader. Maka saya tertarik untuk bahas dan sharing di pos ini. Mengingat banyak pertanyaan trader yang nyangkut di saham ini juga. 

Saya boleh katakan bahwa ENVY ini termasuk dalam salah satu saham gorengan, di mana saham-saham gorengan itu biasanya pergerakan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 

- Likuiditas saham rendah 
- Sering terkena auto reject atas (ARA)
- Dan juga sebaliknya, mudah terkena auto reject bawah (ARB)
- Fluktuatif harga saham sangat tinggi 
- Potensi terkena suspensi

Dan ciri-ciri tersebut terjadi pada saham ENVY. ENVY beberapa kali terkena ARA dengan likuiditas saham yang sangat rendah. 

Tapi karena ENVY ini naik terus sejak IPO dan nyaris tidak ada koreksi, banyak trader yang terjebak untuk ikut beli saham ENVY saat harganya sudah naik diatas 2.000. 

Namun saat ENVY sudah di titik puncaknya ini, ENVY langsung turun. Trader tidak sempat jual karena ENVY harganya langsung turun berhari-hari, dan hampir setiap hari terkena auto reject bawah (ARB). Dan saham ENVY akhirnya di suspen oleh BEI karena pergerakan saham yang tidak wajar. 

Dari pergerakan chart ENVY diatas, bisa simpulkan: Pergerakan ENVY ini banyak campur tangan bandar. Kita bisa lihat kenaikan-penurunan saham yang tidak wajar.  

RISIKO SAHAM IPO

Ketika saham baru IPO, likuiditas rendah dan kenaikan harga sahamnya juga tidak memiliki alasan fundamental yang kuat, maka saham-saham seperti ini memang sangat berisiko. 

Tidak salah anda membeli saham ENVY. Akan tetapi ingatlah bahwa setiap trading saham harus anda lakukan dengan dasar analisa. Kalau anda mau beli saham2 yang pergerakannya seperti itu, anda harus punya dasar yang kuat dan anda harus bisa jawab pertanyaan: Apa alasan anda beli sahamnya? 

Yang jadi persoalan, banyak sekali trader yang tidak tahu seluk beluk pergerakan saham2 IPO ini, dan ikut-ikutan untuk membeli sahamnya hanya karena takut ketinggalan kereta, karena dengar cerita dari Si A, Si B yang bisa profit di saham ENVY. 

Akhirnya trader terjebak dalam risiko yang besar. Kita bisa lihat contoh konkrit saham ENVY ini yang jatuh dari harga 3.000-an ke 900 hanya dalam waktu singkat, dan sahamnya sempat di-suspen. 

Hal ini juga pernah terjadi di saham2 gorengan seperti SWAT, POSA, di mana buanyaaak banget trader yang terjebak beli saham2 yang baru IPO hanya karena ingin untung cepat dan tidak ingin ketinggalan kereta. 

Pesan saya, anda boleh saja membeli saham apapun. Tapi jangan lupa untuk selalu menganalisa sebelum membeli. Khusus untuk saham IPO yang pergerakannya seperti yang saya sebutkan diatas, anda harus lebih waspada dengan risikonya.

Anda bisa untung besar. Di satu sisi, anda juga berpotensi rugi besar. So, don't gambling.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.