Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham yang Harus Dibeli Pemula

Saya sering mendapatkan pertanyaan2 dari trader pemula: "Bung Heze, saham apa yang harus dibeli oleh pemula supaya bisa mendapatkan return yang maksimal?" 

Di pasar saham, anda memiliki kebebasan untuk trading dan memilih saham sesuai keinginan anda. Sehingga, sebenarnya tidak ada kewajiban bagi anda untuk HARUS membeli saham-saham tertentu. 

Tapi untuk bisa mendapatkan profit konsisten di saham, memang anda harus memilih saham-saham yang benar / tepat. Saham-saham yang benar inilah yang akan membuahkan profit yang maksimal untuk anda.

Lalu, apa saja saham yang harus dibeli pemulaBagi pemula, ada beberapa kriteria saham yang sebaiknya anda pilih dan prioritaskan untuk trading. Apa saja itu? Mari kita bahas. 

1. Saham yang mudah dianalisa dengan ANALISA TEKNIKAL 

Trader pemula saya sarankan untuk membeli saham2 yang grafiknya mudah dianalisa dengan analisa teknikal. Dengan kata lain, pilihlah saham2 yang bisa anda analisa support-resistennya, ada chart pattern yang terbentuk, ada pola-pola candlestick dan tren saham yang jelas. 

Hal ini akan JAUH MEMUDAHKAN anda untuk menganalisa dan memutuskan titik-titik harga yang lebih dapat dibeli. 

Sehingga, dengan memilih saham2 yang mudah dianalisa secara teknikal, anda punya peluang untuk membeli saham2 diskon dan saham2 yang pergerakannya bagus. Anda bisa memyimpan saham2 yang lebih layak untuk trading.   

Strategi2 dan praktik langsung mendalami analisa teknikal saham, memilih saham2 diskon untuk trading, pola2 saham yang bagus untuk trading bisa anda dapatkan materi dan praktiknya disini: Buku Saham Pemula - Expert. 

Jadi untuk pemula, jangan lupakan poin pertama. Kalau anda sudah menemukan saham2 yang grafiknya nggak jelas (kadang ada transaksi, kadang tidak. Kadang transaksi sangat ramai, kadang langsung sepi), maka saham2 seperti ini adalah saham2 gorengan yang risikonya tinggi untuk pemula. 

Saham2 seperti itu biasanya jauh lebih sulit dianalisa dengan analisa teknikal, karena pergerakannya lebih 'diatur' oleh bandar. Di satu sisi, likuiditas saham2 gorengan juga sangat rendah, sehingga berpotensi menjebak trader ritel. 

Carilah saham2 yang mudah dianalisa dengan teknikal, karena analisa teknikal adalah analisa yang paling simpel dan mudah digunakan untuk semua trader. 

2. Saham yang bagus secara fundamental 

Untuk seorang pemula, selain analisa teknikal, anda harus membeli saham2 yang at least fundamentalnya jelas, produknya jelas. Jadi kalau anda mau belajar saham, anda harus mempelajari analisis teknikal dan fundamental.  

Itulah kenapa di pos ini: Belajar Saham untuk Pemula, saya selalu menekankan pada anda agar anda tidak hanya belajar analisa teknikal. 

Walaupun anda seorang trader, analisa fundamental sebagai pelengkap itu sangat diperlukan. Karena saham2 yang fundamentalnya baik dan didukung dengan teknikal yang bagus, pergerakan sahamnya jauh lebih bagus dan aman untuk trader pemula (risikonya jauh lebih kecil). 

Baca juga: Perlukah Analisa Fundamental untuk Trader Saham? Banyak trader pemula yang terjebak membeli saham tanpa memperhatikan teknikal dan fundamentalnya, sehingga trader justru menjadi gambling di pasar saham. Inilah yang harus anda hindari. 

3. Saham yang likuid dan fluktuatif wajar 

Seorang pemula saya sarankan  untuk membeli saham2 yang likuid (banyak ditradingkan) dan fluktuatif harganya bagus (naik-turunnya wajar, bukan saham2 yang naik-turun puluhan persen dalam waktu singkat). Contoh saham2 yang likuid, paling mudah anda bisa cek saham2 LQ45. 

Saham2 yang likuid dan fluktuatifnya bagus harga sahamnya akan lebih aman untuk ditradingkan, dan risikonya kecil. Maka dari itu, untuk pemula pilihlah saham2 tersebut. Hindari saham2 yang bisa naik-turun puluhan persen dalam sehari apalagi waran. 

Tidak ada salahnya anda membeli saham2 gorengan, tetapi anda harus menempatkan modal anda lebih besar porsinya di saham2 yang likuid. 

Jadi kesimpulannya, saham yang harus dibeli pemula adalah saham2 yang punya pergerakan teknikal yang bisa dianalisa dengan baik, disertai saham2 yang fundamentalnya bagus, dan tentunya saham2 yang likuid dan fluktuatifnya wajar. 

Ada banyak pilihan saham2 seperti itu (saham2 LQ45 atau IDX80 misalnya). Jadi untuk pemula, sebelum anda memutuskan trading, pahami dulu dengan benar analisa teknikal dan penerapannya, serta analisa fundamental. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.