Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Trader Saham Masih Banyak yang Gambling

Saya pernah menulis artikel di Saham Gain tentang perbedaan analisa saham dengan judi saham. Anda bisa baca analisa saya disini: Perbedaan Trading Saham Vs Judi (Gambling). Di pos tersebut saya memaparkan perbedaan yang jelas antara analisa saham dengan gambling. 

Namun memang saya masih menemukan mayoritas trader saham Indonesia yang cenderung melakukan gambling ketimbang trading. 

"Ah masa sih? Dari mana Pak Heze bisa menyimpulkan seperti itu?" Protes anda 

Judi dalam trading sebenarnya bukan hanya terjadi ketika anda asal-asalan dalam membeli saham. Saat anda membeli saham karena anda hanya asal memilih, dan tidak tahu kenapa anda membeli saham tersebut, maka anda sesungguhnya bukan sedang melakukan investasi, tapi anda sedang gambling. 

Di pos ini saya akan menambahkan poin-poin dari pos sebelumnya, di mana secara tidak sadar, anda mungkin justru sedang melakukan gambling, bukan trading. Anda dapat dikatakan sedang gambling saham apabila: 

- Anda baru pemula yang belum berpengalaman, tapi nekad trading dengan modal ratusan juta.

- Anda masih belum paham banyak tentang analisa2 trading, tapi maunya untung 5% tiap hari.

- Mau untung terus tanpa mau menganalisa grafik. Singkatnya, anda mau kaya instan tanpa berusaha. 

- Anda cuma trading berdasarkan rumor2 yang ada di pasar, trading hanya berdasarkan isu-isu yang 'digoreng' bandar. 

- Anda beli saham-saham yang bisa naik diatas 10% dengan cepat dalam sehari karena ingin cepat cuan, tanpa mempertimbangkan unsur risikonya sama sekali. 

- Mau cepat kaya instan, tapi tidak mau melakukan analisis. 

- Terus mencari grup2 dan rekomendasi berbayar karena ingin profit besar. 

- Mengikuti 100% rekomendasi2 yang ada di grup, tanpa melakukan cross check terhadap analisa teknikalnya. 

- Tidak melakukan analisa mandiri dalam trading, namun terus berusaha mencari "para pakar" saham yang bisa memberikan saham-saham bagus yang untung besar, yang bisa langsung dibeli    

- Memasang target2 dan harapan trading yang tidak realistis.  

Jadi anda masuk yang mana, gambler atau analis?

Poin-poin yang saya tuliskan ini sangat sering dialami trader. Bahkan, sebagian besar dari anda yang sudah pengalaman trading, anda mungkin pernah merasakan hal2 seperti ini. Atau anda yang sekarang baca pos ini, anda termasuk dalam salah satu poin diatas, atau bahkan semuanya??

Sayangnya.... Mayoritas trader tidak menyadari tindakan2 ini sebagai tindakan judi... 

Nah sekarang kalau anda mau untung konsisten di saham, anda harus menghilangkan mindset2 gambling ini tadi. Anda harus mulai melakukan analisa saham secara mandiri, anda harus mau melakukan RISET, ANALISA dan PERTIMBANGAN sebelum beli saham. 

Nggak ada salahnya anda mencari sumber2 dan media lain buat belajar saham dan menambah referensi trading. Tetapi, kemauan untuk analisa dan riset anda itulah yang nantinya bakalan menentukan kualitas trading anda pribadi.  

Kalau anda baca kisah2 sukses trader maupun investor, mereka semua selalu melakukan analisa2nya sendiri, memasang target yang masuk akal, dan tidak tergantung dengan grup2 berbayar. 

Karena poin-poin gambling ini secara tidak anda sadari (banyak trader yang secara tidak tahu kalau sebenarnya sedang melakukan gambling), akan menjerumuskan anda pada arah trading yang salah. Akibat yang paling fatal, anda bisa bisa rugi besar bahkan modal anda habis alias bangkrut.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.