Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Pola Double Top pada Saham ASII

Bagi anda yang suka mengincar saham-saham blue chip dan anda sedang mengincar saham ASII, ada baiknya anda menghindari saham ASII terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan terlihat jelas ASII membentuk pola double top yang merupakan sinyal bearish reversal. Perhatikan grafik ASII dibawah ini. 


ASII selama beberapa hari tampak mengalami rebound yang kencang, karena ASII mampu naik dari harga 8.400 hingga 8.800 yang merupakan harga tertinggi perdagangan 29 Maret 2017. Harga high ASII juga membentuk pola yang sama seperti pada tanggal 17 Maret 2017, dimana harga high ASII adalah 8.800, sehingga ASII membentuk pola double top di harga 8.800.

Untuk saham ASII, anda perlu mewaspadai pola double top ini.  Anda perlu mewaspadai pola double top pada suatu saham, karena double top menunjukkan harga saham yang sudah naik tinggi, dan pelaku pasar berusaha mempertahankan harga saham di resisten tertentu (sebanyak 2 kali. Dalam contoh ini adalah resistem 8.800). 

Sehingga, pola double top ini biasanya merupan sinyal yang cukup akurat sebagai sinyal bearish reversal. Saya pernah membahas pola double top juga di pos ini: Double Top pada Saham PWONDouble Top pada Saham ELSA. 

ASII diperkirakan akan koreksi kembali ke harga 8.550-8.600. Ketika anda menemukan double top, yang harus anda lakukan adalah segera take profit atau wait and see menunggu saham tersebut turun di harga support, baru masuk (buy) kembali. 

2 komentar:

  1. Pak Heze, per hari ini saham ASII masih di kisaran 8750 - 8925 berarti sudah menembus 8800. Apakah analisa nya masih akan terjadi bearish atau sudah membentuk pola baru ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ASII sudah sempat turun ke 8.600-an. Jika sudah tembus 8.800, maka akan membentuk resisten yang baru (melanjutkan pola naiknya)

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.