Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Double Top pada Saham PWON

Ketika harga saham sudah naik banyak, dan bertahan di level resisten tertentu, sudah sulit untuk lagi lagi, maka saat itulah harga saham sudah mulai ada tanda-tanda akan koreksi. Contohnya adalah saham PWON. Saham PWON sudah naik cukup banyak, akhirnya PWON bertahan di harga resisten 725-775 dan tidak sanggup naik lagi.

Akhirnya, PWON membentuk formasi double tops. Terdapat dua harga high PWON di level yang sama, yaitu 765. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan grafik dibawah ini. 


Bagaimana, sudah terlihat jelas pola pergerakan harga saham PWON? Terlihat jelas sekali bahwa harga saham PWON awalnya uptrend cukup kencang, namun setelah itu harga saham sudah mulai sideways dan membentuk satu harga resisten di harga 765. Kemudian sekitar 2 minggu kemudian PWON kembali membentuk harga resisten yang sama di 765.

Sehingga, terbentuklah dua harga resisten di harga yang sama persis. Ketika anda menemukan pola seperti gambar diatas, pola inilah yang dinamakan dengan double tops. Double tops ini merupakan sinyal bearish reversal. 

Ketidakmampuan saham untuk naik diatas harga resistennya (dalam contoh ini adala 765) sebanyak 2 kali, menunjukkan adanya suatu jenuh beli, pelaku pasar tidak ingin mengangkat harga sahamnya lebih tinggi, sehingga harga saham siap untuk koreksi.

 Konfirmasi apakah PWON akan turun atau justru naik lagi, dilakukan dengan cara menarik garis support diantara pola double tops. Garis support ini berfungsi sebagai konfirmasi. Apabila harga saham jebol dibawah supportnya, maka harga saham akan turun lebih lanjut.

Jadi, ketika anda menemukan pola double top (pola ini lumayan sering ditemukan pada saham2 yang harganya sudah naik terlalu banyak), ada baiknya anda menjual sahamnya. Dan jika anda belum punya sahamnya, ada baiknya anda menunggu koreksi terlebih dahulu.

2 komentar:

  1. Terima kasih sam heze, dari tulisan ini saya praktekkan ke portofolio saya (ADRO). Bila dilihat ke belakang sekitar 2 bulan, harganya mentok di 1740-1750. Sebenarnya saya berharap bisa naik lagi, hehehe... tapi kok "sejarah mengulang dirinya". Kok ya pas ada tulisan ini muncul, langsung saya pasang di harga 1740. Lumayan lah, alhamdulillaah....
    Dan fakta hari2 berikutnya, harga tak pernah bisa melewatinya. Data ini didukung pula dengan antrean yg tebal di harga 1750.
    Trims ilmunya sam heze...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali.

      Senang karena pos ini bisa bermanfaat untuk anda dan juga rekan-rekan lainnya

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.