Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Bisakah Saya Untung Besar dari Bisnis Saham? - Part II

Baca part sebelumnya: Bisakah Saya Untung Besar dari Bisnis Saham? - Part I. Di part I saya sudah menjelaskan sedikit banyak mengenai seluk beluk trading saham. Yang jadi persoalan selanjutnya, kalau saya ingin untung besar dari trading saham, apa yang harus saya lakukan? Apakah ikut seminar? Ikut rekomendasi orang mentah2? Jawabannya tidak.

Jika anda ingin untung dari saham, semua butuh pembelajaran, proses, dan anda harus mengalami yang namanya cut loss berulang-ulang. Jadi, bagi para pemula, mulailah dengan belajar analisis, mempelajari pergerakan pasar, bukan berangan-angan mendapatkan return puluhan kali lipat dalam jangka waktu pendek. 

Banyak cara untuk belajar analisis saham, untuk mendapatkan return, mempelajari pola2 saham yang harga sahamnya akan naik. Banyak buku yang membahas tentang analisis. Jika Anda meman benar2 tertarik untuk mempelajari analisis saham, saya menyediakan ebook untuk belajar. Silahkan klik: BUKU PASAR MODAL

Hilangkan ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap saham, karena berbisnis saham itu tidak mudah. Potensi loss nya besar sekali. Ingat pergerakan harga saham di pasar modal itu sangat fluktuatif. Jangan sampai Anda tergiur promosi2 yang mengatakan bahwa bisnis saham itu mudah. Itu salah besar !

Saya pribadi adalah trader, dan mengedukasi pasar modal. Tapi dibalik semua itu, saya tidak pernah memberikan iming2 dan janji manis kepada para pemula, bahwa mendapatkan return berlipat-lipat dari saham dalam waktu singkat itu mudah. Bukannya tidak bisa, bukannya tidak mungkin kaya dari saham... Kalau tidak mungkin dapat untung dari saham, tentu sekarang nggak ada orang yang masuk pasar modal.

Bisa saja Anda dapat untung besar dari saham, tapi harus melalui proses belajar yang cukup lama. Lo Kheng Hong bisa menjadi investor kaya karena beliau setiap hari membaca 6 koran investasi dan memetakan analisis fundamental, merencanakan saham apa yang hendak dibeli. Bayangkan saja, 6 koran investasi. Saya rasa anda dan saya nggak akan sampai membaca 6 koran investasi setiap hari. 

Jika Anda ingin kaya, maka Anda harus bekerja, jika ingin mendapat peringkat di kelas, Anda harus belajar. Tidak ada yang duduk manis, bekerja sedikit langsung jadi kaya, belajar asal2-an bisa dapat peringkat. Berbisnis saham prinsipnya sama. Mau kaya dari saham?rajinlah menganalisis dan itu butuh proses dan waktu .........

2 komentar:

  1. Pak mau tanya. Setiap artikel dan juga para broker mengatakan bhwa apabila kita sudah mendapatkan keuntungan dari harga saham sebelumnya, maka kita harus jual. Pertanyaannya: apakah harus jual seluruh apa jual sebagian atau jual persentase keuntungannya saja??
    Contoh: saya beli saham ABCD dg harga rp. 1000, setelah 2 atau 3 minggu berikutnya harga naik menjadi rp.1500.
    Apakah menurut bpk baiknya saya jual seluruh saham yg saya beli? Jual sebagian?? Atau jual keuntungannya saja??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muara Lintang,

      Semua tergantung trading plan anda, jadi hanya anda yang bisa menjawabnya.

      Saya pribadi, Sejauh ini saya jarang memakai teknik jual sebagian. Saya lebih cenderung menjual saham langsung jika memang harga saham sudah naik. Menurut pandangan saya, jika seumpama saya sudah menetapkan take profit di 1500 dan harga saham sudah naik ke 1.500, maka untuk apa saya harus menjual sebagian

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.