Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Bisakah Saya Untung Besar dari Bisnis Saham? - Part I

Banyak pertanyaan muncul dari rekan2, khususnya pemula yang berencana untuk membuka akun saham, banyak sekali beberapa hari terkahir ini yang bertanya kepada saya, simpel sebenarnya pertanyaannya:

"Pak apakah bisa kaya dari saham dalam waktu beberapa bulan? 
"Pak, kalau saya beli saham, bisa nggak nanti untungnya sampai 100% lebih dalam 3 bulan?"

Jawabannya: Susah sekali, apalagi untuk pemula. Pemula, Anda bahkan sangat tidak mungkin untuk mendapatkan return berlipat-lipat hanya dalam jangka waktu pendek. Kemudian, para pemula dan trader bertanya kembali:

"Jelas saja, gimana mau dapat return besar kalau modalnya nggak gede?" Saya jawab kembali: "Anda yakin dengan memasukkan modal besar Anda bisa untung puluhan kali lipat dalam 3 Bulan? Gimana kalau ternyata Anda malah rugi puluhan kali lipat? Banyak lho trader yang setelah rugi, suntik dana lebih besar dan hasilnya? Ruginya malah lebih besar lagi. Akhirnya, mereka menyalahkan pasar, menganggap saham itu permainan judi dan sebagainya...

Bisnis saham tidak serta merta bicara tentang MODAL, tapi juga masalah JAM TERBANG, masalah PENGETAHUAN dan KETAJAMAN ANALISIS Anda. Anda mungkin sering melihat buku-buku yang dijual atau judul-judul seminar saham yang menggunakan kata2: "cepat kaya dari saham", "dapatkan return 100% lebih dalam sebulan", "menjadi miliader dari saham". Kenyataannya, praktik yang terjadi tidak semudah itu. Judul2 seperti itu sah2 saja, bisa saja kaya dari saham, tapi ada kata yang terlewat. Kata yang terlewat itu adalah PROSES.

Jika Anda mendengar iming2 seperti itu, Anda pasti berpikir bahwa saham tidak sesulit yang dibayangkan. Akan tetapi, saya sudah berbisnis saham (pakai alat analisis) dan kenyataannya nggak segampang itu alias sulit sekali. 

Saya ingat, waku awal berbisnis saham, saya trading saham dan langsung dapat untung 2 kali. Tapi setelah itu, pelahan saya menelan kerugian2. Saya melakukan banyak cut loss pada beberapa saham yang menurut analisis saya, saya anggap saham ini akan turun terus. 

Saya baru bisa dapat capital gain perlahan, setelah mempelajari alat analisis yang saya anggap nyaman untuk saya, dan yang saya anggap berpotensi bisa memberikan keuntungan. Itupun terkadang masih melakukan cut loss. Saya pun juga masih butuh belajar, saya rasa semua trader, investor dan pencinta pasar modal pun juga masih butuh belajar. 

Sehingga kalau ada orang yang berani mengatakan pasar mudah ditebak, maka saya selalu memberikan tantangan kepada mereka untuk memberikan seminar, karena kalau pasar mudah ditebak, pasti orang2 yang mengatakan itu sudah jadi jutawan. Orang2 pun pasti akan rela membayar mahal untuk seminar itu. Tapi kenyataannya sama sekali lain. Itulah kenapa saya bilang, realitanya tidak semudah itu.

Senior2 saya yang sudah bisnis saham jauh sebelum saya mengenal pasar modal, prediksinya masih bisa meleset. Senior2 saya juga masih bisa loss. Mereka ternyata masih membutuhkan cut loss. Beberapa bulan lalu saya mengikuti acara halal bihalal pelaku pasar modal, waktu itu pasar sedang jelek2nya dilanda berita2 dan sentimen negatif. Saya sharing2 sama para broker, prediksi mereka tentang harga saham ternyata juga bisa salah. Orang2 yang sudah mengenal istilah goldencross, deathcross, Moving Average bukan jaminan mereka akan dapat return berlipat dalam waktu cepat. 

Terus, supaya saya bisa untung besar, apa yang harus saya lakukan bung Heze? Silahkan baca lanjutan pos ini: Bisakah Saya Untung Besar dari Bisnis Saham? - Part II.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.