Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Mengapa Perlu Investasi Saham?

Seiring kebutuhan hidup yang terus meningkat, masyarakat Indonesia harus pintar2 untuk mengatur kondisi keuangannya. Mengatur kondisi keuangan misalnya: Anda harus berhemat, Anda harus pintar2 menyisihkan uang untuk ditabung, Anda harus menyisihkan sisa penghasilan Anda untuk kebutuhan2 yang tidak terduga. Artinya, pendapatan yang Anda peroleh harus bisa Anda sisihkan untuk Anda tabung. Namun, apakah penghasilan Anda hanya untuk ditabung saja? Atau kalau misalnya Anda memiliki uang berlebih, apakah kelebihan uang Anda cuma Anda simpan begitu saja (ditabung)? 

Oke, sekarang coba Anda perhatikan rumus pendapatan secara matematis dibawah ini:

 Y= C + S +I

Keterangan:
Y = Yield (pendapatan)
C= Consuming (konsumsi)

S= Saving (tabungan)
I= Investing (Investasi)

Kalau Anda perhatikan, urutan rumus diatas dimulai dari konsumsi, baru tabungan, kemudian yang terakhir adalah investasi. Mengapa diberikan urutan seperti itu? Apa maknanya?

Seseorang jika mendapatkan gaji / penghasilan apapun dari pekerjaannya, maka uang (pendapatan) tersebut pertama-tama akan digunakan terlebih dahulu untuk kebutuhan konsumsi, seperti memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tentu saja konsumsi ditulis diurutan paling awal karena kebutuhan konsumsi seseorang pasti menjadi kebutuhan utama. Setelah uang digunakan untuk tujuan konsumsi, jika terdapat sisa uang, uang tersebut akan ditabung (saving). Tabungan diperlukan untuk banyak hal, misalnya untuk kebutuhan darurat, atau planning yang Anda miliki di masa depan. Setelah uang yang Anda miliki dimasukkan kedalam tabungan, selanjutnya uang "tersisa" bisa Anda gunakan untuk  investasi... 

Mengapa investasi perlu dan pada instrumen investasi apa yang sebaiknya saya masukkan? Tanya Anda

Instrumen investasi ada bermacam-macam, dan kalau Anda tanya instrumen investasi apa yang paling baik: Saya tidak bisa menyimpulkan mana yang lebih baik, karena itu semua tergantung pada passsion dan kebutuhan Anda masing2. Anda mau investasi riil seperti emas batangan: monggo. Anda mau investasi properti: silahkan. Namun, karena saya sendiri adalah pedagang saham (saham termasuk investasi tidak riil), maka pada pos ini saya akan lebih menekankan pada investasi saham. 

Mengapa Anda perlu investasi? 

Pertama, investasi saham dapat menghindari berkurangnya nilai uang akibat inflasi. Uang yang Anda simpan terus-menerus 'mengendap' di Bank, mungkin Anda hanya akan mendapat bunga. Akan tetapi, nilai uang Anda perlahan akan tergerus oleh inlasi.

Kedua, investasi saham meningkatkan level gaya hidup Anda, bukan sekedar untuk tujuan kemewahan. Investasi saat ini, terutamai investasi saham bisa dilakukan dengan modal kecil. Jadi, hilangkan anggapan Anda bahwa investasi saham atau trading saham harus dilakukan dengan modal puluhan juta. Investasi adalah gaya hidup yang dapat meminimalisir gaya hidup konsumerisme. Anda lihat Warren Buffet dan Lo Kheng Hong, investor kaya di Amerika dan Indonesia. Mereka adalah investor saham sukses namun gaya hidupnya tetap sederhana.  

Ketiga, investasi saham berpotensi untuk meningkatkan pelipatgandaan nilai aset. 

Mengapa dalam rumus pendapatan, investasi diletakkan di urutan paling akhir? Kalau dalam prinsip investasi saham, Anda selalu diingatkan: Investasi harus menggunakan dana menganggur (idle fund). Jadi, Anda sangat tidak disarankan menggunakan dana2 yang harusnya Anda pakai untuk kebutuhan konsumtif, atau tabungan yang Anda pakai unuk menyekolahkan anak di kemudian hari. Karena hal tersebut akan sangat mempengaruhi psikologis Anda. 

Investasi saham adalah jenis investasi tidak riil, dan investasi saham memberikan banyak sekali keuntungan, karena investasi saham adala jenis investasi yang sangat likuid. Bahkan lebih likuid dibandingkan banyak instrumen investasi lainnya. Coba Anda bandingkan dengan deposito, obligasi atau reksadana. Investasi dan trading saham memberikan  imbal hasil yang jauh lebih besar ketimbang instrumen2 investasi yang lain. Baca pos ini juga: Yuk Nabung SahamPada instrumen investasi saham, Anda bisa memperoleh keuntungan spektakuler, namun jangan lupa karena pergerakan harga yang sangat cepat, Anda juga bisa rugi besar kalau Anda tidak memiliki pengetahuan investasi saham. 

Jadi apakah saya harus investasi saham? Apakah investasi saham adalah jenis investasi terbaik?

Investasi saham memang memiliki banyak kelebihan dibandingkan kebayankan instrumen investasi yang lain. Akan tetapi, saya tidak bisa menyimpulkan apakah investasi saham terbaik atau bukan. Semua kembali ke pilihan Anda masing2. Bahkan, kalau Anda baca beberapa pos saya di website ini, seperti pos berikut: Bisakah Saya Untung Besar dari Bisnis Saham? Baca juga pos: Pak, Saya Ingin Trading di Pasar Saham. Baca juga: Kesalahan: Motif Utama Trading/ Investasi untuk Uang. Saya malahan menyarankan Anda untuk tidak terjun ke dunia saham kalau Anda tidak memahami dan tidak mau tahu-menahu tentang risiko investasi dan trading saham yang dihadapi. Anda tidak saya sarankan untuk investasi di saham kalau Anda cuma ingin dapat untung 30% sebulan tanpa usaha. Itu membuktikan bahwa Anda hanya ingin hasil instan. Dan ternyata kalau ekspektasi yang Anda harapkan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, Anda yang akan menelan kerugian besar.  

Tetapi, kalau Anda memang benar2 berniat terjun ke dunia pasar modal, dan Anda sudah memahami risikonya, termasuk usaha2 yang harus Anda lakukan, tetapi Anda tidak tahu harus mulai dari mana, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka rekening efek terlebih.. Silahkan baca pos: Cara Membeli Saham Go Public (Tbk). Baca juga: Cara dan Teknis Membuka Rekening Saham. (Postingan belum terbit.. coming soon)

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.