Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Saham-saham Bagus yang Masih Sangat Murah

El Heze

Sepanjang 2025, ada saham-saham yang mengalami kenaikan tinggi. Salah satunya yang booming di 2025 adalah saham-saham emiten emas (ARCI, HRTA, ANTM dan kawan-kawannya). Selain itu beberapa saham blue chip seperti ASII, TLKM, UNTR juga mengalami kenaikan signifikan, setelah 2 tahun sebelumnya downtrend. Di tahun ini, bisa saja saham-saham tersebut masih naik lagi. 


Saham-saham di pakan ternak seperti JPFA, komoditas seperti timah (TINS) juga mengalami kenaikan tinggi. Namun dengan kenaikan saham-saham tersebut yang sudah cukup banyak, saham-saham tersebut lebih cocok untuk swing trading. 

Jika anda ingin menyimpan saham-saham bagus yang masih murah, ada baiknya anda mencari saham-saham dengan fundamental bagus, tetapi masih belum manggung. 

Secara year to date (YTD), ada beberapa saham blue chip (LQ45), market leader, fundamental bagus tetapi harga sahamnya masih turun dalam. Kalau anda ingin tau saham-saham aja saja itu, anda bisa melihat tabel berikut ini: 

Saham bagus & murah

Masih ada beberapa hidden gem saham-saham dengan kinerja fundamental bagus, GCG solid, tetapi harganya turun banyak sepanjang tahun. Yap, inilah saham-saham yang bisa anda pertimbangkan untuk bisa masuk, mumpung harga saham dan valuasinya lagi murah-murahnya. 

Anda mungkin punya daftar saham-saham yang lain. Tetapi saham-saham ini yang masuk dalam daftar saya, karena saham-saham ini adalah market leader di sektornya, dan punya historis kenaikan harga saham yang lebih bagus ketika harganya sudah turun tajam.

Valuasi (PBV) saham-saham tersebut juga berada pada level yang murah, mayoritas adalah PBV terendah selama 5 tahun, dan mayoritas PBVnya juga mendekati level pandemi.  

Pilihan utama saya pribadi adalah ICBP dan BBCA. ICBP produknya bisa kita temukan dimana-mana, mayoritas orang konsumsi produk Indomie, dan biasanya ICBP ini berada di range 9.500-10.000. 

ICBP banyak dijual karena November lalu keluar dari Indeks MSCI. Namun, penurunan tajam ini bukan karena ada masalah fundamental, sehingga saya percaya cepat atau lama ICBP ini akan balik naik. 

Dengan valuasi terendah 10 tahun, dan harga yang "tidak masuk akal", ICBP ini bisa dibilang sangat murah. Kalaupun turun, mentok penurunan ICBP di kisaran 7.300-7.500. 

ICBP, INDF bukanlah saham siklikal, sehingga dengan penurunan harga yang sangat tajam seperti sekarang, potensi upside nya sangat bagus, dibandingkan saham-saham siklikal seperti komoditas yang harus ada sentimen positif yang sangat kuat untuk bisa naik. 

BBCA adalah pilihan utama selanjutnya, karena dari semua saham blue chip perbankan, hanya BBCA yang kinerjanya paling solid. Dengan harga saham sekarang di kisaran 8.100 sudah cukup murah. Trennya juga masih laggard, sehingga curi startnya bisa dimulai dari sekarang.

Untuk saham-saham di sektor properti (PWON, CTRA), walaupun sudah murah tetapi memang kekurangannya sektor properti masih cenderung lesu. Kita tidak tahu apakah tahun ini titik balik properti, karena belum ada sentimen positif. 

Namun dengan harga saham properti dan PBV yang murah, saham-saham properti ini akan dengan mudah naik apabila sektor properti mulai pulih. Jadi, curi startnya harus dari sekarang.

ITMG valuasinya juga sangat murah, dan harga sudah dibawah 22.000, sehingga potensi upside cukup besar. Target ITMG terdekat menutup gap di 22.750-23.075, dan potensi upside 24.500-25.000. 

Itulah pilihan saham-saham bagus yang masih sangat murah.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.