Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Cara Setting investing grafik saham

El Heze

Tool gratis untuk melakukan analisis grafik / analisa teknikal, salah satunya bisa anda manfaatkan melalui fasilitas website Investing.com. Investing memiliki tool analisis teknikal yang cukup lengkap, di mana anda bisa melihat semua chart harga saham. 



Anda bisa setting indikator cukup lengkap seperti RSI, MA, Stochastic, MACD, Volume dan lain-lain. Anda juga bisa melihat grafik saham-saham lain di luar negeri. Anda bisa akses menu-menu Investing Chart secarea free. 

Tetapi buat yang baru pertama kali menggunakan Investing Chart, anda mungkin masih bingung dengan tampilan dan menu-menu yang ada di Investing. Oleh karena itu, di pos ini kita akan bahas cara setting investing grafik saham

1. Buka situs Investing.com 

2. (Opsi) Anda bisa pilih Sign Up Free

Investing Sign Up

Anda bisa pilih Continue With Facebook atau Sign up with Email. Lalu isikan data-data yang diminta. Proses sign up-nya seperti proses sign up pada umumnya: 


Tujuan sign up free supaya anda bisa menyimpan (save) grafik saham Investing yang sudah anda setting. Kalau anda tidak sign up, ketika besoknya anda buka Investing Chart, maka anda harus setting dari awal lagi. Tapi kalau anda sudah sign up, anda bisa simpan settingan chart, sehingga settingan chart anda tidak hilang.   

Sign up ini tidak wajib. Walaupun anda tidak sign up, anda tetap bisa menggunakan Investing Chart. Hanya bedanya itu tadi, kalau anda sudah sign up, anda bisa save setting grafik yang anda lakukan. 

3. Pilih menu Charts --> Stock Charts


Lalu muncullah tampilan awal Investing Chart seperti berikut ini: 

Investing Chart

Ada beberapa menu penting di Investing Chart yang perlu anda pahami, karena hal ini berkaitan dengan setting Investing dan untuk membaca chart, anda perlu memahami menu-menu tersebut. 

Perhatikan nomor 1. Itu adalah kode saham. Anda bisa ganti dengan kode saham Indonesia jika ingin melihat chart pada saham2 Indonesia. Katakanlah anda ingin melihat saham BCA, maka ketikkan BBCA dan pilih yang Stock-Jakarta. Seperti ini contoh tampilannya: 

Klik gambar untuk memperbesar

Perhatikan nomor 2. Itu adalah time frame grafik. 5 menunjukkan 5 menit. 15 adalah 15 menit. 1D = 1 hari. 1M = 1 bulan (month) dan seterusnya. Buat analisa grafik, anda bisa pertimbangkan untuk pilih 1D. Jadi candlestick yang tampil adalah candlestick penuh dalam 1 hari. 

Perhatikan nomor 3. Itu adalah tampilan untuk mengubah bentuk grafik garis menjadi grafik candlestick. Kalau anda lihat tampilan chart diatas, maka tampilannya masih dalam bentuk grafik garis. 

Ketika anda klik nomor 3 tersebut, maka tampilannya akan berubah menjadi grafik candlestick. Chart candlestick merupakan chart yang paling sering digunakan dalam analisis teknikal. Sebaiknya anda gunakan grafik candlestick. 

Ketika anda ubah menjadi tampilan grafik candlestick, tampilannya akan menjadi seperti berikut: 
Grafik saham

Anda bisa pelajari cara-cara menganalisis, membaca chart dan memilih analisis teknikal kombinasi untuk memilih saham bagus disini: Buku Saham Full Praktik Trading.

Perhatikan nomor 4. Itu adalah tampilan grafik saham. Kalau anda melakukan analisis teknikal, anda perlu melihat pergerakan, pola2, support resisten pada grafiknya tersebut. Jadi anda perlu mengubah pola chartnya menjadi candlestick, agar lebih mudah dianalisa.  

Perhatikan nomor 5. Itu adalah menu indikator. Jadi buat teman2 yang mencari indikator seperti RSI, Moving Average, MACD dan lain2, anda bisa mencari-nya pada menu indikator tersebut. Tampilannya seperti berikut: 

Indikator Investing Chart

Indikator di Investing cukup lengkap. Bisa anda gunakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Anda juga bisa ketikkan indikator yang masuk anda setting pada menu search (perhatikan tanda lingkaran hijau). Supaya anda tidak perlu scroll indikator satu per satu. 

Perhatikan nomor 6. Itu adalah garis tren (trendline) yang anda gambar secara manual, untuk melihat lebih jelas garis support resisten dan tren suatu saham. 

Anda bisa pelajari cara-cara menentukan support resisten saham dengan cara simpel disini: Cara Menentukan Support Resistance yang Benar dan Cara Khusus Menentukan Support dan Resisten Saham. 

Perhatikan nomor 7 dan 8. Ketika anda sudah sign up dan login, maka anda bisa menyimpan settingan chart yang sudah anda lakukan melalui poin pada gambar nomor 7. Sedangkan nomor 8 adalah untuk membuka kembali chart yang sudah anda save.  

Berikut adalah contoh tampilan grafik Investing yang sudah di-setting sesuai dengan langkah-langkah diatas, di mana kita sudah ganti dengan grafik candlestick, menggunakan time frame daily dan menampilkan beberapa indikator: 

Grafik Investing

Itulah cara setting Investing grafik saham.   

KELEMAHAN INVESTING CHART

Investing chart juga ada kelemahannya, yaitu tidak bisa melihat bid offer saham. Investing hanya melihat grafik saham real time selama jam market, namun anda tidak bisa melihat antrian-antrian harga saham selama jam trading. 

Karena antrian bid offer, running trade bisa anda lihat anda langsung melalui software saham yang disediakan oleh masing-masing sekuritas. 

Buat anda yang ingin belajar analisis grafik tetapi anda belum membuka akun saham di sekuritas, anda bisa pertimbangkan untuk mulai belajar analisa chart melalui fitur-fitur yang ada di Investing chart tersebut.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.