Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Grafik Saham Menitan untuk Trading

Dalam analisa grafik, kita mengenal adanya time frame (TF) analisa. Yup, time frame dalam analisa grafik mencakup TF menitan, daily, weekly, monthly. Mengenai perbedaan2nya, sudah pernah saya bahas disini: Grafik (Chart) Saham: Minute, Daily, Weekly, Monthly, Yearly.  Terkait TF trading, saya pribadi sering mendapat pertanyaan tentang time frame menitan: 

Pak Heze apakah kita bisa pakai time frame menitan di saham buat scalping? 
Apakah saham BBRI time frame menitannya sudah bagus untuk trading pendek?

Dan masih banyak pertanyaan lain dari para trader tentang 'efektifitas analisa grafik time frame menitan untuk trading saham'. 

Maka dari itu, di pos ini saya akan jawab berdasarkan pengalaman pribadi saya. Time frame menitan sebenarnya sangat banyak dan populer digunakan dalam trading forex. Hal ini karena pergerakan harga forex itu sangat cepat, sehingga banyak sekali trader forex yang menerapkan strategi scalping trading. 

Nah, karena pergerakan menitan forex sangat cepat, maka itulah alasan mengapa analisa time frame menitan (minute) cukup populer dan sering digunakan oleh scalper.

Sedangkan untuk pasar saham sendiri, jujur saja, analisa menggunakan grafik saham menitan agak sulit untuk diterapkan, khususnya buat anda yang mau trading cepat saham. Hal ini karena fluktuatif harga saham jauh lebih rendah dibandingkan forex. 

Kalau tujuan anda adalah untuk SCALPING atau TRADING HARIAN SAHAM, dan anda mencari saham2 yang fluktuatifnya tidak terlalu tinggi seperti saham blue chip dan LQ45, ditambah lagi, anda pakai analisa grafik menitan, maka anda bakal bingung sendiri menentukan titik entry belinya ada di mana.

Selain itu, karena saham2 yang fluktuatifnya stabil umumnya harga sahamnya nggak akan bergerak liar dalam hitungan menit, maka anda akan dibuat bingung setelah analisa grafik menitan, karena setelah anda tunggu selama bermenit-menit saham nggak kunjung naik, cuma diam di tempat saja. 

Fluktuatif di pasar saham yang jauh lebih rendah dibandingkan pasar forex menyebabkan analisa grafik menitan jadi kurang akurat untuk melihat titik2 support resisten dalam jangka menitan. 

Sebagai contoh, perhatikan perbandingan chart saham BBRI dalam time frame daily dan time frame 10 menitan:


Grafik daily BBRI

Grafik menitan BBRI
Sekarang anda bisa bandingkan dua chart BBRI diatas. Yang diatas chart daily, yang dibawah chart menitan. Mana yang lebih gampang untuk anda analisa support-resistennya? 

"Jelas lebih gampang yang chart daily donk Pak Heze?" Jawab anda 

Saya juga sependapat. Sedangkan kalau anda menganalisa chart menitan (saya ambil contoh 10 menitan) diatas, bisa anda perhatikan candlestick BBRI hanya bergerak datar, nyaris nggak ada tanda2 fluktuatifnya, sehingga support resisten menitan yang merupakan cerminan psikologis pelaku pasar, tidak bisa bisa terbaca dengan baik dan akurat. 


Kesimpulannya, chart menitan untuk analisa di saham (terutama buat trading cepat atau harian) kurang cocok, karena dua hal: Fluktuatif saham secara menitan tidak terlalu tampak. Hal ini berbeda dengan pasar forex yang pergerakannya bisa bergerak cepat dalam hitungan menit. 

Kedua, jika anda cuma melihat chart menitan untuk trading cepat, anda akan "mati langkah", karena harga saham nggak kunjung bergerak, cuma naik turun 1-2 fraksi saja. 

Chart menitan masih bisa dianalisa pada saham2 yang fluktuatifnya sangat tinggi, yaitu saham2 gorengan yang bisa naik dan turun 20% dalam waktu singkat. 

Tetapi berdasarkan pengalaman trading saya, tetap saja menggunakan chart menitan untuk trading cepat, kurang enak untuk pasar saham, karena volatilitas harga saham tidak secepat forex. 

Sebagai informasi, menurut Bank for National Settlement (BIS), volume transaksi rata-rata per hari di pasar forex adalah US$ 5,1 triliun. Sedangkan di New York Stock Exchange (NYSE) yang merupakan Bursa saham terbesar di dunia, transaksi hariannya "hanya" US$ 22,4 miliar. 


Jadi bisa anda bayangkan jika likuiditas pasar forex dibandingkan pasar saham Indonesia saja, maka perbandingan likuditasnya sangat sangat jauh. 

Buat anda yang ingin trading cepat di saham, jangan pernah melupakan analisa time frame daily. It's okelah kalau anda mau tambahkan analisa time frame menitan, tapi jangan mengabaikan analisa daily. 

Analisa chart daily tetap merupakan analisa utama, karena pada time frame daily, anda bisa menentukan titik-titik harga yang lebih akurat, pola2 yang terbentuk untuk dijadikan dasar trading, termasuk trading harian. 

Strategi intraday trading saham harian, analisa tape reading dan praktik2nya bisa anda dapatkan disini (357 halaman): Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Apa yang saya tulis di pos ini adalah pengalaman dan riset saya bertahun-tahun menggunakan perbandingan grafik daily dan menitan (terutama grafik 5 menit, 15 menit, 30 menit dan 60 menit) untuk trading saham jangka pendek. 

Pandangan setiap trader saham bisa jadi berbeda-beda. Jika anda memiliki analisa, pandangan dan pengalaman lain mengenai penggunaan chart menitan di saham, itu sah-sah saja. 

Buat anda yang masih pemula, atau baru trading 1-3 tahun, saran saya, anda harus tetap konsisten dulu untuk menganalisa chart daily.



0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.