Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Grafik (Chart) Saham: Minute, Daily, Weekly, Monthly, Yearly

Grafik saham yang biasa anda gunakan untuk analisa teknikal sebenarnya terdiri dari berbagai macam time frame atau jangka waktu. Ada grafik yang bisa anda tampilkan untuk menitan (minute), harian (daily), mingguan (weekly), bulanan (monthly) dan tahunan (yearly). 

Untuk grafik menitan bisa dibagi lagi menjadi grafik 1 menitan, grafik 5 menitan, grafik 30 menitan, dan lain2.  

Saya yakin anda pasti sering mendengar istilah2 ini ketika anda ingin melakukan analisa suatu saham menggunakan chartdi software anda. Nah kalau di forex biasanya banyak scalper yang mencoba menggunakan grafik menitan untuk mengambil keuntungan dalam waktu sesingkat mungkin. 

Apa perbedaannya? Sesuai definisinya berarti grafik menitan adalah grafik yang ditampilkan dalam range menit. Misalnya anda mau menampilkan grafik 5 menitan. Berarti satu candlestick yang tampil adalah candlestick yang mencakup OHLC untuk 5 menit perdagangan. 

Sedangkan kalau anda menampilkan grafik harian, berarti satu candlestick yang tampil terdiri dari OHLC untuk satu hari perdagangan bursa. Kalau anda menampilkan grafik weekly, berarti satu candle yang tampil terdiri dari OHLC untuk perdagangan saham selama 1 minggu. Interpretasi yang sama juga berlaku untuk candle bulanan maupun tahunan. 

Tampilan candlestick daily 

Tampilan candlestick menitan (every 5 minute)

Pertanyaan selanjutnya: Mana yang lebih baik digunakan untuk analisis? Apakah harus candle harian? Atau candle menitan? Atau weekly? 

Trader seringkali bertanya tentang time frame candle / chart ini karena trader ingin menemukan analisa grafik yang cocok untuk dirinya. 

Perlu anda ketahui, tampilan chart saham secara umum (default) di sekuritas manapun adalah: Chart daily / harian. Saya pribadi juga selalu menggunakan chart daily sebagai dasar analisa saham dan trading saya secara rutin. 

Apakah Bung Heze nggak pernah pakai chart menitan atau weekly? Tanya anda penasaran.

Selain chart daily, saya terkadang menggunakan chart weekly untuk melihat tren saham mingguan karena hal ini juga penting untuk melihat kecenderungan harga dalam jangka menengah. Tetapi analisa mayoritas saya tetaplah pakai chart daily. 

Anda yang mau melakukan analisa teknikal, saya menyarankan pada anda untuk menggunakan chart daily. Kenapa? Karena chart daily terbentuk dari perdagangan sehari penuh, sehingga candlestick yang terbentuk pada chart mewakili perdagangan dalam satu hari trading. 

Sinyal2 dari candlestick, termasuk pola2 candlestick akan mewakili untuk analisa trading yang anda lakukan. Baca juga: Belajar Analisa Teknikal dan Candlestick. 

Sedangkan candlestick mingguan atau bulanan menurut saya terlalu panjang rangenya kalau anda gunakan untuk analisa saham hari ini. 

"Oke terus Pak Heze gimana dengan chart menitan? Bukankah kalau mau trading cepat kita harusnya pakai chart menitan supaya sinyalnya lebih jelas?"  

Saya pribadi tidak menggunakan chart menitan karena menurut pandangan saya, candlestick yang tampil pada chart menitan belumlah cukup untuk menganalisa candlestick dan tren suatu saham. Hal ini karena harga saham bergerak dari pukul 09.00 - 16.00, sehingga kalau anda hanya menampilkan candle menitan, pola candle dan analisa support-resisten kurang mewakili dalam analisa. 

Jadi meskipun anda ingin melakukan trading harian misalnya, anda tetap disarankan untuk menganalisa chart daily-nya. Boleh-boleh saja anda pakai chart menitan, tetapi jangan pernah abaikan chart daily dalam analisa saham. Baca juga: Belajar Analisa Teknikal Saham Pemula - Expert. 

Namun mungkin hal ini sedikit berbeda dengan trading forex. Trader forex sering menggunakan chart menitan karena pergerakan harga forex berubah dengan sangat cepat per detik, per menit sehingga interpretasinya sedikit berbeda dengan trading saham.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.