Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Profit Trading Saham Tanpa Rugi

Mendapat profit dari trading saham tanpa rugi dan risiko adalah salah satu promosi2 yang mungkin anda sering temui di grup-grup saham, rekomendasi berbayar atau mungkin anda pernah mendapatkan tawaran secara langsung. 

Karena banyaknya sharing yang seolah mengatakan trading saham itu nyaris tidak ada risikonya dan bisa untung terus, then banyak para pemula yang bertanya ke saya: 

"Bung Heze Grup saham A banyak rekomendasi saham2 yang bisa naik banyak dalam sehari. Apakah saya perlu ikut rekomendasi berbayar tersebut?" 

"Saya dapat tawaran untuk ikut program seminar saham, yang diajarkan cara dapat profit besar setiap bulan, dan risiko kecil. Apakah sebaiknya saya mengikuti seminar tersebut?" 

Penulis sendiri juga sering mendapat tawaran2 untuk mengikuti rekomendasi2 berbayar, atau sistem2 trading apapun itu yang intinya bisa menghasilkan profit yang besar. Karena saya sudah mengalami sendiri jatuh-bangun di pasar saham, menata manajemen modal, menata psikologis trading dan terus belajar menganalisa saham, maka saya selalu menyimpulkan bahwa trading saham tanpa rugi sama sekali itu tidak mungkin. 

Yang mungkin adalah: Semakin pengalaman anda, rugi anda semakin kecil, dan untung / profit anda akan semakin konsisten. Tetapi bagaimana dengan pemula yang baru belajar saham 1-2 bulan misalnya? 

Mungkinkah pemula bisa untung terus tanpa pernah mengalami rugi? Well it's impossible. Sebelum anda berpikir untuk segera mendapatkan profit dari saham tanpa rugi, tanpa banyak belajar menganalisis, saya ingin memaparkan beberapa hal tentang dunia saham:

1. Saham cukup berisiko 

Trading saham akan menjadi instrumen yang sangat berisiko jika anda tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang bagaimana cara menjalankan trading yang benar. Kalau anda nggak tahu cara menganalisa saham, tidak tahu bagaimana harus bertindak saat harga saham anda turun, maka jangan berharap anda mendapat profit tanpa rugi. 

Perlu anda ketahui, penyebab utama kerugian besar trader adalah karena ketidaktahuan trader terhadap analisa saham. Karena kurangnya praktik, jam terbang, analisis yang benar, trader akhirnya membeli saham yang salah. 

Sayangnya, banyak pemula yang mudah tergiur dengan sistem2, rekomendasi2 berbayar yang hanya memaparkan saham2 yang bisa mencetak profit besar tanpa memberikan pemahaman tentang risiko2 di dunia trading saham. Pemula yang sudah terlanjur tergiur, akan sangat berisiko untuk membeli saham yang salah. 

Artinya, sebelum anda memasang slogan 'profit trading saham tanpa rugi', ada baiknya anda harus memahami dan banyak praktik trading saham. Anda juga harus paham bagaimana cara mengelola psikologis trading yang baik. 

Sama seperti saat anda berkendara di jalan raya. Risiko kecelakaan dalam berkendara akan jauh lebih besar apabila anda tidak mengerti bagaimana cara mengendarai mobil. Anda tidak tahu bagaimana cara menggunakan gigi, rem dengan benar, tidak paham rambu2 lalu lintas. Tapi kalau anda sudah benar2 mahir dalam berkendara di jalan raya, risiko kecelakaan akan sangat kecil. 

Agar anda bisa memahami risiko, bisa mematok target trading saham yang realistis, meminimalkan risiko dan mengerti analisa2 saham yang benar, anda bisa mendapatkan materi trading saham disini: Buku Saham.

2. Prediksi anda bisa meleset 

Suka tidak suka, prediksi anda terhadap suatu saham bisa meleset. Karena yang namanya pasar saham akan selalu bergerak fluktuatif, sehingga saham anda mungkin langsung turun setelah anda beli. 

Sebagai contoh, di web Saham Gain ini saya sering memberikan watchlist saham pada anda. Memang banyak saham2 watchlist kita yang naik, ada yang naik cepat, ada yang naik dalam satu bulan (swing trading). 

Tapi memang ada beberapa saham yang meleset dari target kita. Pada saat kita prediksi saham UNVR contohnya. Anda bisa lihat disini: Rekomendasi Saham. UNVR saat itu berada di kisaran harga 44.300. Namun UNVR kemudian justru turun beberapa hari hingga ke 42.700. 

Namun tidak lama kemudian, UNVR berhasil rebound sampai 45.000 dalam satu minggu. Apa artinya? Artinya prediksi kita terhadap analisis bisa meleset. Namun selama kita melakukan analisa dengan benar, beli saham yang benar, kita hanya perlu tunggu waktu yang pas, dan itupun juga tidak butuh waktu lama. 

Hal ini yang seringkali tidak disadari oleh para trader yang terlanjur termakan oleh 'janji-janji surga', bahwa kalau beli saham, saham yang dibeli pasti langsung naik. Untung ratusan persen. Bla bla bla.. 

Ya padahal kenyataannya tidaklah demikian. Let's be realistic. Tidak mungkin saham yang anda beli selalu langsung naik puluhan persen. Ingat, pasar saham itu digerakkan oleh banyak orang yang punya kepentingan. Jadi tidak mungkin semua 100% bisa sesuai keinginan anda. 

Ada saat di mana anda harus menunggu sebentar, baru kemudian saham anda naik sesuai harapan anda. Saya sering mengalami hal ini. 

Nah trader yang sudah terlanjur percaya dengan iklan2 "saham dibeli pasti naik", kemudian saat trader beli saham dan langsung turun, kemungkinan besar trader akan langsung bingung, panik, stres dan akhirnya cut loss. 

Padahal trader hanya perlu menunggu beberapa hari doank, dan saham akan rebound. Akhirnya trader yang harusnya sudah bisa profit, justru jadi rugi. Seorang trader yang tidak mau mengasah psikologisnya dengan benar, trader akan tetap rugi terus, walaupun sebenarnya profit itu sudah ada di depan mata.  Baca juga: Membangun Psikologis Trading dan Right Investor Mindset. 

Jadi sekali lagi, anda bisa dapat profit dengan kerugian kecil, apabila anda mengerti apa yang harus anda lakukan saat saham anda turun, anda mengerti saham apa yang anda beli, dan anda mengerti saham apa yang sebaiknya tidak dibeli

3. Anda butuh waktu untuk menemukan apa yang cocok untuk anda 

Anda bisa profit besar dari trading asalkan anda menemukan "jati diri" main saham anda. Maksudnya adalah anda harus tahu strategi trading apa (analisa, time frame dan lain2) yang cocok untuk diri anda. 

Nah, selama proses menemukan "jati diri" main saham, sangat mungkin anda akan mengalami cut loss, prediksi salah, dan lain2. Tapi setelah anda menemukan cara analisa saham, bisa membangun psikologis yang benar, anda tidak akan sulit untuk mencetak profit di pasar saham.

Kembali lagi, itu artinya anda bisa profit tapi anda harus mau belajar, berkorban, dan siap memproteksi modal anda. Tidak ada profit saham tanpa rugi yang bisa didapatkan dalam satu malam.

Jadi kalau anda sekarang sedang berangan-angan mendapat profit dari saham tanpa rugi, bacalah dan resapi ketiga poin diatas. Bahwa loss dalam trading itu pasti tetap ada, tetapi yang paling penting dalam trading adalah: Anda bisa memasang target yang realistis, meminimalkan kerugian sekecil mungkin, sehingga anda tetap bisa memperoleh profit konsisten. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.