Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Strategi Trading Saham: Buy on Breakout

Buy on breakout (BOB) adalah strategi trading saham yang cukup bagus digunakan, terutama untuk anda yang mengincar trading dengan time frame satu mingguan alias swing trading). Secara sederhana, buy on breakout berarti anda membeli saham yang saham tersebut sudah breakout atau menjebol resisten-resisten tertentu. 

Ketika ada saham yang break dari resisten tertentu, misalnya saat itu harga saham seidways terus di harga 900-950. Namun, tiba2 saham tersebut mulai bergerak dengan volume besar, dan menjebol resisten 1.000 (anggaplah resisten 1.000) ini adalah resisten yang sangat sering tersentuh sebelumnya. Maka biasanya saham tersebut akan lanjut naik. 

BOB ini kebalikan dari buy on weakness (BOW), di mana BOW adalah membeli saham di harga support, sebelum breakout. Jadi BOW ini dapat saya katakan strategi "curi start" sedangkan BOB adalah strategi "konfirmasi".

Banyak trader yang bertanya dalam hal apa sebaiknya kita menggunakan BOB atau BOW? 

Perlu anda ketahui, BOW adalah strategi trading yang bagus diterapkan ketika market sedang bearish, karena saat market sedang bearish biasanya ada banyak saham yang sudah berada di harga bottom, sehingga anda bisa curi start dulu sebelum harganya keburu naik. 

Sedangkan BOB bagus digunakan jika pasar saham sedang berada dalam kondisi uptrend, karena pada saat pasar saham uptrend atau sedang dalam fase euforia, banyak saham yang sebelumnya sudah turun, kemudian breakout dari resisten-resisten tertentu. 

BOB sendiri adalah strategi trading yang bagus digunakan untuk anda yang cenderung trading dengan menunggu sinyal konfirmasi breakout sebuah saham. 

Sebagai contoh, penulis pernah mentradingkan saham PTBA untuk swing trading ketika PTBA koreksi ke harga 3.200-an setelah sebelumnya PTBA cukup kuat berada di resisten 3.480-3.500. Untuk lebih jelasnya perhatikan chart PTBA dibawah ini: 



Saat PTBA berada di kisaran 3.200-an (saat koreksi, perhatikan tanda lingkaran), penulis sendiri ragu apakah PTBA ini sudah layak dibeli atau turun lagi. Walaupun secara major trend, PTBA tampak naik. 

Maka dari itu, penulis prefer untuk menunggu PTBA tembus lagi dari resisten 3.480-3.500. Setelah PTBA konfirmasi tembus dari resisten tersebut, penulis baru berani masuk di PTBA. Dan anda lihat grafik PTBA setelahnya, PTBA terus lanjut uptrend. 

Itu adalah salah satu contoh analisis buy on breakout yang pernah saya praktikkan sendiri di saham PTBA. Seperti yang saya tuliskan bahwa BOB ini bagus untuk anda yang suka swing trading. 

Kemudian anda bertanya lagi: "Pak Heze, resisten-resisten tertentu seperti apa yang harus diperhatikan ketika kita ingin trading berdasarkan buy on breakout ini?"

Inti dari penerapan buy on breakout adalah dua: Kemampuan anda untuk membaca TREN dan support-resisten. 

Hal ini mungkin sedikit berbeda dengan buy on weakness atau scalping, di mana analisis tren tidaklah terlalu penting, karena yang anda cari adalah saham-saham diskon, dan kombinasi support-resisten. Baca juga: Cara Menemukan Saham Diskon dan Murah.   

Jika anda ingin tahu lebih dalam tentang praktik strategi membeli saham untuk swing trading, dan strategi buy on breakout anda bisa mendapatkan materi lengkapnya dari saya tentang cara melakukan screening saham yang tepat: Ebook Panduan Memilih Saham Bagus untuk Trading. Ada banyak praktik tentang strategi swing trading, buy on breakout dan membaca tren yang benar, sertan menghindari saham2 yang masih akan turun. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.