Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Contoh dan Cara Analisis Vertikal Laporan Keuangan

Di pos tentang analisis horizontal laporan keuangan, anda bisa baca lagi tulisan saya disini: Contoh dan Cara Analisis Horizontal Laporan Keuangan, kita sudah banyak membahas tentang cara analisis laporan keuangan dengan 

Selain analisis horizontal, kita juga bisa melakukan analisis vertikal laporan keuangan. Cara melakukan analisis vertikal laporan keuangan adalah membandingkan setiap komponen dengan total dalam laporan tunggal. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca disini: Pengertian dan Contoh Analisis Horizontal dan Vertikal Laporan Keuangan.

Sekarang kita akan langsung masuk contoh cara melakukan analisis vertikal laporan keuangan. Berikut adalah analisis vertikal laporan keuangan menggunakan data laporan keuangan perusahaan Unilever. 

Analisis Vertikal - Laporan Neraca

Dalam laporan neraca, tampak bahwa aset lancar perusahaan mengalami penurunan dari tahun 2015 (42,11%) ke tahun 2016 (39,34%) dibandingkan dengan total asetnya, sedangkan aset tetap mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.


Penurunan kontribusi aset lancar terhadap total aset disebabkan adanya penurunan  kas dan setara kas sebesar 40% dan penurunan piutang lain-lain sebesar 71% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Sedangkan pada akun kewajiban dan ekuitas, kontribusi total kewajiban lebih besar dibandingkan dengan tota ekuitas (perbandingan dengan total kewajiban dan ekuitas). Total kewajiban meningkat dari 69,31% menjadi 71,91%. Kenaikan kewajiban yang paling besar persentasenya ada di kenaikan kewajiban jangka panjang (dari 4,93% naik menjadi 6,95%). 

Kewajiban lancar hanya meningkat dari 64,38% menjadi 64,96%. Tetapi secara nominal, kontribusi kewajiban lancar perusahaan yang paling besar dibandingkan kewajiban jangka panjang.  

Sedangkan total ekuitas mengalami penurunan dari 30,69% menjadi 28,09% (perbandingan dengan total kewajiban dan ekuitas).  Penurunan ekuitas ini disebabkan karena penurunan saldo laba yang belum dicadangkan. Penurunan saldo laba belum dicadangkan ini bisa jadi dikarenakan UNVR membagikan dividen yang persentasenya 99% dari laba bersih, sehingga nilai saldo laba UNVR tidak banyak mengalami peningkatan. 

Penurunan tingkat ekuitas, kenaikan kewajiban dan kontribusi total kewajiban yang jauh diatas total ekuitasnya mengindikasikan bahwa UNVR banyak menggunakan utang untuk melakukan ekspansi usaha. Dengan kata lain, UNVR sedang gencar memperluas bisnisnya. 

Analisis Vertikal - Laporan Laba Rugi Komprehensif

Pada laporan laba rugi, laba kotor mengalami sedikit penurunan persentase walaupun secara nominal meningkat. Demikian juga dengan laba usaha. Total beban usaha mengalami sedikit kenaikan dari 29,33% menjadi 29,34% yang disebabkan adanya kenaikan beban umum dan administrasi.  

Secara nominal, laba rugi UNVR memang meningkat, tetapi secara persentase (perbandingan dengan penjualan bersih), laba bersih mengalami sedikit penurunan, dari 16,04% menjadi 15,96%. Hal ini bisa dikarenakan kenaikan Harga Pokok Penjualan dan Beban Umum dan Administrasi yang menekan persentase laba bersih terhadap penjualan. 

Dari persentase analisis vertikal di laporan laba rugi, kinerja UNVR masih dapat dikatakan sehat, karena penurunan tingkat laba kotor, laba usaha dan laba bersih (penurunan dalam persentase dibandingkan penjualan bersih), hanya turun sangat tipis, sedangkan secara nominal masih meningkat. 

Sehingga dapat dikatakan, ekspansi2 yang dilakukan UNVR menggunakan utang masih sejalan dengan kinerjanya. 

Itulah cara membaca analisa vertikal ini. Analisa vertikal akan membantu anda untuk membandingkan perubahan-perubahan (kenaikan dan penurunan) komponen setiap akun dalam laporan keuangan, sehingga anda bisa menilai kondisi kinerja keuangan, baik dari sisi tingkat kesehatan utang, laba, kecukupan ekuitas dan kemampuan aset lancar perusahaan. 

Sama seperti analisis horizontal, analisa vertikal "hanyalah" salah satu cara analisis laporan keuangan. Untuk melakukan analisa keuangan yang lebih mendalam, anda membutuhkan lebih banyak data pendukung seperti analisis rasio, prospek industri dan lain-lain.   

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.