Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

El Heze
Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya:

"Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya?" 

Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan. 

Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM. 

Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut: 

1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada di halaman 8)


Setelah anda masuk ke laporan ekuitas, anda lihat pada akun Dividen Kas. Lalu anda lihat nomor pada Catatan (perhatikan tanda lingkaran merah diatas). Disitu tertulis nomor 2w, 28. Artinya, penjelasan tentang dividen ada pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 2w dan nomor 28. 

2. Cari nilai dividen melalui Catatan Atas Laporan Keuangan 

Untuk mencari besarnya nilai dividen, maka biasanya akan dijelaskan pada CALK yang nomornya paling akhir, yaitu nomor 28. Nomor awal (2w) biasanya hanya menjelaskan tentang deskripsi saja. Maka dari itu, kalau anda ingin mencari nilai dividen, kita akan mencari pada CALK nomor 28. 

Mengenai CALK nomor 28 pada contoh laporan keuangan TLKM, anda bisa lihat di halaman 81. Seperti ini tampilannya.


Pada catatan 28 dapat anda lihat, keterangan mengenai nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, di mana tertulis dividen yang dibayarkan pada tahun 2014 adalah sebesar Rp74,55 per saham dan dividen interim (spesial dividen) sebesar Rp14,91 per saham. 

Sedangkan pada tahun 2015, dividen kas yang dibayarkan adalah sebesar Rp78,86 per saham dan dividen interim (spesial dividen) sebesar Rp15,77 per saham. 

Itulah cara membaca / mencari nilai dividen pada laporan keuangan perusahaan... 

26 komentar:

Septyadi fathurrahman said...

kalau gak ada dicantumin dividen gimana yah?

El Heze said...

Kalau tidak dicantumkan nilai dividen di LK kemungkinan besar perusahaan tersebut memang tidak membagikan dividen pada tahun buku..

Unknown said...

kalau mencari dividen payout ratio per sector harus dihitung manual atau ada yang udah ada di idx ya? kalau ada dimananya ya, pak?

El Heze said...

Apakah DPR per sector yang anda maksud adalah DPR untuk rata2 seluruh sektor keuangan sendiri, sektor manufaktur sendiri?

Kalau itu yang anda maksud, maka anda harus menghiutng sendiri. Karena di IDX atau LK tidak dicantumkan nilai DPR untuk setiap sektor

Unknown said...

saya mencari deviden per lembar saham tetapi dalam CALK tidak dicantumkan dividen per lembar saham hanya dividen yang dibayarkan sekian milyar. bagaimana cara mencari dividen per lembar saham bila di CALK, Ikhtisar dividen laporan tahunan tidak dijelaskan???
terima kasih

El Heze said...

Kalau di lapran keuangan tidak dicantumkan, anda bisa cari di laporan tahunan. Laporan tahunan harusnya mencantumkan nilai DPS yang dibayarkan.

Hanya saja, memang anda harus sedikit mencari di laporan tahunan, karena laporan tahunan sifatnya adalah kreativitas, sehingga letak informasi DPS bisa berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Untuk memudahkannya, anda bisa cari di daftar isi.

Tapi kalau masih nggak ada juga, solusi pertama, anda bisa ketikkan googling manual misalnya: dividen ANTM 2017. Nanti anda akan menemukan nilai DPS ANTM (biasanya melalui berita online atau info RUPS perusahaan).

Solusi kedua anda bisa coba lihat di situs Eddy Elly: http://www.eddyelly.com/2018/02/jadwal-dividen-tahun-2018.html

Solusi ketiga, anda bisa cari langsung di website resmi perusahaan.

Semoga membantu.

Unknown said...

gimana caranya nyari DPR ? rumusya apa ya pak?

El Heze said...

Bisa baca rumus dan penjelasannya disini:

http://www.sahamgain.com/2017/04/kegunaan-dan-cara-menghitung-dividend.html

noval said...

berarti nilai dividen untuk kepentingan non pengendalian tidak termasuk ya pak. yang di ambil cuman nilai dividen di dividen cash nya aja kah untuk digunakan dalam perhitungan?

El Heze said...

Iya hanya dividend cash nya saja

noval said...

terima kasih pak..kalau untuk perhitungan misalnya perhitungan dividend payout ratio untuk tahun 2014, nilai dividen per lembar saham dan laba per saham yang pakai di ambil di tahun 2015 (dalam rapat umum pemegang saham)kah pak?

noval said...

contoh diatas laporan keuangan tahun 2016, berarti cara di atas untuk melihat dividen yang di bayarkan pada tahun 2015 ya pak?
jadi untuk perhitungan misalnya dividen payout ratio tahun 2015 bisa dilihat di pengumuman rapat umum pemegang saham di tahun 2016 kah pak?

El Heze said...

Benar kalau laporan keuangan tahunan 2015 mencantumkan pembagian dividen, itu adalah dividen tahun 2014.

Kecuali kalau ada keterangan dividen interim di laporan kuartalan, maka itu adalah dividen yang dibagikan di tahun tersebut

El Heze said...

Betul

noval said...

baik pak, terima kasih banyak pak.

FARHAN said...

Bagaimana cara menghitung DPR jika dividen kas ditahun yang bersangkutan tidak ada?

El Heze said...

Kalau nilai divdien tidak ada, maka DPR-nya otomatis juga tidak ada.

Jika tidak ada dividen kas, kemungkinan besar perusahaan memang tidak membagikan dividen di tahun itu

Unknown said...

Clmau tanya pak, kalau untuk menghitung dividen yield dalam laporan keuangan bagaimana caranya pak?


El Heze said...

Dividend yield rumusnya dividen per lembar saham / harga saham... Di laporan keuangan biasanya tidak menampilkan harga saham. Untuk harga saham bisa anda cari di situs IDX or Yahoo Finance..

Langkah2 menghitung dividend yield bisa cek disini:

http://www.sahamgain.com/2017/04/kegunaan-dan-cara-menghitung-dividend_25.html

El Heze said...

sedangkan dividend per lembar saham bisa dilihat di laporan keuangan, di CALK-nya (seperti yang saya jelaskan di pos ini)

tatata said...

pak mau nanya misalkan ANTM di laporan keuangan tahun 2017 menyebutkan membagikan dividen sebesar 110 per saham untuk tahun buku 2016, tapi 110 tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar 50 yg sudah dibayarkan di tahun 2016, sementara sisanya 60 dibayarkan di 2017. Apakah dalam menghitung DPR, DPS yg kita pakai itu 110 atau 60 saja ? terima kasih

El Heze said...

Tetap pakai yang 110, karena Rp50 dan Rp60 merupakan dividen untuk satu tahun buku (2017). Hanya bedanya pembayarannya di 'split'

kookie said...

DPR itu rumusnya total dividen/laba bersih. nah pada contoh diatas untuk total dividen tahun 2014nya memakai deviden yg dibayarkan 74,55 ditambah dividen interim 14,91 ?

El Heze said...

Iya betul ditotal. yang 14,91 adalah dividen interim dan 74,55 adalah dividen tahunan semuanya untuk tahun buku 2014

Unknown said...

pak mau nanya, dpr itu rumusnya dps : eps kan? terus dps = dividen saham biasa : jumlah lembar saham biasa ?

El Heze said...

Yup, DPS betul rumusnya seperti itu. Dividen yang diambil adalah nilai dividennya (dalam rupiah)

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.