Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Belajar Saham: Seluk Beluk Belajar Saham

Investasi saat ini bisa dilakukan dengan berbagai macam jenis. Salah satunya adalah investasi atau trading saham (untuk jangka pendek). Penulis sendiri saat ini memilih untuk menekuni trading dan investasi saham, karena saham sesuai dengan karakter penulis. Artinya, trading saham lebih cocok bagi penulis ketimbang menanamkan modal di deposito atau reksa dana. 

Memang tidak semua orang cocok dengan instrumen saham karena setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap jenis risiko investasi / trading, dan setiap orang juga memiliki preferensi terhadap jenis investasi tertentu. Sebagai contoh, trading saham risikonya lebih tinggi daripada deposito. Jadi, bagi orang yang tidak siap dengan risiko yang lebih besar, maka saya tidak menyarankan anda untuk trading saham. 

Namun, kalau anda memang memiliki keinginan dan niat untuk belajar saham, anda sebenarnya tidak perlu khawatir mengenai dunia saham. Selama ini, saya sering mendengar statement tentang "mitos-mitos" saham: 

- Main saham harus modal besar ya? 
- Saham biasanya lebih cenderung untuk orang2 yang berkecimpung di dunia ekonomi 
- Belajar saham itu susah 

Actually, anda tidak perlu memiliki basic orang ekonomi / akuntansi untuk bisa lebih mengerti tentang saham. Banyak orang yang menjalankan trading, dan justru tidak berasal dari basic pendidikan ekonomi. 

Anda tidak perlu waktu yang terlalu lama untuk memahami saham, kecuali jika anda ingin improvisasi strategi, maka anda membutuhkan waktu dan jam terbang yang cukup. Mendapat profit konsisten memang membutukan waktu dan pembelajaran yang baik, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa diraih. 

Anda tidak perlu waktu lama untuk memahami ekonomi dan kaitannya dengan saham, karena setiap hari kita akan disajikan berita-berita ekonomi dan dunia ekonomi adalah untuk semua, bukan hanya untuk orang ekonomi, pakar ekonomi, analis ekonomi. 

Anda bahkan tidak butuh modal besar, sampai puluhan juta untuk memiliki saham sebuah perusahaan go public. Dalam proses pembukaan rekening efek, sekuritas mungkin mengharuskan deposit awal sekitar 5-10 juta, namun jika anda ingin membeli saham, dengn modal 1 juta pun anda sudah bisa membeli saham. Baca juga: Modal Minimal Trading/Investasi Saham

Dengan membaca pos ini, setidaknya sekarang anda sudah paham bahwa belajar saham hingga trading saham itu sama sekali TIDAK SULIT. Jadi, kalau anda memiliki niat belajar saham, anda tidak perlu ragu dan harus memulainya dari sekarang. Anda juga bisa mendapatkan materi belajar saham sampai bisa trading dan profit konsisten disini: Buku Saham. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.