Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Membedakan Saham Likuid dan Saham Tidak Likuid

Dalam trading saham, salah satu faktor yang bisa membuat trader mencetak profit adalah likuiditas saham. Saham yang likuid akan lebih menguntungkan bagi trader karena saham yang banyak peminatnya, pergerakan harganya lebih pasti. 

Sedangkan kalau anda trading pada saham2 yang kurang likuid, saham2 tersebut biasanya berpotensi 'mengocok' trader. Saham2 yang tidak likuid biasanya bisa menipu trader. Saat anda membeli saham tersebut, harga saham tersebut bisa saja langsung turun dengan cepat. 

Lalu bagaimana cara membedakan saham yang likuid dan saham tidak likuid? 

Sebenarnya ada banyak cara mengetahui saham likuid dan saham tidak likuid. Namun di pos ini, saya akan memaparkan salah satu cara (yang cukup ampuh) untuk melihat likuid tidaknya suatu saham, yaitu dengan melihat bid-offer saham tersebut. Baca juga: Kegunaan Mengamati Sistem Antrian Bid-Offer. 

Saham likuid atau tidak likuid bisa anda liaht dari bid offer. Tentunya, anda juga harus sering mengamatinya saat jam trading berlangsung. Di bawah ini adalah contoh perbedaan saham likuid dan saham tidak likuid berdasarkan bid-offernya. 

(Saham Likuid)

(Saham tidak likuid)

Pada saham likuid, bid-offernya selalu terlihat ramai, baik dari split maupun bid-offer lotnya. Sedangkan saham yang tidak likuid, split dan bid-offer lot yang ditawarkan hanya sedikit. Jumlahnya hanya ratusan bahkan cuman puluhan saja. 

Saham tidak likuid biasanya dikarenakan selain peminat kurang, saham publiknya memang sedikit, sehingga tidak banyak publik yang mentradingkan sahamnya. Saham2 seperti ini biasanya mudah digunakan bandar untuk menipu ritel. 

Sehingga, seringkali saham2 yang bid-offernya tidak likuid terlihat naik cepat (karena saham publik sedikit), tapi setelah itu harga sahamnya langsung turun ketika trader ritel lainnya mulai coba ikut2an masuk. Saham2 inilah yang harus anda hindari untuk trading. 

Kini anda sudah tahu pola saham yang likuid dan tidak likuid, at least anda bisa melihat dari bid-offernya. Maka dari itu, dalam trading pilihlah saham yang likuid dan  yang pergerakannya lebih pasti.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.