Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Harga Saham Akan Kembali ke Faktor Fundamental

El Heze
Disadari atau tidak, harga saham cepat atau lama sebenarnya akan mencerminkan kembali faktor fundamentalnya. Nggak percaya? Kita semua tentu masih ingat ketika awal Januari 2017 sampai pada pertengahan Februari 2017 saham2 gocap-an (terutama saham2 Bakrie) keluar dari zona Rp50. 

Di saat itu, saham2 gorengan banyak sekali yang harganya naik drastis, dan memang terkesan sangat tidak masuk akal. Saham AKKU misalnya. Dari harga gocap naik sampai 100-an hanya dalam sekejap mata. Atau, anda perhatikan saham TRAM. 

Coba anda lihat laporan keuangannya. Apa bagusnya saham TRAM dengan kondisi kinerja dan laba yang kurang mendukung? Tetapi TRAM naik dari harga gocap sampai ke 118. Nah, beberapa waktu terakhir ini, banyak saham2 gocapan yang mulai turun drastis, dan bahkan tidak banyak yang 'diparkir' lagi ke harga gocap. Lihat saja ELTY, ENRG, UNSP, CPGT dan lain2. 

Anda mungkin bertanya-tanya: Kenapa saham2 tersebut kok bisa kembali lagi ke harga gocap? Padahal sebelumnya, saham2 ini sudah berhasil merangkak naik. Kalau kita mengacu lagi pada konsep dan prinsip analisis teknikal dan fundamental, maka jawabannya: Setiap Harga Saham Pasti akan Kembali ke Nilai Fundamentalnya. 

I mean, kalau ada saham yang fundamentalnya jelek dan harganya naik, saya bisa jamin PASTI TIDAK AKAN BERTAHAN LAMA. Sebaliknya, kalau ada saham yang fundamentalnya bagus tapi harga sahamnya diam saja (harta terpendam), maka sebenarnya hanya tinggal tunggu waktu saja untuk naik lagi. 

Anda perlu memahami bahwa pasar saham adalah gambaran dari fundamental (makro dan mikro). Anda barangkali masih ingat pula ketika pertengahan tahun 2016, saat sebagian besar saham2 naik drastis, hanya karena ada sentimen tax amnesty.

Ujung2nya, saham2 yang naik drastis kembali terjun bebas. Mengapa demikian? Ya karena kenaikan harga saham pada saat itu tidak mencerminkan kondisi fundamental negara. Sehingga, cepat atau lama harga saham akan kembali lagi ke nilai fundamentalnya.

Jadi, anda para pemain saham jangan pernah berasumsi kalau saham2 gorengan itu sangat bagus, layak dikoleksi dalam jangka pendek, dan akhirnya anda nekad membeli saham gorengan dalam jumlah yang besar dan tanpa pertimbangan. 

Sudah banyak trader yang jadi 'korban' rugi gara2 nekad bermain di saham gorengan. Sudah banyak trader yang terjebak membeli saham2 yang sudah naik tinggi, hanya karena berambisi mengejar profit.  

Berarti apakah saham2 yang sudah diparkir di harga gocap nggak bisa naik lagi dan kembali jadi likuid? Tanya anda

Tentu saja bisa. Dengan catatan, perusahaan2 tersebut harus mampu menunjukkan perbaikan kinerja perusahaan yang signifikan. Karena sekali lagi, harga saham cepat atau lama biasanya cenderung akan mengikuti nilai fundamentalnya. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.