Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Saham Indeks Kompas 100

El Heze

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) ada banyak klasifikasi indeks saham, seperti Indeks LQ45, Indeks IDX30, Indeks High Dividend, Indeks SRI Kehati, Indeks Kompas 100, Indeks Bisnis 27 dan indeks-indeks lainnya. Pada pos ini, kita akan membahas tentang saham Indeks Kompas 100.  


Indeks Kompas 100 adalah indeks saham yang diterbitkan Bursa Efek yang bekerja sama dengan koran Kompas pada tanggal 10 Agustus 2007. Indeks Kompas 100 berisi 100 saham yang memiliki kinerja fundamental bagus, dan memiliki likuiditas serta kapitalisasi pasar yang tinggi. 

Review dan penggantian saham-saham di Indeks Kompas 100 dilakukan setiap 6 bulan sekali, yaitu bulan Februari dan Agustus. Saham-saham di Indeks Kompas 100 diperkirakan telah mewakili sekitar 70-80% dari total nilai kapitalisasi pasar seluruh saham di Bursa Efek Indonesia. 

Perhitungan Indeks Kompas 100 dimulai pada hari dasar 2 Januari 2002, dengan menggunakan nilai dasar 100. 

KRITERIA SAHAM INDEKS KOMPAS 100 

Berikut kriteria / syarat agar saham bisa dimasukkan ke dalam Indeks Kompas 100:   

1. Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) minimal 3 bulan. 

2. Aktivitas transaksi di pasar reguler berdasarkan volume, value, dan frekuensi transaksi. 

3. Jumlah hari perdagangan di pasar reguler. 

4. Kapitalisasi pasar pada periode waktu tertentu. 

5. Sebagai saringan terakhir, BEI juga mengevaluasi dan mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan pola perdagangan.

6. BEI memiliki tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan pemilihan saham-saham yang masuk dalam daftar indeks ini, di mana semua keputusan akan diambil dengan mempertimbangkan kepentingan investor maupun stakeholders lainnya. 

Banyak trader & investor yang masih bingung membedakan kriteria saham-saham Indeks LQ45 dengan Indeks Kompas 100. Well, pada dasarnya memang kriterianya agak mirip. 

Akan tetapi, Indeks Kompas 100 lebih mempertimbangkan FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN. Sedangkan Indeks LQ45 lebih mempertimbangkan LIKUIDITAS SAHAM di market. Baca juga: Kriteria dan Syarat Saham Masuk Indeks LQ45.

Jadi sederhananya, Indeks Kompas 100 itu berisi 100 saham dengan kinerja fundamental yang paling bagus di Bursa Efek. Tentunya, dengan tetap menilai faktor likuiditas saham, dan kapitalisasi pasar saham. 

DAFTAR PERUSAHAAN INDEKS KOMPAS 100 

Berikut adalah daftar saham Indeks Kompas 100 untuk periode Agustus 2021 - Januari 2022: 

1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
2. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) 
3. PT Adaro Energy (Persero) Tbk (ADRO) 
4. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) 
5. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) 
6. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 
7. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 
8. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 
9. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) 
10. PT Astra International Tbk (ASII) 
11. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) 
12. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
13. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 
14. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
15. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 
16. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
17. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) 
18. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) 
19. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)
20. PT Bank Pembangunan Daerah Jawab Barat dan Banten Tbk (BJBR) 
21. PT Bank Pembangunan Daerah Bawaj Timur Tbk (BJTM)
22. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 
23. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) 
24. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) 
25. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) 
26. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 
27. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 
28. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) 
29. PT Charoend Pokhpand Indonesia Tbk (CPIN)
30. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 
31. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) 
32. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)
33. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) 
34. PT Elnusa Tbk (ELSA) 
35. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) 
36. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) 
37. PT XL Axiata Tbk (EXCL) 
38. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 
39. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) 
40. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 
41. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)
42. PT Harum Energy Tbk (HRUM) 
43. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 
44. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) 
45. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 
46. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
47. PT Indika Energy Tbk (INDY)
48. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
49. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
50. PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) 
51. PT Indosat Tbk (ISAT) 
52. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
53. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 
54. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) 
55. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) 
56. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
57. PT Link Net Tbk (LINK)
58. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
59. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 
60. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
61. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
62. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR)
63. PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) 
64. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 
65. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
66. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
67. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
68. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 
69. PT Perusahaaan Gas Negara Tbk (PGAS)
70. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)
71. PT Panin Financial Tbk (PNLF)
72. PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) 
73. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
74. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 
75. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
76. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
77. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) 
78. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) 
79. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 
80. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
81. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) 
82. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) 
83. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 
84. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTGA) 
85. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
86. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) 
87. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 
88. PT Timah Tbk (TINS)
89. PT Pabrik Kertas Twiji Kimia Tbk (TKIM)
90. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
91. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 
92. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)
93. PT United Tractors Tbk (UNTR)
94. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
95. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) 
96. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)
97. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
98. PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
99. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)
100. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) 

Berikut daftar saham0saham yang dikeluarkan dari Indeks Kompas 100 pada periode sebelumnya: 

1. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) 
2. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) 
3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
4. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) 
5. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
6. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) 
7. PT PP Presisi Tbk (PPRE) 
8. PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)
9. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) 
10. PT Soechi Lines Tbk (SOCI)
11. PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) 
12. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

Itulah daftar saham Indeks Kompas 100 untuk periode terbaru. Kalau anda ingin memilih saham-saham likuid di Bursa, atau melihat perusahaan dengan fundamental yang bagus, anda bisa pertimbangkan untuk melihat dan menganalisa saham-saham yang ada di Kompas 100. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.