Saya sering mendapat pertanyaan dari trader pemula: "Pak Heze, bagaimana cara memulai trading saham buat saya yang masih pemula? Buat belajar analisa teknikal, saya harus muai dari mana dulu?"
Melalui web Saham Gain ini, saya sebenarnya sudah sering menjelaskan mengenai langkah-langkah belajar saham pemula. Belajar saham pemula yang paling awal harus dimulai dari belajar teori: Bagaimana mekanisme perdagangan saham, pahami return risiko, pahami seperti apa "pasar saham bekerja".
Baru setelah itu, anda bisa masuk pada ANALISIS SAHAM, yaitu analisis teknikal dan fundamental. Dalam hal ini, kalau dalam perjalanannya anda memutuskan untuk jadi trader saham, maka utamakan dan asah analisa teknikal anda.
Terkait praktik-praktik analisa teknikal, dan strategi trading saham, anda bisa mempraktikannya juga disini: Buku Saham Pemula - Expert.
Proses belajar analisis saham ini harus saya akui adalah proses yang 'paling lama', karena anda nggak boleh cuma paham teori alias kulitnya saja, namun ketika anda sudah masuk pada belajar analisis teknikal, maka anda harus praktik.
Analisis teknikal inilah yang menjadi bagian dari analisa utama trading, yang membuat anda nantinya bisa mendapatkan profit. Jadi dalam mengasah analisis trading, anda harus melakukan langkah-langkah trading saham yang benar.
Berikut adalah cara trading saham untuk pemula, yaitu terkait apa saja yang harus anda mulai untuk menganalisis saham:
1. Pelajari basic candlestick
Basic candlestick yaitu baca harga pembukaan, penutupan, tertinggi, terendah adalah belajar analisis teknikal pertama yang harus anda lakukan. Jadi untuk belajar analisis teknikal, bukan dilakukan dengan baca grafik atau baca indikator trading.
Kenapa Pak Heze? Tanya anda penasaran
Karena candlestick adalah pergerakan harga yang terbentuk selama jam trading, dan grafik saham itu merupakan kumpulan / gabungan dari candle2 saham yang terbentuk selama periode waktu tertentu.
Belajar basic-basic candlestick, pernah saya tuliskan di pos saya disini: Belajar Candlestick Saham: Profit dari Candlestick. Anda yang ingin mempelajari candlestick, bisa pelajari pos saya tersebut.
Jadi kalau anda tidak mengerti cara baca basic candlestick, jangan berharap anda bisa membaca grafik, membaca support resisten, membaca tren saham, menentukan sinyal beli atau jual. Hal pertama: Belajar cara baca OHLC candlestick.
2. Pelajari cara membaca tren dan support-resisten
Setelah anda mengerti tentang basic candlestick, barulah anda bisa mulai mempelajari cara membaca grafik saham. Grafik saham yang harus anda pelajari adalah: Membaca tren saham dan menentukan support-resisten.
![]() |
| Belajar analisis teknikal - Grafik saham |
Itu adalah contoh grafik saham, di mana pada grafik tersebut, anda harus bisa menganalisis titik support dan resistennya. Baca juga: Variasi Menemukan Support-Resisten.
Dalam analisis teknikal, anda harus bisa menginterpretasikan 'maksud' dari grafik suatu saham, apakah grafik saham tersebut punya tren naik atau turun atau sideways. Salah satuya melalui analisis support-resisten, dan analisa tren manual.
3. Pelajari indikator trading sebagai alat bantu trading
Bagi pemula, mungkin anda masih sedikit bingung bagaimana menginterpretasikan sinyal trading jika hanya melihat grafik seperti pada gambar diatas.
Oleh karena itu, untuk pemula anda bisa mempelajari indikator-indikator trading saham, di mana indikator2 trading bisa menjadi alat bantu trading untuk pemula, untuk menemukan sinyal buy dan sell yang lebih mudah.
Indikator trading contohnya seperti Stochastic, Moving Average, MACD, RSI. Indikator2 analisa teknikal itu cenderung lebih mudah diinterpretasikan oleh pengguna analisa teknikal. Jadi untuk anda pemula, saya menyarankan pada anda untuk mempelajari indikator trading, dan mengkombinasikannya di grafik saham.
4. Belajar saham lanjutan / praktik trading
Jika anda sudah mempelajari tiga langkah diatas, maka saatnya anda praktik trading. Praktik trading berarti anda membeli dan menjual saham sesuai dengan analisis teknikal.
Di dalam praktik trading pemula, anda tidak harus langsung melakukan trading menggunakan modal anda. Anda bisa mulai lakukan dengan virtual trading. Saya sudah membahasnya disini: Cara Trading dengan Demo (Virtual) Trading Saham.
Setelah anda sudah bisa membaca indikator dan grafik, anda bisa mulai mempelajari analisa2 trading yang lain, yaitu chart pattern, kombinasi indikator, pola2 candlestick. Di mana analisa2 ini bisa menjadi analisa2 teknikal simpel yang bisa menghasilkan profit.
Disini: Buku Saham Pemula - Expert (353 halaman), saya juga menjelaskan praktik2 analisa teknikal trading simpel yang bisa menghasilkan profit, termasuk cara-cara menemukan saham murah dan diskon secara analisis teknikal.
Sehingga targetnya, setelah anda belajar saham, anda bisa terus naik level dalam trading dan bisa menjadi trader saham expert.
5. Screening saham - menemukan saham yang bagus buat trading
Belajar analisis teknikal saham, harus dibarengi dengan screening saham. Hal ini karena di pasar saham ada banyak sekali saham yang bisa anda tradingkan, tapi tidak semua saham layak untuk trading.
Jadi setelah anda paham dengan analisis teknikal, praktik2 trading yang anda lakukan hendaknya dibarengi dengan screening saham. Cara melakukan screening saham juga sudah saya bahas praktik2nya disini: Panduan Simpel & Efektif Menemukan Saham Bagus.
Tujuannya, supaya anda bisa memilih saham2 yang bagus dan tidak terjebak membeli saham2 yang salah.
Langkah-langkah ini merupakan cara trading saham untuk pemula. Tentunya yang saya tulis ini nantinya juga bertujuan untuk mengarahkan anda agar anda bisa menjadi trader expert, yang bisa mendapatkan profit dan mencari saham-saham yang naik secara mandiri.
Apa yang saya tulis ini, yaitu apa yang saya alami sendiri saat menjalankan belajar saham pertama kalinya sampai pada praktik2 trading yang saya jalankan.
Jadi buat anda yang saat ini masih bingung bagaimana cara mulai belajar analisis teknikal (mengingat analisis teknikal itu juga luas dan banyak), anda bisa menerapkan step by step apa yang saya tuliskan diatas.


0 komentar:
Post a Comment
Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.