Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Memilih Saham untuk Part-Time Trader

El Heze
Screening saham alias memilih saham yang benar dan layak untuk ditradingkan adalah bagian yang sangat penting dan harus dilakukan seorang trader. Profit dapat anda raih di saham apabila anda tahu bagaimana menyeleksi saham / memasukkan stock pick dengan benar. Terkait cara melakukan screening saham ini, saya pernah menuliskan praktik lengkapnya disini: Ebook Panduan Memilih Saham Bagus. 

Tentu saja memilih saham adalah pekerjaan utama seorang trader, terutama untuk trader purna waktu. Baca juga: Pekerjaan Seorang Trader Saham. 

Nah memilih saham ini terkadang bisa menjadi kendala untuk seorang trader part-time alias anda yang trading hanya untuk pekerjaan sampingan. Memang trader saham di Indonesia masih belum banyak yang menjadi full time trader. Sebagian trader memiliki pekerjaan utama dan kesibukan lain seperti karyawan, pegawai negeri, wirausaha atau ibu rumah tangga dan lain2. 

Maka dari itu, anda juga harus pintar-pintar membagi waktu anda untuk bekerja dan melakukan screening saham. Sebab, biar bagaimanapun juga, meskipun anda seorang trader part time, memilih saham yang benar tetaplah penting untuk dilakukan, agar gaji anda bisa menghasilkan profit double digit dari saham. Bukankah begitu? 

Maka untuk anda yang part time trader, di pos ini saya mencoba memberikan beberapa cara agar anda tetap bisa memilih saham yang bagus di tengah kesibukan anda sebagai pekerja: 

1. Pilih saham2 yang likuid / saham2 LQ45

Jumlah saham di Bursa Efek sangat banyak. Kalau anda trader yang punya kesibukan lain, anda tidak akan bisa mengamati saham2 tersebut satu per satu. Maka, solusinya adalah pilihlah saham2 yang likuid atau pilih saham2 LQ45. Kerucutkan pilihan2 saham anda, sehingga anda bisa fokus pada saham2 yang lebih bagus. 

Saham2 LQ45 saya sarankan pada anda untuk trader yang punya banyak banyak kesibukan, karena saham2 LQ45 memiliki pola2 grafik yang lebih bagus untuk dibaca dan pergerakan harga yang lebih baik, ketimbang anda membeli saham2 lapis tiga yang pergerakannya terlalu liar. 

2. Screening saham saat jam kosong/ weekend

Anda bisa meluangkan waktu kosong anda untuk screening saham. Jika anda punya banyak pekerjaan, anda juga bisa luangkan beberapa saat pada saat weekend untuk memilah saham2 tertentu yang menurut anda layak untuk dibeli secara analisis teknikal. 

3. Fokuskan pada analisa grafik 

Trader part time yang punya banyak pekerjaan rata-rata tidak memiliki waktu untuk memantau saham secara real time (memantau bid-offernya secara langsung, melihat market running trade dan lain2).

Maka dari itu, anda bisa melakukan analisa saham berdasarkan pada analisa grafik (tidak perlu memantau bid-offernya setiap hari), karena grafik historis yang sudah terbentuk tidak akan berubah-ubah lagi. Hal ini berbeda dengan analisa bid-offer yang terus bergerak selama jam trading. 

Selain itu, analisa grafik bisa anda lakukan lebih leluasa. Anda bisa menganalisa market saat jam tutup. Kalau anda melakukan analisa real time, anda harus menunggu pasar saham buka. 
Cara membaca grafik saham untuk mendapatkan profit, bisa anda baca praktikknya disini: Analisa Teknikal Saham Full. 

Nah karena anda harus fokus pada analisa grafik ini, maka anda perlu mendalami cara membaca grafik dengan benar, dan mengetahui pola2 grafik yang lebih terarah. Salah satunya, anda bisa lebih fokus untuk membeli saham2 LQ45 (baca poin satu). 

4. Perpanjang time frame trading 

Anda yang punya pekerjaan utama selain trading kemungkinan tidak memiliki banyak waktu untuk trading. Jadi anda bisa memperpanjang time frame trading anda. Anda tidak perlu trading harian atau scalping, anda bisa memilih untuk swing trading dan trading mingguan. 

Anda bisa mencari saham2 blue chip yang sudah diskon untuk anda simpan dengan jangka waktu yang lebih panjang. Cara menemukan saham2 diskon bisa anda baca disini: Cara Menemukan Saham Diskon. 

Jadi untuk anda yang tidak punya banyak waktu memilih saham, memantau saham real time, anda bisa mencoba langkah2 seperti yang saya tuliskan diatas. Kemudian anda bertanya kembali: 

"Bung Heze lalu bagaimana cara melakukan screening saham lanjutan agar anda bisa menemukan saham-saham yang bagus dan layak ditradingkan?"

Cara-cara screening saham untuk menemukan saham2 yang bagus dan layak ditradingkan bisa anda dapatkan materinya disini: Buku Trading Saham: Panduan Simpel dan Efektif Menemukan Saham yang Bagus. Bisa anda terapkan untuk anda yang masih part time trader atau anda yang ingin menjadi full time trader. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.