Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Perbedaan Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional

El Heze
Ada bermacam-macam struktur kepemilikan saham di sebuah perusahaan. Saham perusahaan yang go public bisa dimiliki oleh semua kalangan, termasuk masyarakat umum. Nah, pada pos ini saya akan menjelaskan sedikit perbedaan antara kepemilikan manajerial dengan kepemilikan institusional. Dua jenis kepemilikan ini seringkali menjadi bahan pertanyaan. 

 Kepemilikan manajerial

Sesuai namanya, kepemilikan manajerial berarti adalah perbandingan kepemilikan saham manajerial dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar di pasar saham. Dengan kata lain, kepemilikan manajerial merupakan besaran proporsi saham biasa yang dimiliki oleh manajemen (direksi dan komisaris).

Kepemilikan manajerial akan berpengaruh terhadap kinerja manajemen. Semakin besar kepemilikan manajerial, maka manajemen akan semakin berusaha memaksimalkan kinerjanya, karena manajemen semakin memiliki tanggung jawab untuk memenuhi keinginan manajemen, yang dalam hal ini termasuk dirinya sendiri. 

Kepemilikan manajerial memiliki kaitan erat dengan masalah keagenan (agency problem). Semakin besar kepemilikan saham direksi / komisaris, mereka akan lebih peduli untuk 'mempercantik' kinerja perusahaan. Mereka akan berusaha mengurangi risiko keuangan dengan cara menjaga tingkat utang dan meningkatkan laba bersih. 


Kepemilikan institusional

Kepemilikan institusional merupakan kepemilikan saham di perusahaan yang dimiliki oleh lembaga keuangan non bank yang mengelola dana atas nama orang lain. Ingat kata kuncinya adalah: Dimiliki oleh lembaga keuangan non bank. 

Contoh lembaga keuangan non bank: Perusahaan asuransi, perusahaan investasi, perusahaan reksadana, dealer pasar uang, perusahaan leasing, perusahaan dana pensiun, perusahaan pembiayaan konsumen dan lembaga non bank lainnya.

12 komentar:

  1. maaf mau tanya, ini referensi dari buku siapa ya kalo boleh tau? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Brigham & Houston (manajemen keuangan).

      Namun, saya menggunakan bahasa sendiri untuk menjelaskan, supaya lebih mudah dimengerti pembaca

      Semoga membantu

      Delete
    2. maaf kalau boleh tau materi ini didalam buku brigham dan houston ada di bab yang membahas tentang apa ya? terimakasih

      Delete
    3. ada di Brigham dan Houston 2009 halaman 27-30

      Delete
  2. mau tanya. apakah kepemilikan institusional hanya yang diatas 5% atau yang dibawah 5% juga termasuk? ini kalau dalam hal melihat pengambilan angka untuk skripsi. terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kepemilikan institusional termasuk dibawah 5% atau diatas 5%. Yang penting lembaga keuangan non bank memiliki sahamnya

      Delete
  3. maaf mau tanya. bagaimana dengan saham yang dimiliki oleh investor publik individual. apakah masuk ke kepemilikan institusional? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berbeda.. Kepemilikan institusional adalah lembaga.. Sedangkan kepemilikan individual adalah kepemilikan publik perorangan atau biasa disebut sebagai investor ritel

      Delete
  4. maaf mau tanya. kalau kepemilikan institusional itu adalah lembaga keuangan non bank. apakah juga termasuk lembaga keuangan non bank yg diluar negeri (asing) ? terimakash :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Non-bank asing termasuk dalam kepemilikan institusional.. Kepemilikan institusional dalam perusahaan go public tidak melihat kepemilikan lokal maupun asing

      Delete
  5. informasi yg sngat bermanfaat sekali :)
    maaf mau tanya. kalau kepemilikan institusional itu adlah lmbaga keuangan nonbank apakah juga termasuk yg luar negeri (asing)? terimaksh:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Non-bank asing termasuk dalam kepemilikan institusional. Kepemilikan institusional dalam perusahaan go public tidak melihat kepemilikan lokal maupun asing..

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.