Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Time Frame Penting Garis Support dan Resisten Saham

Di Facebook Belajar Saham saya pernah mendapatkan pertanyaan dari salah seorang rekan. Kira-kira pertanyaannya sebagai berikut:

"Pak Heze, gimana cara menentukan garis support dan resisten? Apakah menggunakan grafik bulanan, tahunan atau grafik all history?"

Untuk menjawab pertanyaan ini (masalah menentukan garis support resisten juga sering ditemui para pemain saham), maka akan saya bahas di pos ini. Anda perlu memahami terlebih dahulu konsep dasar garis support dan resisten. Baca lagi posnya disini: Makna Penting Garis Support dan Resisten Part I. Makna Penting Garis Support dan Resisten Part II. Makna Penting Garis Support dan Resisten Part III. 

Sudah?

Konsep garis support dan resisten adalah: Semakin sering garis tersentuh, maka garis tersebut semakin memberikan sinyal yang kuat terhadap harga saham. Bagaimana bisa tahu kalau garis support dan resisten sering tersentuh? Tentu saja anda time frame grafik harus anda perpanjang. 

Pada umumnya, time frame chart akurat yang bisa digunakan untuk menganalisis garis support dan resisten adalah time frame: 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun. Jika chart 1 tahun masih belum bisa menggambarkan support dan resisten yang akurat, maka bisa diperpanjang menjadi 2-3 tahun.

Time frame selama 3 bulan pada umumnya sudah bisa menggambarkan titik2 support dan resisten. Tetapi, semua saham memiliki pola dan keunikannya sendiri2. Maka dari itu, saya pribadi biasanya lebih suka menggunakan chart 6 bulan untuk melihat titik support-resisten yang penting. 

Biasanya kalau anda menggunakan chart 6 bulanan, level support dan resisten sebuah saham bisa lebih mudah terlihat level2 psikologisnya. Baik support-resisten kuat maupun support- Bagaimana jika menggunakan grafik all history?

Well, kalau time frame terlalu panjang justru akan membingungkan anda dalam menentukan support resisten. Selain itu, semakin panjang time frame, maka tampilan candlestick pada chart akan semakin kecil, sehingga semakin sulit melihat dan menentukan garis support-resisten. 

Jadi, untuk menentukan titik support dan resisten yang baik, SETIDAK-TIDAKNYA anda kudu menggunakan chart 3 bulanan. Semakin panjang time frame semakin bagus. Tapi, kalau time frame yang anda gunakan terlalu panjang (misalnya sampai 5 tahun), maka analisis anda justru menjadi semakin tidak akurat. 

Time frame 3 bulanan sampai 1 tahunan umumnya cocok anda gunakan jika ada adalah trader intraday dan swing trader. Baca juga: Jenis-jenis Trader di Pasar Saham

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.