Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Trading Saham Pakai Modal Besar

Setujukah Anda dengan pernyataan berikut:

"Semakin besar modal yang kita tanamkan untuk trading atau investasi saham, maka profit yang kita peroleh semakin besar.."

"Setuju" Jawab Anda....

Saya juga 100% setuju dengan pernyataan diatas. Kenyataannya, kalau Anda membeli saham cuman 1 lot, 3 lot, 5 lot saja, maka kalau Anda dapat profit meskipun harga sahamnya naik tinggi, ya paling2 profitnya hanya bisa Anda gunakan untuk uang jajan tambahan. Benar kan? Jadi, benarkah modal besar adalah segala-galanya untuk mendapatkan profit? Mari kita bahas secara perlahan.

Anda dan salah seorang teman Anda (teman satu camp) ditugaskan pergi ke medan pertempuran. Anda diperlengkapi senjata yang sangat sangat komplit dan cukup banyak. Anda membawa senapan laras panjang dan cadangan peluru yang sangat banyak, bom waktu, granat, pistol, bayonet, dan beberapa senjata lainnya. Teman Anda hanya diperlengkapi dengan senapan laras panjang. 

Ternyata Anda sama sekali tidak memahami cara menggunakan semua senjata tersebut. Sedangkan, teman Anda yang hanya memiliki senapan laras panjang, paham benar bagaimana cara menggunakannya. Tidak hanya paham cara menembak, tapi juga paham bagaimana caranya membidik lawan dengan akurat, paham bagaimana harus menggunakan senjata dengan efektif dan efisien (baca: mahir). 

Mengapa Anda tidak bisa menggunakan semua senjata yang Anda pegang, sedangkan teman Anda bisa menggunakan satu senjata saja dengan baik? Jawabannya karena ketidaktahuan Anda tentang 'cara menggunakan senjata' dengan baik dan benar. Apa penyebab ketidaktahuan tersebut? Bisa jadi karena PENGETAHUAN cara menggunakan senjata, dan JAM TERBANG latihan Anda menggunakan senjata masih sangat sangat kurang, terutama dibadingkan dengan teman Anda yang lebih mahir.

Dari kasus tersebut, manakah yang lebih siap di medan pertempuran? Anda atau teman Anda? Tentu saja teman Anda. Nah, lalu apa hubungannya dengan trading saham?

Medan pertempuran ibarat pasar saham. Senjata2 yang Anda pegang dan senjata yang teman Anda miliki ibarat modal. Senjata Anda yang sangat lengkap ibarat Anda memiliki modal (cash) yang sangat besar untuk siap ditradingkan. Sedangkan senjata seadanya yang teman Anda miliki ibarat modal (cash) yang kecil untuk ditradingkan. Ternyata, modal kecil pun bisa menghasilkan suatu keuntungan yang lebih KONSISTEN ketimbang menggunakan modal besar untuk trading. Nah lho?

Sekali lagi, modal besar sama sekali TIDAK MENJAMIN Anda bisa profit (besar) di pasar saham. Sama juga dengan ilustrasi diatas, senjata banyak bukan berarti lebih bagus ketimbang memegang senjata sedikit. Semua kembali lagi kepada penggunanya, paham cara menggunakannya atau nggak.  

Ingat, tidak menjamin bukan berarti tidak bisa. Lantas apa yang bisa membuat Anda bisa profit konsisten? Tidak lain adalah: PENGETAHUAN (kemampuan membaca grafik, mengenali risiko, analisis, mencerna informasi) dan JAM TERBANG (Semakin lama Anda berlatih kemampuan semakin teruji, kemampuan menerapkan trading plan dan mindset yang benar). 

Penyebab kegagalan seorang trader saham mencetak profit disebabkan karena ketidaktahuan mereka mengenai instrumen investasi tersebut. Ketidaktahuan yang saya maksud adalah seperti yang saya tuliskan di paragraf sebelumnya, yaitu pengetahuan dan jam terbang yang minim.  

 $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$

Dengan adanya pos ini, saya berharap supaya Anda jangan berpikir bahwa modal besar semata-mata bisa menghasilkan profit yang besar. Jangan gegabah trading menggunakan dana puluhan sampai ratusan juta Rupiah kalau Anda pemula, yang belum punya bekal pengetahuan dan jam terbang yang cukup. Teruslah berlatih dan belajar, sampai Anda sudah cukup belajar, bisa profit konsisten dan rugi seminimal mungkin, Anda barus boleh tambah modal. 

Lalu Anda bertanya: "Kalau saya sudah jago membaca grafik, apakah saya sudah siap trading dengan modal besar dan profit?"

Tidak. Grafik adalah teori. Jangan bangga kalau Anda lebho jago membaca grafik dibanding orang lain. Yang paling penting untuk menentukan apakah Anda bisa profit konsisten adalah jam terbang dan kemampuan eksekusi Anda.

So, kalau Anda sudah baca pos ini Anda pasti akan berpikir-pikir lagi tujuh keliling untuk trading dengan modal besar.  

Pertanyaan selanjutnya, berapa modal minimal yang dibutuhkan untuk trading saham? Apakah puluhan juta? Ratusan juta? Berapa modal yang harus saya masukkan kalau saya pemula? Anda bisa baca pos2 berikut: Ilustrasi Membeli Saham Dengan Modal Rp500.000 (Strategi Diversifikasi). Dan disini: Modal Minimal untuk Bisnis Saham. Baca pos: Pemula, Jangan Berharap Terlalu Besar dari Pasar Saham.

2 komentar:

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.