Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Syarat-syarat Mendapatkan Dividen Saham

Dividen adalah pembagian keuntungan / laba bersih perusahaan kepada pemegang saham (investor). Momen-momen pembagian dividen saham biasanya selalu ditunggu oleh para investor saham, bahkan trader saham. Musim dividen saham biasanya terjadi di bulan Maret-Mei.


Karena dividen dibagikan dari hasil laporan keuangan tahunan audited perusahaan, yang biasanya diterbitkan pada bulan Maret sampai deadline 30 April tahun depannya.  

Dan ada juga beberapa perusahaan yang membagikan dividen interim, umumnya antara Oktober-Desember. Baca juga: Saham yang Bagi Dividen 2 Kali Setahun dan Pengertian dan Contoh Dividen Interim. 

Perusahaan membagikan dividen 1 kali dalam setahun. Namun ada juga beberapa perusahaan seperti UNVR, ASII, UNTR, yang membagikan dividen 2 kali setahun. Sebagai investor, dividen dapat menjadi sarana passive income. 

Perusahaan-perusahaan mapan rutin membagikan dividen setiap tahun, dengan nominal dividen yang besar, sehingga dengan menerima dividen, pendapatan anda dari saham otomatis akan bertambah. 
 
Lalu, bagaimana cara mendapatkan dividen saham? Apakah ada syarat investor harus menyimpan saham dalam jangka waktu tertentu untuk bisa dapat dividen? Apakah investor harus konfirmasi ke perusahaan yang bersangkutan jika ingin menerima dividen? 

Tenang... Proses untuk mendapatkan dividen saham sangat simpel. Semuanya bisa dilakukan secara online melalui software online trading yang sudah anda daftarkan di sekuritas masing-masing. 

SYARAT MENDAPATKAN DIVIDEN SAHAM  

Sebelum membagikan dividen, perusahaan pasti akan mengumumkan tanggal pembagian dividen. Oleh karena itu, untuk mendapatkan update informasi, anda bisa membaca berita-berita emiten. Berikut beberapa situs yang menyediakan informasi update pembagian dividen emiten: 
Anda bisa mencatat / mengingat bulan-bulan di mana emiten yang anda incar membagikan dividen. Misalnya perusahaan Indofood biasanya membagikan dividen pada bulan September. Maka kemungkinan besar, pada tahun-tahun berikutnya Indofood tetap akan membagikan dividen tidak jauh dari bulan September. 

Sehingga anda yang ingin mengincar dividen saham-saham tertentu, anda tidak akan ketinggalan momentumnya. Berikut syarat mendapatkan dividen saham: 

1. Perhatikan tanggal pengumuman dividen perusahaan 

Tanggal pengumuman dividen terdiri dari cum date, ex date dan payment date. Berikut masing-masing penjelasannya yang harus dipahami oleh investor: 
  • Cum date: Batas hari terakhir pemegang saham bisa mendapatkan dividen 
  • Ex date: Hari di mana pemegang saham sudah tidak berhak atas dividen
  • Payment date: Tanggal pembayaran dividen pada pemegang saham 
Sebagai contoh, BBRI membagikan dividen sebesar Rp174 per saham, dengan tanggal pengumuman sebagai berikut: 
  • Cum date: 10 Maret 2022
  • Ex date: 11 Maret 2022
  • Payment date: 1 April 2022
  • Dividen per saham: Rp174
Jarak antara cum date dengan ex date pasti adalah 1 hari. Sedangkan jarak antara ex date dengan payment date biasanya antara 2-3 minggu. 

Dari pengumuman diatas, artinya untuk bisa mendapatkan dividen saham, anda harus memiliki saham BBRI MINIMAL sampai dengan CUM DATE, yaitu tanggal 10 Maret 2022. 

Kalau anda menjual saham BBRI pada tanggal 10 Maret 2022 tepat saat cum date, maka anda TIDAK BERHAK mendapatkan dividen saham. 

Tetapi kalau anda menyimpan saham BBRI sampai tanggal 10 Maret 2022, dan kemudian menjualnya tanggal 11 Maret 2022, maka anda berhak mendapatkan dividen.  

Lalu, bagaimana kalau anda baru membeli saham tanggal 10 Maret 2022? Apakah berhak dapat dividen? Jika anda tetap hold saham BBRI tanggal 10 Maret 2022, dan baru menjual 11 Maret 2022, atau setelahnya, anda berhak atas dividen saham. 

Tapi kalau anda beli 10 Maret dan jual 10 Maret sore harinya, anda tidak berhak mendapatkan dividen. Investor yang baru membeli BBRI tanggal 11 Maret tepat saat cum date, juga TIDAK BERHAK mendapatkan dividen. 

Karena anda baru membeli saham saat ex date, di mana ex date adalah hari di mana investor yang baru membeli saham, sudah tidak berhak mendapatkan dividen. Jadi tanggal-tanggal ini terutama cum date dan ex date harus anda perhatikan.  

"Pak Heze, kalau saya sudah menjadi pemegang saham BBRI selama 2 tahun, dan kemudian saya jual saham BBRI tanggal 10 Maret 2022, apakah saya berhak dapat dividen? Kan saya pemegang saham lama" Tanya anda. 

Kalau anda jual saham di tanggal cum date, anda tetap tidak berhak dapat dividen, walaupun anda adalah "pemegang saham lama". Jadi syarat mendapatkan dividen saham, anda harus memiliki sahamnya sampai dengan cum date. Tidak boleh jual saat cum date, atau baru beli di ex date.

2. Menghitung jumlah dividen yang akan anda terima 

Selanjutnya, anda perlu mengetahui nominal dividen yang akan anda peroleh. Dari informasi diatas tadi, BBRI membagikan dividen sebesar Rp174 per saham. Katakanlah anda memiliki 120 lot saham BBRI. 

Berarti dividen yang akan anda terima adalah sebesar Rp174 x 100 lembar saham x 120 lot = Rp2.088.000. 1 lot = 100 lembar saham. Jika anda memiliki 50 lot misalnya, maka perhitungannya tinggal menyesuaikan saja. Sangat mudah cara menghitung jumlah dividen yang akan anda terima. 

3. Menunggu pembayaran dividen masuk rekening dana investor 

Setelah itu, anda hanya tinggal menunggu dividen masuk ke Rekening Dana Investor (RDI) anda. Jadi anda perlu perhatikan payment datenya. Pada contoh BBRI, payment date BBRI adalah 11 April 2022. 

Maka, pada tanggal 11 April 2022, anda akan menerima pembayaran dividen yang akan masuk ke RDI anda SECARA OTOMATIS. Yap, jadi anda tidak perlu konfirmasi apapun. 

Anda nggak perlu email, nggak perlu konfirmasi ke perusahaan, atau konfirmasi ke Bursa Efek. Semua sudah ter-proses secara otomatis. 

Biasanya pembayaran dividen yang diterima investor ke RDI, masuk-nya sore hari mendekati closing market. Jadi kalau payment date-nya 11 April dan ternyata anda tunggu sampai siang-sore hari belum masuk jangan khawatir. 

Karena pembayaran dividen biasanya sering masuk sore hari menjelang closing. Yang jelas, dividen anda pasti akan masuk ke RDI sesuai dengan jumlah lot yang anda punya dan jumlah dividen per saham. 

Itulah syarat mendapatkan dividen saham. Semoga untuk investor pemula di Bursa Efek, anda bisa memahami dan tata cara mendapatkan dividen. Salam Profit. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.