Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Time Frame yang Bagus untuk Trading Saham

Time frame atau dalam Bahasa Indonesia adalah jangka waktu trading adalah rentang waktu yang digunakan untuk menganalisa suatu saham. Time frame adalah hal penting yang harus diperhatikan trader, karena panjang pendeknya time frame juga menentukan kualitas analisa anda.


Dalam praktik trading, kita mengenal banyak jenis dan variasi time frame mulai time frame menitan, jam, harian, mingguan hingga bulanan. Pada umumnya time frame dalam trading terdiri dari: 
  • 1 menit
  • 5 menit 
  • 10 menit 
  • 15 menit 
  • 30 menit 
  • 60 menit 
  • Daily (Harian) 
  • Mingguan (Weekly)
  • Bulanan (Monthly)  
Sebagai contoh, time frame 1 menit akan menampilkan pergerakan candlestick selama 1 menit. Time frame 5 menit akan menampilkan candlestick selama 5 menit perdagangan. Candlestick daily menampilkan candlestick selama 1 hari perdagangan penuh, demikian seterusnya. 

Yang seringkali menjadi permasalahan trader adalah kebingungan trader dalam menentukan time frame trading terbaik. Apalagi variasi time frame cukup banyak, mulai dari time frame 1 menitan sampai time frame bulanan. 

Banyak trader bertanya: "Time frame mana yang paling efektif buat trading? Apakah cukup pakai time frame daily? Apakah perlu time frame mingguan? Apakah time frame menitan perlu dipakai kalau ingin scalping trading?" 

Time Frame yang Bagus untuk Trading Saham

Setiap instrumen perdagangan memiliki efektivitas time frame yang berbeda-beda. Pasar forex, crypto dengan pasar saham memiliki tingkat likuiditas market yang berbeda, di mana forex jauh lebih likuid dibandingkan pasar saham. 

Pasar saham Indonesia dengan pasar saham Amerika Serikat pun juga memiliki likuiditas transaksi yang berbeda. Oleh karena itu, di pos ini kita akan membahas time frame yang bagus untuk trading saham berdasarkan kondisi riil di pasar saham Indonesia.  

Untuk pasar saham Indonesia, berdasarkan pengalaman saya pribadi time frame menitan kurang cocok untuk diterapkan. Hal ini karena pasar saham Indonesia tidak se-likuid forex, crypto maupun pasar saham US. 

Sehingga kalau anda menerapkan time frame 1 menit atau 30 menit, candlestick yang terbentuk akan membentuk seperti garis. Perhatikan time frame 15 menitan pada saham BBRI berikut: 

Time Frame 15 Menit

Pada time frame 15 menit kita bisa lihat candlestik hanya terlihat sideways dan membentuk garis-garis. Sehingga analisa candle menitan ini kurang bisa mewakili perdagangan saham secara penuh. Kalau anda hanya mengandalkan time frame menitan, analisa yang anda gunakan akan kurang akurag. 

Jadi untuk pasar saham Indonesia, time frame trading terbaik adalah time frame daily (harian) dan time frame weekly (mingguan). Daily menampilkan candlestick perdagangan penuh dalam satu hari, sehingga anda bisa melihat lebih jelas bentuk, pattern candlestick dan support resisten suatu saham secara lebih jelas. 

Time frame candlestick daily

Perhatikan pada time frame candlestick daily diatas kita bisa melihat lebih banyak pattern yang terbentuk, termasuk melihat lebih jelas support resisten suatu saham, dibandingkan saham dengan time frame menitan. 

Oleh karena itu, di pasar saham Indonesia time frame daily sebaiknya digunakan oleh semua trader, baik anda yang ingin menerapkan day trading sampai ke swing trading, anda perlu menganalisa time frame candlestick daily. 

Time frame weekly juga berguna untuk trader yang ingin trading dengan jangka waktu yang lebih santai, karena dengan mengamati tren mingguan, anda bisa meminimalkan fluktuatif harga saham harian. 

Jadi untuk trader, berikut adalah time frmae yang bagus untuk trading saham: 
  • Time Frame Daily: Semua trader (Scalping, Intraday, Swing, Positioning dan lain-lain) 
  • Time Frame Weekly: Swing dan Positioning Trading 
***Efektifitas time frame tentu berbeda untuk setiap market. Kalau di market forex atau crypto, time frame menitan cukup berguna karena likuiditas perdagangan setiap menit sangat tinggi, sehingga time frame menitan bisa memberikan informasi lebih pada scalper. 

KESALAHAN PENGGUNAAN TIME FRAME 

Jadi jangan salah mindset kalau seorang scalper atau day trader sama sekali tidak membutuhkan time frame daily. Justru scalper dan day trader saham butuh analisa dari candlestick daily untuk melihat pola-pola dan kecenderungan potensi arah saham. 

Kalau anda cuma mengandalkan time frame menitan untuk trading cepat, anda tidak akan bisa melihat informasi sinyal saham yang lebih jelas dalam chart. 

Kesalahan berikutnya yang sering dilakukan trader adalah suka mengganti-ganti time frame. Katakanlah trader sudah menggunakan time frame daily. Kemudian trader mengganti jadi time frame weekly atau 30 menitan. 

Terlalu sering mengganti time frame menyebabkan keputusan trading anda menjadi plin-plan dan tidak maksimal. Sebaiknya anda selalu konsisten dalam menggunakan time frame. Time frame utama untuk trader saham adalah time frame daily. 

Pelajari dahulu cara analisa teknikal menggunakan time frame daily sampai anda matang di time frame tersebut. Setelah itu anda bisa pertimbangkan untuk melakukan kombinasi time frame. 

KOMBINASI TIME FRAME 

Kombinasi time frame merupakan kombinasi beberapa time frame untuk analisa, misalnya anda menggunakan time frame daily, kemudian anda tambahkan time frame weekly untuk melihat lebih jauh arah tren suatu saham yang lagi dianalisa. 

Kombinasi time frame bukanlah sesuatu yang wajib. Karena menggunakan 2 time frame membutuhkan pengalaman yang lebih banyak. Yang paling penting, anda harus menguasai time utama terlebih dahulu, yaitu time frame daily. 

Kesimpulannya, time frame trading adalah hal yang harus diperhatikan oleh trader. Efektivitas penggunaan time frame akan sangat menentukan kualitas analisa teknikal yang digunakan. 

Sebagai bahan praktik analisa teknikal untuk mencetak profit maksimal, anda bisa pelajari full praktik dan strategi mencari saham-saham bagus dengan kombinasi analisa teknikal simpel disini: Ebook Saham Full Praktik Trading. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.