Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Strategi Meraih Profit di Pasar Saham

Pernahkah anda membaca teori-teori saham, mengikuti kelas-kelas seminar saham, membaca berbagai macam berita, bahkan mungkin anda langganan koran ekonomi & pasar modal supaya anda bisa mengetahui saham-saham apa yang bakal naik hari ini? 



Apakah anda semakin profit? Setelah membaca dan mempelajari berbagai macam sumber dan teori, saya yakin sebagian besar dari anda justru semakin bingung memilih saham. 

Semakin banyak sumber. Semakin banyak teori. Semakin banyak pertimbangan. Semakin banyak pendapat & opini. Semakin banyak berita yang anda baca. 

Memang dengan semakin banyak membaca berita tentang saham, pengetahuan anda akan semakin luas. Tapi apakah hal tersebut bisa membuat anda mengetahui saham-saham apa yang bakalan naik dan bisa menghasilkan profit? 

Ini yang seringkali menjadi masalah utama trader. Namun banyak trader yang tidak menyadarinya. 

Banyak trader yang ingin bisa mencetak profit dari saham, namun trader memulai dengan langkah belajar saham yang kurang tepat yaitu: Terlalu banyak membaca teori. Menggunakan teori saham sebagai untuk membeli saham.

Sehingga trader lupa kalau trader harus praktik, menganalisa market, melihat chart.. Padahal itu adalah kunci utama yang harus anda lakukan jika ingin profit di saham. 

Saya beberapa kali mendapat pertanyaan dari para trader pembaca web Saham Gain: Pak Heze, kenapa ulasan-ulasan di web ini banyak membahas kondisi market? Coba banyak bahas berita-berita perusahaan, atau isu-isu perusahaan yang kemungkinan bisa mempengaruhi proses sahamnya kedepan. 

Sebenarnya di web ini kita juga banyak mengulas hal tersebut. Kalau anda sering membaca ulasan-ulasan saham, analisis fundamental, kita sebenarnya sering membahas berita-berita / sentimen perusahaan dan pengaruhnya ke harga saham kedepan. 

Tapi memang saya akui, ulasan-ulasan yang ada di web Saham Gain ini, memang sebagian besar lebih banyak mengarah ke analisa dan ulasan yang terjadi di pasar saham secara riil. Bahkan anda mungkin tidak pernah menemukan ulasan-ulasan seperti: 

"Laba perusahaan A turun, sahamnya berpotensi turun. Jangan dibeli"
"Perusahaan B labanya naik, sahamnya bagus untuk dibeli"
"Perusahaan C mau diakusisi perusahaan luar negeri. Prospeknya semakin baik"

Kita juga tidak terlalu banyak membahas teori-teori misalnya: Anda harus jual saham dengan target sekian persen. Anda harus menghindari saham X, saham Y. Karena market itu fleksibel. Kita tidak bisa menerapkan aturan yang terlalu baku. 

Intinya begini, kalau anda ingin meraih profit di pasar saham, anda tidak butuh terlalu banyak teori. Kalau anda ingin profit, pilihlah yang UNTUNG, bukan yang BENAR. Btw, kita juga sudah singgung hal tersebut disini: Main Saham: Anda Pilih Untung Atau Benar? 

Maksudnya, berita-berita ataupun teori-teori yang anda baca mungkin benar dan masuk di logika. Ketika perusahaan membukukan kenaikan laba, secara teori, harga sahamnya akan naik. Demikian juga sebaliknya. 

Ketika perusahaan A akan melakukan right issue, harga sahamnya harusnya bisa naik, karena perusahaan akan memperoleh pendanaan baru untuk operasionalnya. Tapi faktanya, hal-hal yang kita sebutkan tadi belum tentu terjadi sesuai teori dan logika kita. 

Bahkan kita sering menemukan saham yang harganya turun, padahal baru saja di media masa ada berita kalau perusahaannya membukukan kenaikan laba. Aneh kan? Tapi ya itulah faktanya. 

Nah, terlalu banyak teori. Terlalu banyak percaya berita. Terlalu sering mendengar opini dari si A, si B. Justru akan membuat anda semakin bingung mengambil keputusan trading. Akhirnya, kualitas trading anda pun juga menurun. 

Untuk bisa mendapat profit di saham, anda lebih butuh mengetahui apa yang menguntungkan / profit, bukan sekedar benar secara logika. 

Oleh karena itu, saya sarankan pada anda untuk sering terjun ke lapangan secara langsung. Dalam arti, kalau anda mau untung, ya praktikkan sendiri trading saham itu seperti apa. 

Pelajari kecendrungan pergerakan market. Pelajari pola-pola saham. Pelajari analisa teknikal yang lebih praktikal (bukan hanya membaca indikator).  

Dengan cara ini, anda akan paham dan bisa mempraktikkan dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan:
  • Kapan sebaiknya membeli dan jual saham? 
  • Apakah saham A bagus buat trading?
  • Apakah sekarang waktu yang tepat untuk masuk ke pasar saham?
  • Apakah harus wait and see dulu?
  • Saham apa yang bagus untuk trading?
  • Analisis teknikal apa yang paling menguntungkan buat saya?
  • Sebaiknya beli dan jual saham di harga berapa? 
  • Dan masih banyak lainnya
Pelajari juga: Buku Saham Full Praktik Trading (429 halaman). 

Itulah mengapa di web Saham Gain ini, baik melalui ulasan-ulasan artikel yang sering saya update, maupun Ebook-Ebook Saham Full Praktik Trading, kita jauh lebih banyak membahas ulasan market, ulasan-ulasan saham yang sesuai dengan keadaan market di Indonesia. 

Kita juga membahas lebih banyak pengalaman-pengalaman trading. Seni-seni menghadapi market. Hal-hal seperti ini biasanya tidak akan anda temukan dalam text book. 

Yap, karena itulah yang sebenarnya anda butuhkan supaya bisa menghadapi pasar saham. Kalau anda tidak memahami kondisi market, anda tidak memahami pola-pola saham, anda tidak akan bisa memilih saham yang menguntungkan. 

Anda boleh saja mempelajari teori. Membaca berita. Itu bagus dan menambah pengetahuan anda. Namun jangan sampai anda salah fokus memilih saham dengan membaca berita, atau bahkan mendengar opini-opini dari trader lain. Karena apa yang 'benar' belum tentu membuahkan profit untuk anda. 

Untuk mendapatkan profit, FOKUS TERBESAR yang harus anda lakukan adalah praktik trading. Dengan praktik trading, anda akan tahu apa yang menguntungkan (profit) buat anda. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.