Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Bisakah Menjadi Trader Saham?

"Bisakah saya jadi trader saham?" Ini adalah pertanyaan yang sering saya terima dari rekan-rekan yang ingin memulai trading. Saya selalu jawab: Setiap dari anda bisa menjadi seorang trader. Langkah paling awal, anda harus membuka rekening saham di kantor sekuritas / melalui online. 



Panduan membuka rekening / akun saham di kantor sekuritas, sudah pernah saya bahas juga pada free ebook (33 halaman) berikut: Ebook Gratis Panduan Membeli Saham Bagi Pemula. 

"Tapi Pak Heze, saya belum ada modal untuk trading & deposit di kantor sekuritas. Apa tetap bisa jadi trader?"

Tentu bisa.

"Saya juga belum punya pengetahuan apapun tentang saham. Apa bisa dapat untung dari trading?"

Sangat bisa.

Hal-hal non teknis seperti modal untuk trading, minimnya pengetahuan anda tentang dunia saham dan trading, menurut saya pribadi bukanlah suatu hal yang paling penting untuk anda pikirkan. 

Memang trading saham butuh duit, tanpa duit anda nggak bisa beli saham. Tetapi modal itu bisa dicari. Kalau anda mengatur keuangan dengan baik, percayalah perlahan anda pasti bisa menyisihkan uang untuk trading.

Di dalam trading saham, yang terpenting adalah KEMAUAN anda untuk MENGASAH ANALISA, dan memiliki MINDSET trading yang benar. Karena kedua hal inilah yang dibutuhkan supaya anda bisa meraih profit di saham. 

Analisa, mindset yang benar, adalah poin-poin penting yang harus selalu anda bawa, gunakan untuk mengambil keputusan trading, baik saat anda masih menjadi trader pemula, sampai anda sudah menjadi trader berpengalaman. Anda tidak boleh melupakan kedua hal tersebut ketika akan trading. 

ANALISA SAHAM 

1. Apakah anda sudah siap untuk menganalisa dan belajar saham otodidak? 

Siap tidaknya anda menjadi trader saham sebenarnya bisa diuji dengan satu pertanyaan simpel: Apakah anda siap belajar & menganalisa saham secara mandiri? 

Banyak trader saham yang ingin untung dari saham, menjadi trader handal, tetapi ternyata trader tidak siap ketika harus belajar analisa saham secara otodidak. Baca juga: Langkah-langkah Belajar Saham Otodidak. 

Banyak trader yang ingin dapat profit instan, cepat tanpa harus menganalisa saham. Akhirnua trader hanya mengandalkan rekomendasi dari grup-grup berbayar, mengikuti seminar2 mahal, bahkan membeli software robot yang harganya sampai puluhan juta. 

Cara-cara seperti ini justru hanya menghabiskan modal anda, dan tidak maksimal untuk me menghasilkan profit konsisten, karena dengan cara-cara tersebut, trader sesungguhnya tidak mempelajari ilmu trading yang sebenarnya. Trader hanya mencari "contekan" saham.

Nah, kalau anda belum siap untuk belajar saham secara otodidak, saran saya, jangan memulai beli saham. Kurungkan dulu niat untuk menjadi trader. Untuk menjadi trader saham, anda harus bersedia belajar saham, karena saham bukanlah tempat untuk gambling. Segala keputusan trading harus didasarkan atas analisa pribadi dan pertimbangan trading plan. 

2. Mendalami analisa teknikal dan fundamental 

Kunci utama menjadi trader saham adalah bisa menganalisa saham. Gimana caranya supaya anda bisa menganalisa saham? Senjata utama analisa saham untuk trader adalah analisa teknikal. 

Jadi, teruslah mengasah analisa teknikal selama anda masih aktif menjadi trader saham. Analisa teknikal, analisa market bisa digunakan untuk berbagai kondisi pasar saham. Dan dengan analisa, anda memiliki pengetahuan lebih baik mengenai saham2 apa saja yang harus dibeli. 

Sehingga, analisa saham akan membantu anda untuk memilih saham2 yang bagus, dan menyusun saham-saham bagus di portofolio. 

Selain itu, sebagai trader saham, analisa fundamental perlu anda pahami. Saya juga pernah membahasnya disini: Perlukah Analisis Fundamental untuk Seorang Trader? 

Kalau anda sekarang belum punya modal trading, nggak masalah. Anda tetap bisa belajar analisa teknikal sambil mengumpulkan modal trading. Anda bisa menggunakan software2 free analisa teknikal seperti Investing untuk mempelajari indikator2 saham. 
Semua orang bisa menjadi trader, selama anda memiliki kesiapan, keinginan kuat untuk belajar saham.  
MINDSET YANG BENAR 

Menjadi trader saham harus disertai dengan mindset yang benar. Di pasar saham, anda tidak hanya menghadapi hal yang baik (untung terus, saham naik terus). Namun, ada saat-saat di mana pasar saham bearish, banyak saham turun, return anda yang biasanya besar, saat saham turun, profit anda tidak sebanyak sebelumnya. Pertanyaannya: 

Siapkah anda menghadapinya? 
Maukah anda menghadapi kondisi market yang fluktuatif?

Jika anda siap dan mau, maka anda bisa memulai untuk mengembangkan tahapan belajar saham lebih lanjut. Mindset yang benar akan mengarahkan anda pada target-target yang rasional, sehingga anda tidak akan kecewa, menyesal, bahkan menyalahkan pasar saham jika ternyata pasar saham tidak bergerak sesuai harapan.

Itulah kenapa saya sering mengatakan bahwa TRADING SAHAM ADALAH SENI. Seni menghadapi market, seni mengatur portofolio, seni mengatur modal. Anda bisa pelajari seni menghadapi market bearish disini: Strategi Trading Saat IHSG Strong Bearish. 

Dan seni ini juga berasal dari mindset yang benar untuk berpikir jernih saat berhadapan dengan pasar saham. Anda bisa pelajari strategi2 trading saham mulai level pemula - expert disini: Buku Saham.

Jadi trading saham itu bukan hanya soal anda membuka rekening saham di sekuritas, setor modal, setelah itu anda ikut rekomendasi saham berbayar dan selesai... Trading saham itu soal seni menghadapi market, dan kesiapan anda di dalam trading. 

Kesiapan anda menjadi trader sekaligus analis untuk diri anda sendiri, akan menjawab pertanyaan: Apakah anda sudah bisa menjadi trader saham?  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.