Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Modal Utama agar Profit di Saham

"Kalau mau untung besar di saham, ya modalnya harus besar. Kalau modalnya cuma recehan, mana bisa kaya seperti Lo Kheng Hong (investor saham sukses Indonesia)."

"Mau beli saham udah ada duitnya belum? Kalau belum ada duitnya, mana bisa dapat untung."

Kalimat-kalimat seperti diatas tadi sering kita jumpai dan sering menjadi anjuran ketika seseorang ingin memulai trading maupun investasi saham. Memang tidak salah bahwa duit adalah salah satu hal penting yang harus anda siapkan ketika mau trading saham. 

Logikanya, kalau nggak ada duit, gimana caranya anda bisa beli saham dan mendapatkan profit. Benar kan? 

Namun para pebisnis saham pemula seringkali 'didoktrin' bahwa untuk bisa dapat untung di saham, modal utamanya adalah UANG. Padahal pemikiran seperti ini sama sekali tidak tepat. 

Dahulu pertama kali memulai belajar saham, saya juga memiliki pikiran yang sama: Uang adalah segalanya dalam trading saham. Sehingga, saya selalu berpikir untuk mengumpulkan modal sebanyak mungkin supaya bisa membeli saham. 

Tapi setelah saya mencoba virtual (demo) trading, tanpa banyak mempelajari analisa trading, hasil demo trading saya justru banyak rugi. Disitulah saya menyadari bahwa modal utama agar anda bisa profit di saham itu bukanlah uang, tetapi PENGETAHUAN TENTANG SAHAM.  
Modal utama agar anda bisa profit di saham bukanlah uang, tetapi pengetahuan tentang saham. 
Anda bisa baca juga pengalaman saya mencetak profit di saham di pos berikut: Pengalaman Trading Saham:  Berapa Lama Trader Bisa Dapat Profit Konsisten?

Kalau anda tidak punya pengetahuan tentang saham, sebanyak apapun uang yang anda taruh di saham, percayalah uang anda akan habis digerus oleh kerugian. 

Sudah cukup banyak trader yang rugi besar di saham dan akhirnya bangkrut karena trader hanya mengandalkan uang ketika trading, tapi sama sekali tidak didukung dengan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang saham.

Banyak trader pemula yang nekad masuk di saham dengan modal puluhan juta, karena mendapat 'doktrin-doktrin' itu tadi bahwa kalau anda mau untung besar di saham, maka duit-nya juga harus besar.

Anggapan2 seperti inilah yang tidak saya sarankan. Bahkan untuk anda pemula, saya menyarankan anda untuk menggunakan modal sekecil mungkin, karena yang terpenting anda harus paham dahulu analisa dan saham2 apa yang bagus untuk dibeli. Baca juga: Modal Ideal Trading Saham. 

Pengetahuan tentang saham berarti anda harus mempelajari analisa-analisa saham (teknikal dan fundamental), cara-cara mencari saham yang bagus untuk dibeli. 

Pengetahuan saham bukan hanya soal analisa. Tapi anda juga harus paham cara mengelola modal trading dengan benar (manajemen modal), cara menyusun trading plan, dan mengelola psikologis trading anda. 

Anda bisa pelajari juga analisa-analisa dan praktik trading, menyusun trading plan dan manajemen modal pada praktik2 trading yang saya tuliskan disini: Belajar Analisis Saham Pemula - Expert. 

Nah, kalau anda tidak tahu cara melakukan manajemen modal trading yang baik, uang besar yang anda taruh di saham justru akan semakin berisiko dan bisa menimbulkan kerugian yang besar.

Jadi kuncinya, kalau anda ingin bisa untung di saham, milikilah pengetahuan trading dan investasi yang benar. Artinya, fokuslah untuk memperdalam analisis teknikal, fundamental, screening saham dan pelajari pergerakan market serta saham2 apa yang baik untuk trading. 

Anda tidak perlu terlalu fokus dengan modal. Misalnya anda berpikir untuk memasukkan modal puluhan juta. Anda berpikir untuk bisa menjadi sekaya investor dunia yang modalnya besar.. 

Karena itu hanya akan membebani anda. Jika anda punya pengetahuan trading anda anda bisa mengaplikasikannya di dalam praktik trading riil, maka profit akan mengikuti, dan modal anda secara bertahap akan terus berkembang. 

Mungkin sampai disini dulu tulisan kita di pos ini. Itulah yang ingin saya share pada anda, karena saya juga mengalaminya sendiri.. Salam profit...  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.