Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Analisa Saham: Belajar Trading Saham

Saat pertama kali rekening saham anda sudah jadi dan anda bisa mulai membeli saham, anda pasti akan senang. Kini anda sudah bisa memulai mentradingkan saham2 di Bursa Efek Indonesia, dan anda bisa mendapatkan profit tambahan di saham. 

Namun disitulah sebenarnya tantangan baru anda dimulai. Anda harus bisa membeli, memilih saham-saham apa yang layak untuk ditradingkan. Dalam praktikknya, ada banyak pertimbangan mengapa seorang trader membeli saham (dan setidaknya ini yang juga saya rasakan sendiri sejak pertama kali trading): 

1. Beli saham karena ada rumor 
2. Beli saham karena rekomendasi broker / analis di berita2 online 
3. Lagi banyak ditransaksikan atau ramai dibicarakan
4. Beli saham karena berita-berita perusahaaan
5. Berdasarkan analisa saham yaitu teknikal fundamental
6. Dan masih banyak lain alasan trader membeli suatu saham 

Alasan membeli saham yang paling baik adalah yang nomor 5 yaitu membeli saham karena analisa TEKNIKAL ataupun analisa FUNDAMENTAL. Jika anda membeli saham berdasarkan analisa, itu artinya mempraktikkan sendiri bagaimana cara memilih saham2 yang layak untuk trading. 

Sehingga, semakin sering anda menganalisa, anda akan semakin paham saham2 mana yang harus dibeli dan saham mana yang harus dihindari buat trading. Anda bisa pelajari juga praktik2 tentang cara memilih saham yang baik disini: Panduan Simpel Memilih (Screening) Saham Bagus untuk Trading.  

Kalau anda membeli saham karena rumor atau karena banyak dibicarakan saat itu tanpa menganalisa, maka anda harus merubah cara trading anda. Trading tanpa menganalisa atau mengetahui sendiri saham apa yang bagus sesuai dengan karakter anda, sama saja dengan gambling. 

Sudah banyak trader yang harus cut loss dalam nominal besar karena membeli saham hanya dengar dari kata orang lain tanpa mengetahui sendiri saham yang dibeli. 

Sedangkan membeli saham karena rekomendasi broker, analis, atau membeli saham karena ada berita2 tertentu di perusahaan juga harus diimbangi dengan analisis pribadi. Artinya, anda harus cross check sendiri analisa chart saham tersebut, apakah sudah layak dibeli atau belum. 
Jika anda ingin menjadi trader saham yang sukses, jadilah trader saham independen, dan selalu lakukan analisis teknikal dan fundamental sebelum membeli saham.
Nah, kalau anda sekarang sudah mulai membeli saham berdasarkan analisis-analisis itu tadi (teknikal dan fundamental), berarti anda sudah berada di LEVEL TERTINGGI dalam TRADING SAHAM. 

Anda hanya perlu melakukan pengembangan sistem trading, atau mempertahankan sistem trading yang cocok untuk anda. Tapi intinya disini adalah, semua hal yang anda lakukan dalam trading hendaknya didasarkan atas analisa pribadi, yaitu analisa saham mandiri dan otodidak. Baca juga: Langkah-langkah Belajar Saham Otodidak

Di pasar saham, anda akan mendengar analisa-analisa lain selain analisa teknikal dan fundamental, misalnya bandarmologi atau analisa2 lain di software berbayar mahal yang menawarkan anda peluang profit besar. 

Tetapi percayalah, cara-cara seperti ini tidak akan membuat anda bisa profit konsisten di pasar saham, kalau anda belum memahami analisa teknikal maupun fundamental. Analisa utama di dalam trading adalah dua analisa tersebut. 

Jika anda tidak bisa mempraktikkan analisa teknikal. Jika anda tidak memahami cara mempraktikkan strategi trading sendiri, maka jangan berharap anda dapat untung konsisten. Baca juga: Perlunya Analisis Fundamental untuk Trader Saham.  

Setelah anda mempelajari analisa2 utama untuk trading, barulah anda bisa mencoba analisa2 tambahan seperti bandarmologi, atau mungkin anda ingin mempelajari analisa2 screening di software tertentu. 

Catatan: Bandarmologi itu sendiri adalah bagian dari analisa teknikal. Pergerakan dan pola2 chart bisa menggambarkan kecenderungan bandar dan psikologis market. 

Kemudian anda bertanya: "Pak Heze tapi saya bekerja full time, sehingga terkadang tidak ada waktu menganalisa jadi saya biasanya beli saham dari baca-baca berita. Bagaimana solusinya pak?" 

Sesibuk apapun anda, usahakan anda membeli saham dengan menganalisa terlebih dahulu. Jangan hanya mengandalkan / menelan mentah2 saran orang lain, atau bahkan beli saham tanpa menganalisa dengan harapan bisa dapat profit besar. 

Di pos2 berikut: Tips Trading Saham untuk Karyawan, Trading untuk Pekerja Kantoran saya juga sudah menuliskan tips-tips menganalisa saham untuk anda yang sibuk bekerja. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.