Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Mencari EAT di Laporan Keuangan

Pada saat anda membaca dan menganalisa laporan keuangan perusahaan, anda mungkin sering mendengar istilah Earning After Tax (EAT). Dalam Bahasa Indonesia-nya adalah laba  bersih setelah pajak.

Banyak yang belum mengetahui dimana letak EAT pada laporan keuangan. Oke, sebelum kita lanjut, perlu anda pahami terlebih dahulu bahwa komponen laporan keuangan itu terdiri dari: 

- Laporan neraca / posisi keuangan
- Laporan laba rugi komprehensif
- Laporan perubahan modal / laporan ekuitas
- Laporan arus kas 
- Catatan atas laporan keuangan

Kalau anda mau mencari EAT di laporan keuangan, maka anda bisa mencari-nya melalui laporan laba rugi komprehensif. Pertama-tama, anda harus download dahulu laporan keuangan perusahaan di situs idx.co.id. Anda bisa baca langkah2nya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.

Setelah itu, anda bisa buka laporan laba rugi. Kita langsung praktik, saya menggunakan contoh laporan keuangan PT Indofood Tbk (INDF). Berikut cara mencari EAT di laporan keuangan:


Cara mencari EAT di laporan keuangan
EAT sama dengan laba bersih setelah pajak, maka di laporan laba rugi, anda harus mencari angka laba bersih setelah dikurangi dengan beban pajak penghasilan. Pada laporan keuangan perusahaan2 go public, umumnya ditulis sebagai akun 'Laba Periode Berjalan'. Perhatikan tanda persegi (hijau) pada laporan keuangan diatas. 

Jadi untuk mencari EAT, angkanya ada pada akun Laba Periode Berjalan. Pada laporan laba rugi, anda juga akan menemukan 'total laba komprehensif periode berjalan' seperti laporan keuangan dibawah ini:  


Namun akun 'total laba komprehensif periode berjalan' bukanlah EAT, karena EAT adalah laba setelah pajak, maka rumus EAT adalah laba sebelum pajak - beban pajak penghasilan = laba periode berjalan. 

EAT (laba setelah pajak) didapatkan dari operasi perusahaan, sedangkan 'total laba komprehensif periode berjalan' terdiri dari bermacam2 pos diluar operasi perusahaan, dan beberapa pos tidak direklasifikasi ke laba rugi setelah pajak. 

Itulah cara mencari EAT di laporan keuangan. Untuk anda yang sering mendengar istilah EAT, namun belum paham letaknya di laporan keuangan, anda bisa baca pos ini. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.