Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Belajar Saham: Pemula, Intermediate, Expert

Setiap anda yang ingin menjadi mahir / expert dalam bisnis saham (trading dan investasi), anda harus memulainya dari nol atau basic. Baca juga: Dasar-dasar (Basic) Belajar Saham Pemula. 

Setelah anda melewati tahapan basic, anda akan lebih mampu untuk menyaring saham, psikologis lebih tenang, modal anda berkembang, kerugian anda berkurang, maka anda bisa dikatakan masuk ke tahap intermediate. 

Setelah itu, saat kerugian anda sudah semakin kecil, anda bisa mencetak profit yang lebih konsisten, screening saham anda jauh lebih lebih dibandingkan sebelumnya, anda tidak terburu membeli saham, anda punya momentum2 wait and see yang lebih baik, maka bisa dikatakan anda sudah masuk ke tahap expert, atau bahasa sahamnya sophisticated trader.  Baca juga: Panduan Simpel & Efektif Memilih (Screening Saham) Bagus. 

BELAJAR SAHAM PEMULA 

Tahapan belajar saham pemula, harus anda mulai dari mempelajari teori2 dan basic2 tentang saham, mekanisme perdagangan. Di pos ini: Dasar-dasar (Basic) Belajar Saham Pemula, anda bisa mempelajari basic2 yang harus anda siapkan untuk belajar saham dari nol.  

Pada saat anda sudah memulai praktik trading, maka target utama seorang pemula adalah: BELAJAR MEMINIMALKAN KERUGIAN, bukan dapat untung sebesar mungkin. Karena saham itu berisiko, kalau anda tidak belajar meminimalkan risiko, profit yang anda dapatkan akan sangat mudah tergerus dalam waktu cepat. 

Anda bisa baca kembali tulisan saya disini: Target Trading Saham Pemula, di mana saya banyak mengulas target trading saham yang harus dijalankan untuk seorang pemula. 

BELAJAR SAHAM INTERMEDIATE

Tanda-tanda kalau anda sudah bukan pemula adalah anda sudah jauh lebih memahami analisa teknikal dan bisa meminimalkan kerugian. Selain itu, modal anda berkembang dan profit yang anda dapatkan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Pada tahap intermediate, psikologis trading akan lebih baik.

Pada tahap ini, anda perlu terus mengembangkan analisa-analisa teknikal yang anda pakai, bahkan anda mungkin perlu mencoba sistem teknikal yang baru (yang belum anda pahami sebelumnya), dan mengasah, melatih psikologis trading. 

Tahap intermediate ini cukup rawan untuk trader, karena kebanyakan pada level ini, trader yang merasa profitnya bisa berkembang terus, merasa jago, merasa bisa untung terus dan merasa bisa trading. 

Jadi di tahap ini, ada baiknya anda harus tetap trading di jalur trading plan dan pemilihan saham yang baik. Baca juga: Cara Simpel Screening Saham.

BELAJAR SAHAM EXPERT 

Anda yang sudah menjadi sophisticated trader, artinya anda sudah bisa mencetak profit yang lebih konsisten, bisa meminimalkan kerugian, paham saham2 yang bagus dan saham2 yang berisiko, dan anda sudah bisa menjalankan trading sesuai dengan trading plan yang anda miliki. 

Dalam tahap ini, anda sudah lebih tahu apa yang harus anda lakukan kalau market lagi turun, atau bullish. Kalau anda sudah bisa dapat untung lebih konsisten dan memilih saham yang layak, anda hanya perlu mempertahankan, mengasah, memodifikasi sistem trading anda sesuai dengan perkembangan market. Itu saja. 

Anda tetap perlu belajar, karena market itu dinamis. Tetapi anda tidak perlu merubah total, atau berganti-ganti indikator lagi. Anda cuma perlu mengasah terus analisa yang menggunakan momentum yang pas untuk trading. 

Baik seorang trader, apapun levelnya, kemungkinan saham yang anda beli turun itu pasti akan tetap ada. Tetapi bedanya, kalau level trading anda sudah lebih baik, cut loss yang anda lakukan juga jauh lebih sedikit / kecil, karena anda sudah membeli di harga yang tepat, dan saham2 yang anda pilih juga lebih bagus, sehingga anda hanya perlu menunggu momentum agar saham anda naik. 

KAPAN ANDA DIKATAKAN NAIK LEVEL DALAM TRADING? 

Apakah anda seorang pemula, seorang intermediate atau expert di dunia saham, bukan tergantung/ dilihat dari berapa tahun anda trading. Sebagai contoh, anda yang sudah 5 tahun trading belum tentu dapat dikatakan seorang trader intermediate atau expert.

Idealnya sih, kalau anda sudah trading minimal 2 tahun, sistem trading, analisa anda bisa berkembang lebih baik. Level trading anda meningkat. Tapi itu bukanlah jaminan / rumus pasti.  

Dalam praktiknya, banyak trader yang sudah trading beberapa tahun tetapi trader masih belum bisa memilih saham, belum mampu mencetak profit, modal belum berkembang. 

Jadi anda tidak perlu mematok harus berapa tahun agar anda bisa berkembang dalam trading. Cukup jalani saja dan pelajari analisa2 dan mindset yang benar dalam trading, karena setiap orang punya pengalaman yang berbeda... Maka level trading anda akan berkembang seiring berjalannya waktu. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.