Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Simpel Menentukan Support dan Resisten Saham

Membaca grafik saham untuk analisis teknikal harus selalu anda sertai dengan analisis support dan resisten (SR). Analisa SR ini sangatlah penting, dan tidak bisa anda abaikan, karena analisis SR bisa menjadi acuan buy-sell, serta psikologis pasar itu sendiri. Baca juga: 3 Analisis Teknikal Paling Penting untuk Trading

Cukup banyak teman-teman yang bertanya bagaimana cara menentukan garis SR? Indikator apa yang bisa digunakan untuk menentukan SR yang akurat? 

Sebenarnya tidak ada cara spesial untuk membaca atau menentukan garis SR. Menentukan SR bisa dilakukan secara manual. Perlu anda ketahui, para analis, broker dan mayoritas trader biasanya selalu melakukan analisis SR pakai garis manual yang mereka tentukan sendiri. 

Maka supaya anda bisa memiliki gambaran tentang analisa SR, di pos ini, saya akan memaparkan contoh cara menentukan support dan resisten saham secara MANUAL, yaitu menggunakan titik-titik atau garis yang anda tarik sendiri. Coba perhatikan saham BMRI dibawah ini: 

MENENTUKAN GARIS SUPPORT SAHAM


Garis support saham bisa anda tentukan seperti cara diatas, yaitu anda cukup menentukan titik-titik harga terdekatnya dan harga psikologisnya. Pada saham BMRI (harga candle terakhirnya di 7.125), saya menarik garis support 1 yang paling dekat yaitu di harga 7.000. 

7.000 karena angka tersebut adalah angka psikologis yang hampir tersentuh pada candlenya hari itu, sehingga kalau BMRI turun, potensi turun ke support 1-nya dulu. 

Kemudian support 2 saya tentukan di harga 6.900-an (tanda lingkaran kedua), karena ada satu candle yang setelah turun, menjadi konfirmasi rebound, sehingga candle ini bisa saya jadikan acuan titik support selanjutnya. 

Lalu titik support 3, saya tentukan di harga 6.600, yaitu titik harga yang cukup sering tersentuh selama 6 bulan. 

Garis support alias garis batas bawah bisa berfungsi sebagai acuan anda untuk beli saham maupun cut loss. Jadi kalau seumpama saham turun ke 7.000 misalnya, dan sudah mulai ada tanda2 pembalikan arah (rebound), anda bisa mulai beli / beli bertahap di area support 7.000-nya tersebut. 

Tapi kalau BMRI turun lagi, BMRI potensi ke support kedua di 6.900-an. Demikian juga, support bisa dijadikan titik cut loss, kalau anda menganggap BMRI bakalan jatuh lebih dalam setelah turun dibawah 7.000, anda bisa cut loss dulu. 

Tapi tunggu dulu... Garis support nggak melulu bicara soal cut loss, karena tidak semua saham harus anda cut loss. Baca juga: Saham Turun: Pilih Hold atau Cut Loss? Sedangkan menentukan garis support juga bisa dilakukan dengan cara buy on weakness. Baca juga: Full Praktik Menemukan Saham Diskon dan Murah. 

MENENTUKAN GARIS RESISTEN SAHAM


Menentukan garis resisten saham caranya juga tidak jauh berbeda dengan menentukan support. Anda bisa menentukan garis resisten yang terdekat dengan harga saat ini. Pada contoh diatas, saya menentukan titik resisten terdekat di harga 7.200 dan 7.400 karena kedua harga ini adalah harga yang belum lama ini tersentuh, dan cukup dekat harga harga saat ini. 

Sedangkan resisten yang lebih panjang, saya tentukan di kisaran harga 7.600, yaitu titik harga yang sering tersentuh selama 6 bulan. Baca juga: Belajar Analisis Teknikal Pemula - Expert. 

Sehingga titik resisten (harga batas atas) ini bisa menjadi acuan untuk take profit. Anda bisa menentukan take profit di harga 7.200-7.400. Sedangkan kalau anda mau menentukan harga take profit yang lebih panjang, anda bisa tentukan di harga 7.600. Kurang lebih seperti itulah analisanya.

MENENTUKAN SUPPORT-RESISTEN DENGAN MOVING AVERAGE (MA)


Menentukan garis SR juga bisa dilakukan dengan bantuan garis Moving Average (MA). Penerapannya seperti pada grafik diatas. Keterangan: Garis hijau saya pakai MA200 sedangkan garis orange saya pakai MA50. 

Ketika candle menyentuh garis MA di garis batas bawah, maka anda bisa menjadikan titik2 itu sebagai acuan support. Pada contoh diatas, acuan support 1 BMRI ketika BMRI menyentuh garis MA200 (garis hijau, perhatikan tanda persegi). 

Maka itu adalah area-area support-nya BMRI. Sedangkan untuk support yang lebih jauh / panjang, bisa anda lihat ketika saham BMRI berada / menyentuh MA50 (tanda lingkaran yang paling bawah sendiri). 

Demikian pula dengan titik resisten. BMRI di grafik di kisaran harga 7.400 tampak bersentuhan dengan garis MA50 (lihat tanda persegi), sehingga titik 7.400 ini bisa menjadi acuan resisten BMRI. 

Seperti itulah cara menentukan support dan resisten yang bisa anda lakukan menggunakan variasi garis MA. 

Masih ada lagi analisa-analisa support dan resisten saham yang akurat untuk menentukan target take profit maupun untuk entry beli yang bagus. Saya pernah membahas variasi-variasi analisa support-resisten saham, dan praktik-praktik yang mudah anda terapkan untuk trading disini: Buku Saham Analisa Teknikal. 

CATATAN: Analisa SR yang saya tulis di pos ini tentu saja bukan analisa mutlak. Analisa yang saya berikan di pos ini untuk memberikan gambaran pada anda yang masih bingung tentang menentukan SR dengan cara yang simpel. 

Seperti yang saya tuliskan di beberapa paragraf sebelumnya, masih ada banyak analisa SR yang sangat bagus untuk memprediksi saham naik maupun turun. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.