Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Strategi Trading Saham: Beli Saham Sebagian atau Langsung Semua?

Dalam trading saham, langkah awal yang harus anda lakukan adalah menganalisa saham kemudian membeli saham. Membeli saham pun terkadang menimbulkan dilema bagi trader karena trader pun terkadang selain bingung mengalokasikan modal untuk trading, trader juga bingung menentukan strategi beli saham yang tepat. Pada umumnya, membeli saham bisa dilakukan dengan dua cara: 

1. Membeli saham satu kali sekaligus 

2. Membeli saham sebagian, dan sebagian lagi dibeli setelahnya tergantung situasi dan kondisi pasar. Bisa juga trader membeli satu saham lebih dari dua kali. Kalau istilahnya di pasar saham, strategi beli setengah alias dicicil ini dinamakan dengan averaging (up atau down). 

Strategi mana yang bagus untuk digunakan? 

Pada umumnya kedua strategi sama bagusnya untuk digunakan dan ada sisi positif dan negatifnya masing-masing. 

MEMBELI SAHAM SEKALIGUS

Membeli saham sekaligus (hanya satu kali beli saja) umumnya bagus digunakan apabila: Anda yakin dengan pergerakan saham yang anda analisa. Kelebihannya dengan membeli saham sekaligus, maka anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar ketimbang anda melakukan teknik membeli saham setengah/ averaging up. Sebagai contoh: Anda membeli saham TINS sebanyak 500 lot di harga 800. Jika anda menjualnya di harga 1.000 maka anda bisa mendapatkan keuntungan sebanyak 200 (1.000-800).

Tapi apabila anda membeli TINS sebanyak 250 di harga 800, dan dan anda membeli lagi 250 saat harganya naik 900, lalu anda menjual di 1.000, maka profit anda jadi lebih kecil. Anda hanya mendapatkan profit 150 (1.000-850).  

Tetapi ada juga kelemahannya. Apa itu? Membeli saham satu kali sekaligus apalagi jika dilakukan dalam jumlah yang sangat besar, terkadang juga berpotensi menekan psikologis anda apabila ternyata harga saham turun drastis setelah anda beli, sehingga kalau anda sampai terlambat cut loss, maka kerugian anda bisa jadi lebih besar.

BELI SAHAM SEBAGIAN

Banyak trader yang juga menggunakan teknik beli saham sebagian. Hal ini dilakukan menggunakan cara averaging. Hanya saja, secara umum saya lebih menyarankan pada anda untuk melakukan averaging up dan sebisa mungkin hindari averaging down. 


Membeli saham dengan cara dicicil juga bagus. Umumnya, membeli saham sebagian adalah salah satu cara untuk menguji apakah harga saham benar2 akan naik. Kalaupun turun dan harus cut loss, setidaknya kerugian yang ditelan akan jauh lebih sedikit karena anda tidak memasukkan modal terlalu banyak. 

Ketika harga saham naik, anda barulah melakukan averaging up / membeli lagi saham. Namun, seperti yang saya jelaskan, kekurangannya adalah profit yang anda dapatkan lebih kecil ketimbang anda membeli saham secara langsung tanpa dicicil. 

Kalau anda mau menggunakan teknik beli saham sebagian, saya sarankan gunakan teknik ini ketika anda ingin menguji suatu saham yang belum anda yakin atau saham yang baru pertama kali anda amati. Misalnya, anda baru pertama kali mengamati saham KLBF. Maka anda bisa mencoba membeli sebagian apabila anda masih belum yakin dengan saham ini. Saat harga saham naik, anda baru bisa membeli lagi sisanya. 

Tapi saya juga tidak menyarankan pada anda untuk terus menerus menggunakan tehnik membeli saham sebagian. Mengapa demikian? Dalam banyak kasus, trader yang terlalu sering membeli saham sebagian (sisanya kemudian) bisa menunjukkan bahwa trader tersebut sesungguhnya bimbang dan tidak yakin dengan analisis dan keputusan tradingnya. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.