Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Sabar, Kunci Sukses Main Saham

Dulu waktu masih lampu hijau di dunia saham (baca: Masih belum pengalaman), saya sering sekali melakukan cut loss saham. Masalahnya, ketika saya melakukan cut loss, tidak lama kemudian harga saham selalu berbalik naik. 

Hal ini sudah saya lakukan berkali-kali. Tapi anehnya, memang pada umumnya harga saham itu ketika turun selalu akan berbalik naik. Baca juga: Sampai Batas Toleransi Berapa Saya Cut Loss Saham? - Part I. Sampai Batas Toleransi Berapa Saya Cut Loss Saham? - Part II. 

Kalau seperti ini berarti ada yang salah dengan trading saya. Lalu apa yang salah? Ternyata setelah saya evaluasi trading saya, saya kurang SABAR dalam main saham. Andaikata saya mau menunggu harga saham balik naik, maka saham2 tersebut bisa balik menjadi untung.

Setelah saya mengubah gaya trading saya dengan lebih sabar menunggu, ternyata saya bisa mendapatkan cuan yang lebih banyak, dengan persentase cut loss yang kecil. Dengan kata lain, kalau anda ingin sukses main saham anda harus memiliki jiwa yang sabar. 

Mengapa kok anda harus sabar?

Pasar saham itu sangat fluktuatif. Ketika anda membeli saham, belum tentu harga saham itu akan langsung naik sesuai harapan anda. Bisa saja harga saham baru akan naik keesokan harinya, besok lusa atau bahkan 3 hari kemudian baru baik kencang. Kalau harga saham turun langsung anda cut loss, habislah modal anda. 

Daripada terburu melakukan cut loss, bukankah lebih bijaksan jika anda mau menunggu harga saham naik? Sebagai contoh, perhatikan saham JSMR dibawah ini. 



Kalau anda perhatikan, harga saham JSMR turun terus. Satu-satunya alasan penurunan JSMR adalah karena JSMR akan melakukan right issue di harga 3.990. Maka dari itu, harga sahamnya biasanya akan dibawa turun atau mendekati sampai ke harga teoretisnya, yaitu 3.990. Pada grafik, tampak bahwa JSMR turun sampai 3.900

Pada saat itu, banyak trader yang nyangkut di harga 4.300 karena banyak yang berpikir bahwa JSMR sudah murah. Saya menyarankan untuk tidak terburu melakukan cut loss. Dan ternyata benar, JSMR mampu rebound dengan cepat sampai 4.990. 

Ingat quote Warren Buffet: Pasar Modal adalah tempat memindahkan uang dari orang yang tidak sabar ke orang yang sabar . Quote ini sepertinya sindiran untuk orang-orang yang selalu grusa-grusu dalam main saham. Terlalu cepat cut loss, padahal anda hanya perlu sedikit bersabar untuk meraih profit.

Jadi kesimpulannya, kalau anda punya tipikal nggak sabaran, grusa-grusu dalam mengambil keputusan, maka anda bukanlah tipe orang yang cocok main saham. Karena main saham itu sangat membutuhkan kesabaran. Trader pro bisa mendapatkan keuntungan konsisten karena kuncinya mereka memiliki KESABARAN, bukan hanya skill. 

Intinya, anda harus paham bahwa harga saham belum tentu akan langsung naik ketika anda beli. Dan ketika harga saham anda turun, anda harus lebih bersabar untuk menunggu harga saham naik. In the stock market, patience is the key for sucess.... 

2 komentar:

  1. Anonymous13:42

    pak saya mau tanya, sebagai trader batas sabar kita terhadap saham yg minus itu sampai mana?Karena kalau sabar nunggu terus tidak cut loss, sahamnya bisa loss lebih dalam lagi. Mohon bantuannya pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Batasan 'sabar' setiap trader berbeda-beda tergantung time frame trading anda. Namun saya selalu menyarankan untuk segera cut loss kalau saham anda nyangkut di harga atas, dan kalau anda membeli perusahaan yang emitennya 'nggak jelas'.

      Contohnya: CPGT. Baca juga:

      http://www.sahamgain.com/2017/01/sampai-batas-toleransi-berapa-saya-cut_28.html

      http://www.sahamgain.com/2017/01/sampai-batas-toleransi-berapa-saya-cut.html

      Delete

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.