Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Harga Saham TAXI, Ada Apa Denganmu?

El Heze
Saham TAXI ada apa denganmu? Tren harga saham TAXI sangat galau. 

Tepatnya, sejak awal tahun 2014 saham TAXI mulai turun drastis. Pada tahun 2014 , saya amati saham ini berada di kisaran harga Rp 1.400 per lembar sahamnya. Kini harganya bahkan tidak sampai Rp 200 per lembar saham (saat saya melanjutkan postingan ini tanggal 17 Desember 2015). Karena penurunan yang terlalu drastis, saham TAXI di suspend oleh Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 November 2015. Pada saat di suspend, harga sahamnya tinggal Rp136. Perhatikan grafik saham TAXI dibawah....


Penurunan saham TAXI secara drastis disebabkan karena faktor persaingan yang menyebabkan kinerja TAXI turun drastis. Perlu diketahui, sejak munculnya gojek dan mulai booming aplikasi gojek online, industri perusahaan yang bergerak di bidang transportasi darat keberlangusnannya sangat terancam.  Mengutip Bareksa, laba bersih TAXI kuartal III 2014 sebesar 109 miliar, kemudian pada kuartal III 2015, laba bersihnya turun jadi 11 miliar. Alias penurunannya sebesar 90%. 

Otomatis, dengan penurunan kinerja TAXI, harga sahamnya turun drastis. lihat tren saham TAXI dibawah ini. Tren secara 2 tahun (gambar diatas) dan tren selama 6 bulan terakhir. Hingga saham TAXI terkena suspensi dari Bursa Efek Indonesia.

Saham TAXI boleh saya bilang adalah saham yang sangat galau pergerakannya. Setelah status suspend nya dibuka, saham TAXI bisa diperdagangkan lagi pada tanggal 10 Desember 2015. Tapi apa yang terjadi? Setelah suspennya dibuka kembali (10 Desember 2015), harga saham TAXI langsung kena auto reject kiri (harga bid habis) alias harga sahamnya turun, para pelaku pasar yang punya saham TAXI menjual semua sahamnya sampai-sampai tidak ada permintaan beli. Tepat jam 09.00, pelaku pasar berbondong-bondong menjual sahamny sampai TAXI kena auto reject kiri. Harga penutupan tinggal Rp123.

Hari kedua kena auto reject kiri lagi tepat waktu pasar buka jam 09.00. Hanya berselang 1 menit langsung kena auto reject kiri. Semua yang punya saham TAXI berbondong-bondong jual sahamnya, sampai tidak ada permintaan beli sama sekali. Hal ini berlangsung sampai 4 hari berturut-turut.

Hari keempat, harga sahamnya tinggal Rp81. Sungguh tidak terduga. Saya pikir saham ini bakal turun lagi sampai Rp50 per lembar saham. Akan tetapi, masuk pada perdagangan hari berikutnya, tanggal 17 Desember 2015, saham TAXI naik begitu drastis. Harga pembukaan Rp73 ditutup di Rp109. Naik 25% lebih. Saham ini cukup ramai diperbincangkan karena kenaikannya yang sangat drastis.

Tanggal 18 Desember 2015, harga saham TAXI kembali lagi naik drastis seperti kemarin, dibuka di harga Rp112, kemudian saya tidak lihat harga saham ini, tiba-tiba naik sampai Rp145. Tapi, pelan2 saham TAXI turun lagi harganya. Malah, saham ini ditutup melemah 0,92% ke harga Rp108. Lihat pergerakan saham TAXI yang saya beri tanda kotak. Warna merah menyerupai garis2 ada 4, itu adalah 4 hari saham TAXI waktu di suspend. Dan setelah 4 hari ada candle warna biru, adalah kenaikan saham TAXI.  



Kenapa pergerakan sahamnya bisa begitu? Baca postingan selanjutnya: Harga Saham TAXI "Dipermainkan"

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.