Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Memahami Pre Opening Saham

Jam perdagangan Bursa saham di Indonesia dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 16.15. Artinya, tepat di jam 09.00, anda baru bisa melihat aktivitas market secara penuh. Melihat fluktuatif saham. Mengamati pergerakan bid offer. 

  

Termasuk membeli dan menjual saham hingga order anda matched. Tetapi, sebelum pukul 09.00, pasar saham sebenarnya sudah "buka". Coba anda stand by di layar monitor anda mulai pukul 08.55-08.59. 

Anda bisa perhatikan pada jam tersebut, IHSG sudah jalan. Bahkan ada beberapa saham yang sudah bergerak dan bid offernya mulai terlihat. Inilah yang dinamakan dengan sesi PRE OPENING. Jadi di Bursa saham Indonesia, sebelum pasar saham dibuka (Opening) jam 09.00, kita mengenal adanya sesi: Pra Opening dan Pre Opening. 

Pra opening adalah sesi sebelum pre opening yang terjadi pada pukul 08.45 - 08.54.59. Pada sesi ini, ibaratnya Bursa Efek sedang dalam tahap persiapan untuk membuka market. 

Analoginya, kantor sekuritas A mengadakan acara seminar saham. Di hari H, para panitia seminar datang lebih awal untuk menyiapkan proses registrasi, menyiapkan coffe break.. Yap, itu kalau di Bursa Efek saham namanya sesi pra opening. 

PRE OPENING 

Setelah sesi pra opening, ada sesi pre opening. Pre opening terjadi pukul 08.55 - 08.59.59. Di pos ini, kita akan bahas lebih banyak membahas sesi pre opening, karena pre opening bisa memberikan banyak manfaat untuk trader. 

Berikut beberapa poin penting yang menggambarkan pre opening saham:  
  • Terjadi pada pukul 08.55 - 08.59.59.
  • Pasar saham (IHSG) sudah mulai bergerak.
  • Beberapa saham sudah mulai bisa diperdagangkan di sesi pre opening, khususnya saham-saham LQ45. 
  • Anda sudah bisa mulai melihat bid offer saham2 yang diperdagangkan, namun bid offer biasanya masih sedikit. 
  • Anda sudah bisa melakukan antrian beli jual saham, statusnya adalah: New Waiting. 
  • Ketika pukul 09.00 saat jam market buka, status order anda akan berubah jadi Open, atau Matched jika order sudah menyentuh harga best bid / best offer. 
Untuk lebih jelasnya, anda bisa perhatikan kondisi pasar saham saat sei pre open di jam 08.55 berikut: 

Pre Opening Saham

Itu adalah sesi pre open yang saya crop saat jam trading. Saat pre open, anda sudah bisa melihat apakah IHSG dibuka naik atau turun. Pada gambar diatas, IHSG di sesi pre open menunjukkan IHSG sedang turun (-0,39%). 

Kemudian anda juga bisa lihat beberapa saham yang sudah bergerak (hijau-merah). Itu adalah saham2 khusus LQ45. Tapi nggak semua saham LQ45 ditradingkan selama sesi pre opening. Ada banyak juga saham LQ45 yang tidak diperdagangkan, tergantung keinginan pelaku pasar saat itu. 

Sesi pre opening saham analoginya kurang lebih seperti ini: Kantor sekuritas A mengadakan seminar saham. Setelah menyiapkan proses registrasi, coffe break (Pra opening), mulai banyak peserta berdatangan. 

Para peserta seminar sudah mulai masuk ruang seminar, mendapatkan materi, dan acara akan segera dimulai. Nah, kalau di pasar saham, itu yang dinamakan dengan sesi pre opening (sesi sebelum pasar saham akan resmi dibuka). 

Sudah paham sampai disini?

Jadi kalau di jam trading Bursa anda melihat pasar saham sudah bergerak di jam 08.55, itu adalah sesi pre opening, bukan karena kesalahan sistem.

KEGUNAAN PRE OPENING SAHAM UNTUK TRADER

Lalu, apa gunanya anda mengetahui pre opening? Bukankah saat pre opening itu belum bisa 100% trading, dan hanya beberapa saham LQ45 saja yang gerak? 

Perlu anda ketahui, sesi pre opening saham memberikan banyak sekali manfaat, khususnya buat trader jangka pendek. Saya sendiri kalau stand by sebelum jam trading, saya bukan stand by tepat jam 09.00. 

Tapi minimal saya sudah stand by saat pre opening. Tujuan anda mengetahui sesi pre opening adalah: 

1. Anda bisa mengatur strategi trading lebih awal 

Di sesi pre opening, anda sudah bisa melihat posisi IHSG. Biasanya, kalau saat pre opening IHSG sudah jatuh, maka kemungkinan besar saat opening IHSG akan lanjut drop. 

Demikian kalau IHSG saat pre opening tiba-tiba melonjak drastis, maka itu juga berbahaya. Karena IHSG yang sudah melonjak, hingga menimbulkan gap up pada chart, biasanya nggak lama lagi akan turun. 

Sehingga ketika open market, anda sebaiknya tidak gegabah untuk langsung saham dalam jumlah besar kalau lihat IHSG sudah drop ataupun naik terlalu tinggi ketika sesi pre opening.

Tapi kalau beberapa hari sebelumnya IHSG selalu turun drastis, dan saat pre opening IHSG tiba-tiba hijau, hal tersebut bisa jadi pertanda bahwa mayoritas saham yang sudah murah akan rebound. 

Praktik-praktik lebih banyak untuk menganalisa kondisi market / IHSG untuk mendapatkan momentum bagus buat trading, bisa anda pelajari pada strategi2 trading cepat saham disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham (358 halaman). 

2. Mendapatkan gambaran saham-saham LQ45 yang bagus 

Karena di sesi pre opening, sudah ada beberapa saham LQ45 yang ditradingkan, maka anda sudah bisa melihat pola-pola pergerakan saham2 LQ45 tersebut. Terutama anda bisa mulai menganalisa bid offernya, dan melihat apakah saham2 LQ45 cenderung mulai naik atau masih koreksi. 

Khususnya untuk anda yang seringkali mengincar saham-saham LQ45, maka sesi pre opening ini terkadang perlu anda perhatikan juga.

3. Punya lebih banyak waktu buat berpikir dan analisa saham    

Stand by saat sesi pre opening, memberikan anda peluang lebih banyak untuk bisa 'curi start'. Anda bisa melihat kondisi IHSG sebelum IHSG buka. Anda juga punya waktu lebih banyak untuk menganalisa saham. 

Jadi ketika market sudah open, anda sudah punya pilihan saham yang akan ditradingkan. Anda punya lebih banyak waktu berpikir dan melihat kecenderungan pergerakan market. 

Pada saat jam trading dibuka dan kita dihadapkan pada fluktuatif saham yang tinggi di awal opening market, trader terkadang bingung mau pilih saham apa? Mau analisa darimana dulu?Tapi dengan stand by di sesi pre opening, anda bisa luangkan waktu untuk analisa dulu dan menyusun strategi trading.

Itulah tentang pre opening saham dan kegunaannya untuk trading. Tidak semua trader harus stand by saat sesi pre opening. Kalau anda bukan tipikal trader yang sering memantau market, atau anda punya kesibukan2 lain, anda tidak perlu stand by di sesi pre open.

Tetapi buat anda yang ingin trading jangka pendek, anda juga punya waktu trading lebih banyak, sebisa mungkin luangkanlah waktu untuk mengamati market, IHSG, saham2 spesifik di sesi pre opening.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.