Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Trading Saham Full Time

Beberapa waktu lalu, ada pertanyaan dari rekan trader melalui WA. Yap, dan pertanyaannya menurut saya cukup bagus, karena ini mungkin juga mewakili pertanyaan-pertanyaan anda yang memiliki keinginan yang sama. Berikut pertanyaannya: 



Pak El, saya berminat pensiun dini, setelah saya tidak bekerja lagi. Apa bisa saya hidup dari trading saham?

Saya ingin pemasukan 10 juta perbulan dari trading. Berapa modal minimal untuk trading dengan income 10 juta per bulan? 

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini, saya rasa bukanlah sesuatu yang baru. Cukup banyak trader saham yang memiliki pertanyaan serupa. Banyak trader part yang ingin meninggalkan pekerjaannya atau pensiun dan kemudian menjadi full time trader. 

Jika saya rangkum, maka poin-poin yang ingin diincar oleh para trader yang ingin menjadi full time trader, biasanya mencakup hal-hal berikut: 

1. Ingin pensiun dini dan menjadi full time trader
2. Ingin mendapatkan fixed income dari hasil full time trader 
3. Modal minimal yang dibutuhkan untuk full time trader, supaya bisa mencapai poin kedua
4. Minimal berapa tahun trading biar bisa jadi FTT?

Sekarang kita akan bahas satu per satu. Tulisan ini sekaligus menjawab pertanyaan rekan-rekan yang bercita-cita menjadi full time trader: 

INGIN PENSIUN & MENJADI FULL TIME TRADER (FTT)

Keputusan menjadi full time trader, harus anda pikiran dengan matang. Jika anda ingin jadi FTT, anda SEKARANG harus sudah bisa mendapatkan PROFIT KONSISTEN (kondisi anda terakhir saat masih jadi part time trader). 

Profit konsisten artinya: Anda bisa mendapatkan profit yang stabil di kisaran persentase tertentu (terkait persentase profit konsisten, kita bahas di poin selanjutnya), dan kedua: Keuntungan anda sudah bisa digunakan untuk menutup biaya kebutuhan sehari-hari, dan anda tetap bisa menabung MINIMAL 10% dari hasil trading anda. 

Berapa banyak kebutuhan anda sehari-hari, itu semua hanya anda yang paham. Setiap orang memiliki kebutuhan dan pengeluaran yang berbeda-beda. 

Maka dari itu, anda harus bisa menghitung sendiri pengeluaran anda, dan bandingkan dengan profit yang bisa anda peroleh saat ini. Katakanlah pengeluaran anda per bulan sekitar Rp5 juta, maka anda harus bisa dapat profit konsisten di kisaran MINIMAL Rp5,5 juta per bulan (Harus ada 10% hasil trading yang bisa ditabung). 

Sebaliknya, kalau anda belum bisa profit konsisten, masih banyak loss / rugi. Anda belum bisa memilih saham yang bagus. Atau bahkan baru saja memulai trading, jangan terburu untuk menjadi full time trader, karena risikonya besar. Kurungkan dulu niat anda. 

INGIN DAPAT FIXED INCOME DARI FULL TIME TRADING

Trader yang ingin full time dan fokus di saham, seringkali mengatakan: 

"Saya pingin dapat income Rp10 juta per bulan dari saham"
"Saya ingin bisa untung Rp20 juta per bulan. Apakah bisa?"

Ini yang ingin saya luruskan juga. Perlu anda pahami, pasar saham itu dinamis dan fluktuatif. Ada saatnya kondisi market sangat bagus. Ada saatnya pasar saham cenderung lesu. 

Itu artinya, penghasilan sebagai trader saham tidak bisa disamakan dengan penghasilan anda sebagai pekerja kantoran. Yap, kalau anda bekerja di kantor, anda akan mendapatkan fixed income dari gaji, dengan jumlah yang sama setiap bulan. 

Tapi kalau anda trading saham, jangan harap anda bisa mendapatkan fixed income dengan nominal yang sama, katakanlah untung Rp10 juta terus tiap bulan. Karena kondisi market itu sangat fluktuatif. 

Kalau pasar saham bagus, anda bisa dapat profit besar. Kalau pasar lagi lesu, anda harus banyak wait and see, sehingga kemungkinan besar profit anda tidak akan sebesar ketika pasar saham sedang bagus atau stabil. 

Jadi, sangat mungkin bulan ini anda dapat profit Rp15 juta. Tetapi karena bulan depan, market cenderung turun, profit anda "hanya" Rp7 juta per bulan. Dua bulan kemudian karena anda sudah menyimpan saham2 bagus yang lagi turun dan anda jual di harga tinggi, maka profit anda dua bulan setelahnya menjadi Rp27 juta. Hal-hal seperti ini sangat lumrah terjadi dalam trading. 

Di pos ini: Berapa Untung Saham Sebulan? Saya sudah menjelaskan bahwa keuntungan saham tiap bulan itu jumlahnya tidak akan selalu tetap.

Jadi yang dikatakan PROFIT KONSISTEN (Baca lagi poin 1) dalam trading itu bukan berarti anda harus dapat keuntungan fixed dari saham tiap bulan. Profit konsisten trading dikatakan konsisten jika anda bisa meraih profit dengan range tertentu secara konsisten selama minimal 1-2 tahun. 

Sebagai edukasi tambahan, anda bisa pelajari tulisan saya disini: Profit Konsisten Saham, Berapa Target Anda? Di pos tersebut, saya menjelaskan secara detail tentang pemahaman profit konsisten yang benar. 


PERTANYAAN TENTANG MODAL MINIMAL UNTUK FTT 

Pertanyaan: "Berapa modal minimal supaya saya bisa jadi FTT?" Sangat sering ditanyakan. Jawabannya tentu variatif... Bicara soal modal trading, anda harus bisa jawab pertanyaan saya berikut:

1. Berapa profit yang bisa anda peroleh sekarang? Apakah suda bisa menutup biaya kebutuhan sehari-hari + 10% untuk ditabung?

Dari total modal yang anda gunakan untuk trading sekarang, maka akan menghasilkan profit. Nah, dari profit yang anda dapatkan per bulan tersebut, disitulah anda bisa menjawab, apakah profit yang anda dapatkan sudah bisa menutup pengeluaran + 10% digunakan untuk menabung.

Seperti yang saya bahas di poin 1 tadi, jika anda punya pengeluaran bulanan sekitar Rp5 juta, maka at least anda harus bisa dapat profit konsisten di range yang paling kecil adalah Rp5,5 juta++ dengan modal anda. 

Kalau modal anda Rp100 juta, dan anda sudah bisa mendapatkan profit diatas Rp5,5 juta per bulan, maka modal Rp100 juta yang anda pakai sudah bisa dikatakan sebagai modal ideal buat menjadi FTT. 

Sebaliknya, kalau dengan modal trading Rp100 juta, pengeluaran per bulan anda sekitar Rp5 juta, dan anda baru bisa dapat profit sekitar Rp4 juta per bulan, maka modal Rp100 juta masih kurang. 


Atau bisa jadi, pengalaman trading anda masih belum mencukupi. Baca poin setelahnya... 

BERAPA TAHUN TRADING BIAR BISA JADI FTT? 

Tidak ada patokan baku mengenai berapa tahun minimal agar bisa jadi FTT. Tapi yang jelas, kalau anda masih trading dibawah 1 tahun sampai 2-3 tahun, saya rasa sih masih kurang, karena anda masih butuh banyak belajar dan mendalami seluk beluk market, supaya saat jadi FTT anda tidak kaget. 

Kalau anda sudah trading diatas 3 tahun, dan sudah menghadapi kondisi pasar saham bearish, lesu, lalu anda sudah bisa profit konsisten dan bisa menutup kebutuhan anda, maka disitulah anda sudah siap jadi FTT. 

Sebaliknya, jika poin-poin tersebut belum dapat anda penuhi, anda harus menambah jam terbang trading anda lagi. 

Jadi besar kecilnya modal untuk FTT hanya anda yang bisa menjawab berdasarkan kemampuan anda mendapatkan profit, pengalaman trading, dan kebutuhan sehari-hari. 

POIN TAMBAHAN: PUNYA PASSIVE INCOME 

Poin tambahan lainnya, untuk anda yang berniat jadi FTT, saya sarankan untuk anda, setidaknya anda sudah memiliki TABUNGAN yang mencukupi selama 2 tahun kedepan, dan minimal anda juga sudah punya PASSIVE INCOME sebelum jadi FTT. 

Passive income bisa bermacam-macam: Dari deposito, reksadana, emas, investasi tanah, investasi saham-saham blue chip dan lain2. Lebih baik lagi kalau anda punya usaha kecil-kecilan disamping trading sebagai penghasilan utama.  

Intinya, passive income akan membuat anda lebih tenang. Psikologis yang tenang juga akan membuat keputusan trading yang anda ambil lebih baik, dan anda juga tidak akan merasa "dikejar-kejar" untuk harus dapat profit, supaya target anda tercukupi. 

Jadi saya harus menjawab dengan jujur.... Kalau anda bertanya: 

-Pak saya mau jadi FTT, modal minimal buat FTT itu berapa?
-Bisa nggak saya dapat untung Rp20 juta per bulan dari FTT? 
-Apa modal Rp100 juta sudah cukup buat FTT? 

Maka saya tidak bisa menjawab dengan jawaban yang pasti dan singkat. Karena ada banyak hal dan analisa yang perlu anda pertimbangkan untuk menjawab pertanyaan2 seperti itu, dan setiap orang kan memiliki kebutuhan dan pengalaman yang berbeda-beda. 

Itu semua hanya anda yang bisa menjawab dengan pasti. Nah, di pos ini, saya sudah memberikan kunci-kunci penting yang bisa anda jawab sendiri, untuk menjawab: Apakah anda siap menjadi FTT atau belum? 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.