Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Perlukah Demo Trading Saham?

Demo / virtual trading merupakan trading yang dilakukan tanpa menggunakan modal beneran (modal dummy), namun tetap dilakukan dengan cara memantau market secara real time, sehingga anda mendapatkan gambar riil tentang trading dan pasar saham. Dengan kata lain demo trading adalah SIMULASI trading.

Pertanyaannya: "Apakah demo trading saham ini diperlukan oleh pemula sebelum trading pakai modal beneran? Apakah akan membantu anda untuk trading riil di pasar saham?"

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, demo trading itu diperlukan, tetapi memang demo trading bukanlah sesuatu yang wajib untuk trader. Saya sendiri sebelum memutuskan untuk trading, saya memulai dahulu dengan virtual trading selama kurang lebih 1 bulan. 

Setelah saya mantap dan mulai paham dengan kondisi market, barulah saya memutuskan untuk trading dengan modal beneran (saya mulai dengan modal Rp1 juta). 

Apa perlunya memulai demo trading sebelum anda beli saham dengan modal beneran? Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa manfaat demo trading yang saya dapatkan. Marik kita bahas.

1. Sarana memilih saham yang bagus sebelum trading

Demo trading bisa menjadi sarana bagi anda untuk belajar dan mengetahui sendiri saham-saham apa yang bagus untuk anda tradingkan. Karena pada demo trading, anda harus mempelajari analisa teknikal, memantau harga saham, dan melakukan simulasi trading. Disinilah anda akan belajar lebih banyak cara-cara memilih saham saat virtual trading. 

Sehingga, pada saat anda beli saham secara riil (modal beneran), anda sudah tahu saham-saham apa yang mau anda beli karena pada saat virtual trading, anda sudah mempelajari dan simulasi sendiri. 

Jadi ketika berhadapan dengan market. Berhadapan dengan fluktuatif pasar. Berhadapan dengan saham-saham yang berisiko, anda sudah tidak bingung harus melakukan apa, karena anda sudah tahu saham apa yang mau anda tradingkan.  

Pelajari juga praktik-praktik memilih saham bagus yang saya bahas lengkap disini: Ebook Panduan Simpel & Efektif Screening Saham Bagus. 

Hal ini juga saya alami sendiri, dan melalui virtual trading, inilah manfaat besar yang saya dapatkan, sehingga kita bisa meminimalkan risiko2 trading (terjebak beli saham2 gorengan) terutama buat pemula.  

2. Tidak kaget saat menghadapi market riil 

Seperti yang saya tuliskan tadi, bahwa demo trading berarti anda melakukan simulasi trading, memantau market. Dengan demikian, otomatis anda juga mempelajari fluktuatif2 saham, mempelajari pergerakan2 saham yang nggak wajar, dan lain2. 

Ketika anda sudah terbiasa memantau market sebelum trading, nantinya anda tidak akan terlalu kaget saat berhadapan dengan market riil, karena sebelumnya anda sudah tahu keadaan pasar saham di Indonesia yang sesungguhnya. 

Lalu berapa waktu ideal yang diperlukan untuk melakukan virtual trading? 

Virtual trading yang ideal menurut pengalaman saya adalah sekitar 1-3 bulan. Sebenarnya 1-2 bulan itu sudah cukup. Jangan melakukan virtual trading terlalu lama, supaya anda bisa langsung praktik dengan modal beneran. 

Selama menjalani masa-masa virtual trading, anda harus maksimalkan kesempatan2 untuk banyak mempelajari analisa teknikal, pahami pergerakan market, pahami cara memilih saham. Dengan demikian, dalam 1-3 bulan, anda sudah lebih adaptif dengan market yang sesungguhnya. 

Anda para pembaca yang kritis kemudian bertanya: "Lalu kenapa Pak Heze tadi menuliskan kalau demo trading itu tidak wajib? Kan manfaatnya banyak".

Demo trading tidak wajib karena tidak semua trader membutuhkannya. Ada trader yang setelah mempelajari analisa teknikal, IHSG, trader sudah siap trading pakai modal beneran. Kalau anda merasa tidak butuh virtual trading, boleh-boleh saja anda langsung trading pakai modal beneran. 

Tidak kewajiban untuk anda melakukan demo trading sebelum membeli saham pakai modal beneran. Tapi anda semua WAJIB mempelajari analisa teknikal, analisa fundamental, memilih saham yang layak sebelum trading. 

Selain itu, pesan saya, anda yang masih pemula (baik yang melakukan virtual trading atau tidak), saat trading pakai modal beneran, anda tetap harus menggunakan modal sekecil mungkin. 

Walaupun hasil virtual trading anda bagus, tapi jangan bernafsu untuk ingin menggunakan modal besar, gunakan modal Rp1-3 juta dulu. Jangan terlalu optimis dan berambisi, karena biar bagaimanapun anda masih pemula. Baca juga: Modal Ideal untuk Trading Saham. 

Tujuan demo trading bukanlah supaya anda mendapatkan profit sebesar mungkin saat anda trading pakai modal beneran. Tapi supaya anda lebih paham dengan kondisi market (nggak shock dengan fluktuatif) dan anda bisa meminimalkan risiko pemula (dengan memilih saham yang bagus). 

"Terus, gimana cara melakukan virtual trading? Apa ada softwarenya khusus Pak?" Tanya anda lagi... 

Ada software2 tertentu seperti Amibroker, Chartnexus yang bisa anda pakai untuk virtual trading. Namun virtual trading bisa anda lakukan dengan mencatat sendiri transaksi trading anda (di file excel misalnya), dan anda bisa memantau, memilih saham melalui software / akun online trading anda sendiri yang sudah anda daftarkan di sekuritas. 

Anda bisa baca-baca kembali pos saya tentang cara melakukan demo trading saham disini: Cara Trading dengan Demo (Virtual) Trading Saham. Anda bisa download juga kalkulator saham untuk demo trading maupun untuk trading: Kalkulator Saham Gratis untuk Hitung Harga Average.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.